Musnad Ahmad مسند أحمد

5831–5840 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #5831
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ وَبِشْرُ بْنُ عَائِذٍ الْهُذَلِيُّ كِلَاهُمَا عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا يَلْبَسُ الْحَرِيرَ مَنْ لَا خَلَاقَ لَهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammam] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] telah menceritakan kepada kami [Bakar bin Abdillah] dan [Bisyr bin 'A`idz Al Hudzali] keduanya dari [Abdullah bin Umar] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, beliau bersabda: " Yang memakai kain sutera hanyalah mereka yang tidak mendapat bagian (kelak di akhirat)."

  2. Musnad Ahmad #5832
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ الْأَعْمَشُ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ اسْتَعَاذَ بِاللَّهِ فَأَعِيذُوهُ وَمَنْ سَأَلَكُمْ فَأَعْطُوهُ وَمَنْ دَعَاكُمْ فَأَجِيبُوهُ وَمَنْ أَتَى إِلَيْكُمْ مَعْرُوفًا فَكَافِئُوهُ فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا مَا تُكَافِئُونَهُ فَادْعُوا لَهُ حَتَّى تَعْلَمُوا أَنْ قَدْ كَافَأْتُمُوهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] telah menceritakan kepada kami [Sulaiman Al A'masy] dari [Mujahid] dari [Ibnu Umar] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa yang meminta perlindungan dengan menyebut nama Allah, lindungilah dia. Siapa yang meminta kepada kalian, berilah. Siapa yang mengundang kalian, penuhilah. Dan siapa yang berbuat baik kepada kalian maka balaslah (kebaikannya) dengan kebaikan yang setimpal dan jika kalian tidak mendapat sesuatu untuk membalasnya kebaikannya maka berdo'alah untuknya sampai kalian merasa telah membalas kebaikannya."

  3. Musnad Ahmad #5833
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ كَانَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَاتَمٌ مِنْ ذَهَبٍ وَكَانَ يَجْعَلُ فَصَّهُ فِي بَاطِنِ يَدِهِ فَطَرَحَهُ ذَاتَ يَوْمٍ فَطَرَحَ النَّاسُ خَوَاتِيمَهُمْ ثُمَّ اتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ فِضَّةٍ فَكَانَ يَخْتِمُ بِهِ وَلَا يَلْبَسُهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Abu Bisyr] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dia berkata: "Nabi Shallallahu'alaihi wasallam mempunyai sebuah cincin emas dan beliau letakkan batu mata cincinnya dalam genggaman telapak tangannya. Selanjutnya beliau membuang (menanggalkan) cincinnya, dan orang-orang pun ikut membuang cincin mereka. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam kemudian memakai cincin perak, yang sebatas beliau gunakan untuk cap (stempel) dan tidak beliau pakai."

  4. Musnad Ahmad #5834
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ائْتُوا الدَّعْوَةَ إِذَا دُعِيتُمْ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Ayub] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Penuhilah undangan jika kalian diundang."

  5. Musnad Ahmad #5835
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ حَدَّثَنِي سَالِمٌ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ قَالَ كَانَتْ يَمِينُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّتِي يَحْلِفُ بِهَا لَا وَمُقَلِّبِ الْقُلُوبِ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] telah menceritakan kepada kami [Musa bin Uqbah] telah menceritakan kepadaku [Salim] bahwa dia mendengar [Abdullah bin Umar] berkata: sumpah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam yang sering beliau gunakan adalah, "LAA WA MUQALLIBAL QULUUB (Tidak, demi Dzat Yang membolak-balikkan kalbu)."

  6. Musnad Ahmad #5836
    Detail

    قَالَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنِي مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ أَخْبَرَنِي سَالِمٌ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ لَقِيَ زَيْدَ بْنَ عَمْرِو بْنِ نُفَيْلٍ بِأَسْفَلِ بَلْدَحَ وَذَلِكَ قَبْلَ أَنْ يَنْزِلَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْوَحْيُ فَقَدَّمَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُفْرَةً فِيهَا لَحْمٌ فَأَبَى أَنْ يَأْكُلَ مِنْهَا وَقَالَ إِنِّي لَا آكُلُ مِمَّا تَذْبَحُونَ عَلَى أَنْصَابِكُمْ وَلَا آكُلُ إِلَّا مَا ذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَحَدَّثَ هَذَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] telah menceritakan kepadaku [Musa bin Uqbah] telah mengabarkan kepadaku [Salim] bahwa dia mendengar [Abdullah] menceritakan (hadis) dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Suatu ketika beliau pernah bertemu dengan Zaid bin 'Amr bin Nufail di bawah lembah Baldah. Sa'at itu wahyu belum turun kepada Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Lalu beliau menyuguhkan hidangan kepadanya berupa daging. Dia enggan makan hidangan itu dan berkata: " Saya tidak memakan daging sembelihan yang kalian persembahkan untuk tuhan kalian, juga daging binatang kecuali jika disembelih dengan menyebut nama Allah." Dan yang menceritakan hadis ini adalah Abdullah bin Umar dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam.

  7. Musnad Ahmad #5837
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَبِي الصِّدِّيقِ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ هَمَّامٌ فِي كِتَابِي قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا وَضَعْتُمْ مَوْتَاكُمْ فِي الْقُبُورِ فَقُولُوا بِسْمِ اللَّهِ وَعَلَى سُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammam] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Abu Ash Shiddiq] dari [Ibnu Umar], Hammam berkata dalam kitabku: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Jika kalian meletakkan jenazah dalam kubur ucapkanlah, 'BISMILLAH WA 'ALAA MILLATI RASUULILLAH shallallahu 'alaihi wa sallam. (Dengan Nama Allah, sesuai sunnah Rasulullah SHALLALLAHU'ALAIHI WASALLAM)."

  8. Musnad Ahmad #5838
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَارِثِ الْحَارِثِيُّ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْبَيْلَمَانِيُّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا لَقِيتَ الْحَاجَّ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَصَافِحْهُ وَمُرْهُ أَنْ يَسْتَغْفِرَ لَكَ قَبْلَ أَنْ يَدْخُلَ بَيْتَهُ فَإِنَّهُ مَغْفُورٌ لَهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Affa] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Harits] telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Abdurrahman Al Bailamani] dari [bapaknya], dari [Abdullah bin Umar] dia berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Jika kamu berjumpa dengan seorang yang menunaikan ibadah haji, ucapkanlah salam, jabatilah tangannya dan mintalah agar dia memintakan ampun bagimu sebelum dia memasuki rumahnya, karena ia dalam keadaan maghfur (telah diampuni dosa-dosanya)."

  9. Musnad Ahmad #5839
    Detail

    حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ كَثِيرٍ عَنْ قَطَنِ بْنِ وَهْبِ بْنِ عُوَيْمِرِ بْنِ الْأَجْدَعِ عَمَّنْ حَدَّثَهُ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثَةٌ قَدْ حَرَّمَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَلَيْهِمْ الْجَنَّةَ مُدْمِنُ الْخَمْرِ وَالْعَاقُّ وَالدَّيُّوثُ الَّذِي يُقِرُّ فِي أَهْلِهِ الْخُبْثَ

    Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] telah menceritakan kepada kami [bapakku], dari [Al Walid bin Katsir] dari [Qathan bin Wahab bin Uwaimir bin Ajda'] dari [seseorang] yang menceritakan kepadanya, dari [Salim bin Abdillah bin Umar] bahwa dia mendengarnya berkata: telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Umar] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Tiga golongan yang Allah mengharamkan surga atas mereka, pecandu khamer, anak yang durhaka kepada orang tua, dan Dayyuts, yaitu seorang yang merelakan keluarganya berbuat kekejian."

  10. Musnad Ahmad #5840
    Detail

    حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ عَنْ يُونُسَ بْنِ عُبَيْدٍ أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا تَجَرَّعَ عَبْدٌ جَرْعَةً أَفْضَلَ عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ جَرْعَةِ غَيْظٍ يَكْظِمُهَا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ تَعَالَى

    Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Ashim] dari [Yunus bin Ubaid] telah mengabarkan kepada kami [Hasan] dari [Ibnu Umar] dia berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seorang hamba menahan sesuatu yang lebih utama di sisi Allah daripada menahan amarah. Ia menahannya karena mencari ridho Allah Ta'ala."