Musnad Ahmad مسند أحمد

9231–9240 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #9231
    Detail

    قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَجْلَانَ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا ضَرَبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَجْتَنِبْ الْوَجْهَ وَلَا يَقُلْ قَبَّحَ اللَّهُ وَجْهَكَ وَوَجْهَ مَنْ أَشْبَهَ وَجْهَكَ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ خَلَقَ آدَمَ عَلَيْهِ السَّلَام عَلَى صُورَتِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Ajlan] berkata: telah menceritakan kepadaku [Sa'id] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Jika salah seorang dari kalian memukul maka hindarilah bagian muka, dan janganlah berkata: 'Semoga Allah memperburuk wajahmu dan wajah orang yang mirip denganmu, ' karena sesungguhnya Allah 'azza wajalla menciptakan Adam 'Alaihis Salam sebagaimana wujudnya."

  2. Musnad Ahmad #9232
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُنْكَحُ الْأَيِّمُ حَتَّى تُسْتَأْمَرَ وَلَا تُنْكَحُ الْبِكْرُ حَتَّى تُسْتَأْذَنَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ إِذْنُهَا قَالَ أَنْ تَسْكُتَ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik bin 'Amru] berkata: telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Yahya] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Seorang janda tidak boleh dinikahkan sebelum diminta pendapatnya, dan seorang gadis tidak boleh dinikahkan sebelum diminta izinnya, " maka ditanyakan kepada beliau: "Wahai Rasulullah, bagaimana izinnya?" beliau bersabda: "Ia akan diam."

  3. Musnad Ahmad #9233
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ هِشَامٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ لَا شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَالْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Hisyam] dari [Yahya] dari [Abu Ja'far] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Tiga doa yang tidak ada keraguan lagi akan pengkabulannya: doa seorang musafir, orang yang terzhalimi dan doa orang tua kepada anaknya."

  4. Musnad Ahmad #9234
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ رَأَيْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ سَجَدَ فِي إِذَا السَّمَاءُ انْشَقَّتْ قُلْتُ تَسْجُدُ فِيهَا قَالَ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَجَدَ فِيهَا

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Hisyam] berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Abu Salamah] berkata: Aku melihat [Abu Hurairah] sujud ketika membaca: IDZAS SAMA`UN SYAQQAT (apabila langit terbelah), maka aku bertanya: "Engkau sujud di surat ini?" ia menjawab: "Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sujud ketika membacanya."

  5. Musnad Ahmad #9235
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ وَيَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ الْمَعْنَى قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ سَمْعَانَ قَالَ أَتَانَا أَبُو هُرَيْرَةَ فِي مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ قَالَ ثَلَاثٌ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْمَلُ بِهِنَّ قَدْ تَرَكَهُنَّ النَّاسُ كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ مَدًّا إِذَا دَخَلَ فِي الصَّلَاةِ وَيُكَبِّرُ كُلَّمَا رَكَعَ وَرَفَعَ وَالسُّكُوتُ قَبْلَ الْقِرَاءَةِ يَسْأَلُ اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ قَالَ يَزِيدُ يَدْعُو وَيَسْأَلُ اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ibnu Abu Dzi`b] dan [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Abi Dzi`b] secara makna, ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Sam'an] berkata: [Abu Hurairah] mendatangi kami di masjid bani Zuraiq, ia berkata: "Tiga perkara yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam selalu mengamalkannya dan ditinggalkan oleh banyak orang: jika masuk shalat beliau mengangkat tangannya lebar lebar, membaca takbir setiap kali ruku' dan bangun darinya, serta diam sebelum membaca (surat) meminta kepada Allah akan karunia-Nya." (Sedang menurut riwayat) Yazid, dia berkata: "Berdoa dan meminta karunia-Nya."

  6. Musnad Ahmad #9236
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلَّهِ مِائَةُ رَحْمَةٍ أَنْزَلَ مِنْهَا رَحْمَةً وَاحِدَةً بَيْنَ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ وَالْهَوَامِّ فَبِهَا يَتَعَاطَفُونَ وَبِهَا يَتَرَاحَمُونَ وَبِهَا تَعْطِفُ الْوَحْشُ عَلَى أَوْلَادِهَا وَأَخَّرَ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ يَرْحَمُ بِهَا عِبَادَهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Abdul Malik] dari ['Atho`] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Allah memiliki seratus rahmat, dan Dia menurunkan satu rahmat-Nya untuk manusia, jin dan serangga. Dengan rahmat tersebut mereka bisa saling berlemah lembut dan berkasih sayang, dan dengannya pula binatang buas dapat bersikap lembut kepada anak-anaknya. Dan Allah menyisakan sembilan puluh sembilan pada hari kiamat, dengannya Allah akan menyayangi hamba-hamba-Nya."

  7. Musnad Ahmad #9237
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ يَزِيدَ يَعْنِي ابْنَ كَيْسَانَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو حَازِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِعَمِّهِ قُلْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَشْهَدْ لَكَ بِهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالَ لَوْلَا أَنْ تُعَيِّرَنِي قُرَيْشٌ يَقُولُونَ إِنَّمَا حَمَلَهُ عَلَى ذَلِكَ الْجَزَعُ لَأَقْرَرْتُ بِهَا عَيْنَكَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ }

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Yazid] -yaitu Ibnu Kaisan- berkata: telah menceritakan kepadaku [Abu Hazim] dari [Abu Hurairah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada pamannya: "Ucapkanlah LAA ILAAHA ILLAALLAH, dengannya aku akan bersaksi untukmu pada hari kiamat." Beliau bersabda: "Sekiranya orang-orang Quraisy tidak mencelaku, dengan mengatakan: 'yang menjadikan ia masuk Islam adalah rasa takut semata, ' sungguh aku akan mengakui syahadatmu dengan matamu.'" Lalu Allah 'azza wajalla menurunkan ayat: "Sesungguhnya engkau tidak bisa memberi petunjuk keada siapasaja yang engkau sukai."

  8. Musnad Ahmad #9238
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ كَيْسَانَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو حَازِمٍ قَالَ رَأَيْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يُشِيرُ بِأُصْبُعِهِ مِرَارًا وَالَّذِي نَفْسُ أَبِي هُرَيْرَةَ بِيَدِهِ مَا شَبِعَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَهْلُهُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ تِبَاعًا مِنْ خُبْزِ حِنْطَةٍ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Yazid bin Kaisan] berkata: telah menceritakan kepadaku [Abu Hazim] berkata: Aku melihat [Abu Hurairah] berisyarat dengan jarinya seraya berkata: "Demi yang jiwa Abu Hurairah ada dalam genggaman-Nya, Nabiyullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan keluarganya tidak pernah merasa kenyang selama tiga hari berturut-turut hanya dengan makan roti dan tepung hingga beliau meninggal dunia."

  9. Musnad Ahmad #9239
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُورِدُ الْمُمْرِضُ عَلَى الْمُصِحِّ وَقَالَ لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَلَا هَامَةَ فَمَنْ أَعْدَى الْأَوَّلَ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Muhammad bin 'Amru] berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Janganlah yang sakit lewat di depan yang sehat, " beliau bersabda lagi: "Tidak ada penyakit menular, tidak ada Thiyarah, dan tidak ada Hammah."

  10. Musnad Ahmad #9240
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ حَدَّثَنَا عَطَاءٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْضَلُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى وَالْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ وَقَالَ يَحْيَى مَرَّةً لَا صَدَقَةَ إِلَّا مِنْ ظَهْرِ غِنًى

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Abdul Malik] berkata: telah menceritakan kepada kami ['Atho`] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Sebaik-baik sedekah adalah setelah tercukupinya kebutuhan, dan tangan di atas itu lebih baik dari tangan di bawah, dan mulilah dari orang-orang yang menjadi tanggunganmu."