Musnad Ahmad مسند أحمد

8561–8570 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #8561
    Detail

    حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْنِي قَالَ لِنِسْوَةٍ مِنْ الْأَنْصَارِ لَا يَمُوتُ لِإِحْدَاكُنَّ ثَلَاثَةٌ مِنْ الْوَلَدِ فَتَحْتَسِبُهُ إِلَّا دَخَلَتْ الْجَنَّةَ فَقَالَتْ امْرَأَةٌ مِنْهُنَّ أَوْ اثْنَانِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أَوْ اثْنَانِ

    Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Abdul 'Aziz] dari [Suhail] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah] berkata: Bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam -yaitu ketika berbicara kepada para wanita Anshar-: "Tidaklah salah seorang dari kalian ditinggal mati oleh tiga orang anaknya, lalu ia sabar dan mengharap pahala dari Allah, kecuali pasti ia akan masuk ke dalam surga." Lalu berkatalah seorang wanita dari mereka: "Bagimana jika dua orang saja?" Rasulullah bersabda: "Meskipun dua orang."

  2. Musnad Ahmad #8562
    Detail

    وَبِهَذَا الْإِسْنَادِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَلَى أَنْقَابِ الْمَدِينَةِ مَلَائِكَةٌ لَا يَدْخُلُهَا الطَّاعُونُ وَلَا الدَّجَّالُ

    Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Abu Hurairah] dan dengan sanadnya, bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Pada setiap sisi kota Madinah ada malaikat, Dajjal dan Tha'un tidak akan masuk ke dalamnya."

  3. Musnad Ahmad #8563
    Detail

    قَالَ أَبِي وَبِهَذَا الْإِسْنَادِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا سَافَرْتُمْ فِي الْخَصِيبِ فَأَعْطُوا الْإِبِلَ حَظَّهَا مِنْ الْأَرْضِ وَإِذَا سَافَرْتُمْ فِي السَّنَةِ فَبَادِرُوا نِقْيَهَا وَإِذَا عَرَّسْتُمْ فَاجْتَنِبُوا الطُّرُقَ فَإِنَّهَا طُرُقُ الدَّوَابِّ وَمَأْوَى الْهَوَامِّ بِاللَّيْلِ

    Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Abu Hurairah] bapakku berkata: dan dengan sanad ini, bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika kalian bersafar di tanah subur (banyak rumput) maka berikanlah unta haknya, dan jika kalian bersafar di tanah yang gersang dan kering, maka percepatlah perjalanan, dan jika kalian ingin berhenti istirahat (di malam hari) maka menjauhlah dari jalan, karena itu adalah tempat lewatnya binatang melata dan serangga yang berbahaya pada waktu malam."

  4. Musnad Ahmad #8564
    Detail

    حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنِ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا هِجْرَةَ بَعْدَ ثَلَاثٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Abdul 'Aziz bin Muhammad] dari [Al 'Ala` bin Abdurrahman] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Seorang muslim tidak boleh mendiamkan saudara muslim lainnya lebih dari tiga (hari dan malam)."

  5. Musnad Ahmad #8565
    Detail

    قَالَ أَبِي وَبِهَذَا الْإِسْنَادِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَفَ عَلَى نَاسٍ جُلُوسٍ فَقَالَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِخَيْرِكُمْ مِنْ شَرِّكُمْ قَالَ فَسَكَتُوا فَقَالَ ذَلِكَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ فَقَالَ رَجُلٌ يَا نَبِيَّ اللَّهِ أَخْبِرْنَا بِخَيْرِنَا مِنْ شَرِّنَا قَالَ خَيْرُكُمْ مَنْ يُرْجَى خَيْرُهُ وَيُؤْمَنُ شَرُّهُ وَشَرُّكُمْ مَنْ لَا يُرْجَى خَيْرُهُ وَلَا يُؤْمَنُ شَرُّهُ

    Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Abu Hurairah] bapakku berkata: dan dengan sanad ini, bahwasannya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdiri di gerombolan orang-orang yang sedang berhenti, lalu beliau bersabda: "Maukah aku tunjukkan kepada kalian orang yang paling baik dari orang yang buruk di antara kalian?" beliau bersabda: "Sebaik-baik kalian adalah yang diharapkan kebaikannya dan aman dari keburukannya, sedangkan orang yang buruk dari kalian adalah orang yang tidak bisa diharapkan kebaikannya dan tidak aman dari keburukannya."

  6. Musnad Ahmad #8566
    Detail

    بِهَذَا الْإِسْنَادِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَجْتَمِعُ الْكَافِرُ وَقَاتِلُهُ فِي النَّارِ أَبَدًا

    Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Abu Hurairah] Dan dengan sanad ini, bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Selamanya tidak akan berkumpul di dalam neraka orang kafir dengan pembunuhnya (mukmin, pent)."

  7. Musnad Ahmad #8567
    Detail

    حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ مُضَرَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْهَادِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الْعَبْدَ يَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ يَزِلُّ بِهَا فِي النَّارِ أَبْعَدَ مَا بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ

    Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id], telah menceritakan kepada kami [Bakr bin Mudhar] dari [Yazid bin Al Had] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] bahwasanya ia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sungguh, seorang hamba mengucapkan sebuah kalimat yang dapat menyebabkannya masuk ke dalam neraka sejauh antara timur dan barat."

  8. Musnad Ahmad #8568
    Detail

    حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ هَذِهِ النَّارُ جُزْءٌ مِنْ مِائَةِ جُزْءٍ مِنْ جَهَنَّمَ

    Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Abdul 'Aziz] dari [Suhail] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah], Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Api ini (api dunia) adalah satu bagian dari seratus bagian api Jahannam."

  9. Musnad Ahmad #8569
    Detail

    حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ مُضَرَ عَنْ ابْنِ الْهَادِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهْرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ مِنْهُ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسَ مَرَّاتٍ مَا تَقُولُونَ هَلْ يَبْقَى مِنْ دَرَنِهِ قَالُوا لَا يَبْقَى مِنْ دَرَنِهِ شَيْءٌ قَالَ ذَاكَ مَثَلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ يَمْحُو اللَّهُ بِهَا الْخَطَايَا حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ الْهَادِ فَذَكَرَ مِثْلَهُ لَمْ يَقُلْ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

    Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id], telah menceritakan kepada kami [Bakr bin Mudhar] dari [Ibnul Had] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Bagaimana menurut kalian, jika ada sungai di depan pintu salah satu dari kalian hingga dia bisa mandi darinya setiap hari lima kali, bagaimana menurut kalian apakah masih tersisa sedikit kotoran di tubuhnya?" maka para sahabat menjawab: "tersisa sedikit kotoran di tubuhnya." Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Yang demikian itu seperti shalat lima waktu yang karenanya Allah menghapus dosa-dosa." Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah], telah menceritakan kepada kami [Laits bin Sa`ad] telah menceritakan kepada kami [Ibnul Had], lalu ia menyebutkan seperti hadits di atas, hanya saja ia tidak berkata: mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

  10. Musnad Ahmad #8570
    Detail

    حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ مُضَرَ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ غَزِيَّةَ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْإِيمَانُ أَرْبَعَةٌ وَسِتُّونَ بَابًا أَرْفَعُهَا وَأَعْلَاهَا قَوْلُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ

    Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Bakr bin Mudhar] dari [Umarah bin Ghaziah] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] berkata: Bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Iman memiliki enam puluh delapan pintu, yang paling tinggi adalah perkataan LAA ILAAHA ILLA ALLAH, dan yang paling rendah adalah menyingkirkan duri dari jalan."