Muwatha' Malik #1541

و حَدَّثَنِي مَالِك عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ قَالَ لِرَجُلٍ مَا اسْمُكَ فَقَالَ جَمْرَةُ فَقَالَ ابْنُ مَنْ فَقَالَ ابْنُ شِهَابٍ قَالَ مِمَّنْ قَالَ مِنْ الْحُرَقَةِ قَالَ أَيْنَ مَسْكَنُكَ قَالَ بِحَرَّةِ النَّارِ قَالَ بِأَيِّهَا قَالَ بِذَاتِ لَظًى قَالَ عُمَرُ أَدْرِكْ أَهْلَكَ فَقَدْ احْتَرَقُوا قَالَ فَكَانَ كَمَا قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ

Telah menceritakan kepadaku Malik dari [Yahya bin Sa'id] bahwa [Umar bin Khattab] bertanya kepada seorang laki-laki: "Siapa namamu?" Laki-laki itu menjawab, "Jamrah." Umar bertanya lagi, "Anak siapa?" laki-laki itu menjawab, "Anak Syihab." Umar bertanya lagi, "Dari suku apa?" laki-laki itu menjawab, "Dari Hurqah (terbakar) ". Kemudian Umar bertanya lagi, "Tinggal di mana?" laki-laki itu menjawab: "Harratin Nar (perkampungan api), " Dia bertanya lagi, "Di bagian mana?" laki-laki itu menjawab, "Di daerah Dzatu Lazha (yang memiliki nyala api) ." Umar lalu berkata: "Temuilah keluargamu, sesungguhnya mereka telah terbakar." Yahya bin Sa'id berkata: "Maka terjadilah seperti apa yang di beritahukan Umar radliallahu 'anhu."

Sanad — chain of narrators

  1. Umar bin Al Khaththab bin Nufail · Shahabat · Madinah · wafat 23
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Rawi terputus · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua
  3. Yahya bin Sa'id bin Qais · Tabi'in kalangan biasa · Madinah · wafat 144 H
    Komentar ulama
    Ibnu Sa'd
    Tsiqah
    Ahmad bin Hambal
    paling tsabat
    Abu Hatim
    Tsiqah
    An Nasa'i
    tsiqah ma`mun
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah tsabat
    Adz Dzahabi
    imam