Muwatha' Malik #592

حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ مَالِك عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ أَخِيهِ خَالِدِ بْنِ أَسْلَمَ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ أَفْطَرَ ذَاتَ يَوْمٍ فِي رَمَضَانَ فِي يَوْمٍ ذِي غَيْمٍ وَرَأَى أَنَّهُ قَدْ أَمْسَى وَغَابَتْ الشَّمْسُ فَجَاءَهُ رَجُلٌ فَقَالَ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ طَلَعَتْ الشَّمْسُ فَقَالَ عُمَرُ الْخَطْبُ يَسِيرٌ وَقَدْ اجْتَهَدْنَا قَالَ مَالِك يُرِيدُ بِقَوْلِهِ الْخَطْبُ يَسِيرٌ الْقَضَاءَ فِيمَا نُرَى وَاللَّهُ أَعْلَمُ وَخِفَّةَ مَؤُونَتِهِ وَيَسَارَتِهِ يَقُولُ نَصُومُ يَوْمًا مَكَانَهُ

Telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari [Zaid bin Aslam] dari saudaranya [Khalid bin Aslam] bahwa [Umar bin al Khatthab] suatu hari pernah berbuka di bulan Ramadan saat hari mendung. Dia mengira hari sudah sore serta matahari telah tenggelam. Lalu ada seseorang yang datang kepadanya dan berkata: "Wahai Amirul Mukminin, matahari masih bersinar! " 'Umar berkata: "Masalah mudah. Kami telah berijtihad." Malik berkata: "Maksud dari perkataan Umar menurut kami adalah qadla, Waallahu a'lam. Sebab untuk memenuhinya tidak sulit karena adanya kesempatan. Umar juga berkata: "Kami berpuasa sehari menggantikannya."

Sanad — chain of narrators

  1. Umar bin Al Khaththab bin Nufail · Shahabat · Madinah · wafat 23
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Rawi terputus · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua
  3. Khalid bin Aslam · Tabi'in kalangan biasa · Madinah
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ad Daruquthni
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    mentsiqahkannya
  4. Zaid bin Aslam · Tabi'in kalangan pertengahan · Madinah · wafat 136 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    Tsiqah
    Abu Zur'ah Arrazy
    Tsiqah
    Abu Hatim Ar Rozy
    Tsiqah
    Muhammad bin Sa'd
    Tsiqah
    Ya'kub Ibnu Syaibah
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Ahli Fiqih