Musnad Ahmad مسند أحمد

5271–5280 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #5271
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُ إِنَّ أَعْرَابِيًّا نَادَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا تَرَى فِي هَذَا الضَّبِّ فَقَالَ لَا آكُلُهُ وَلَا أُحَرِّمُهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abdullah bin Dinar], saya mendengar [Ibnu Umar] berkata: seorang Arab badui memanggil Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam seraya berkata: "Bagaimanakah pendapat tuan tentang Biawak?" beliau menjawab: "Saya tidak memakannya tidak pula mengharamkannya."

  2. Musnad Ahmad #5272
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُ كُنَّا إِذَا بَايَعْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى السَّمْعِ وَالطَّاعَةِ يُلَقِّنُنَا هُوَ فِيمَا اسْتَطَعْتَ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abdullah bin Dinar], saya mendengar [Ibnu Umar] berkata: "Kami jika berbaiat kepada Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam untuk selalu mendengar dan taat, beliau menuntun kami. Dan hal itu sesuai kemampuan maksimal kami."

  3. Musnad Ahmad #5273
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَّتَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ ذَا الْحُلَيْفَةِ وَلِأَهْلِ نَجْدٍ قَرْنًا وَلِأَهْلِ الشَّأْمِ الْجُحْفَةَ وَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ وَزَعَمُوا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَلِأَهْلِ الْيَمَنِ يَلَمْلَمَ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abdullah bin Dinar] saya mendengar [Ibnu Umar] menceritakan bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menetapkan miqat untuk penduduk Madinah Dzul Hulaifah, penduduk Najd adalah Qarn, dan untuk penduduk Syam Al-Juhfah. Abdullah berkata: seingat mereka Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Dan untuk penduduk Yaman adalah (dari) Yalamlam."

  4. Musnad Ahmad #5274
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ جَبَلَةَ بْنِ سُحَيْمٍ قَالَ كَانَ ابْنُ الزُّبَيْرِ يَرْزُقُنَا التَّمْرَ قَالَ وَقَدْ كَانَ أَصَابَ النَّاسَ يَوْمَئِذٍ جَهْدٌ فَكُنَّا نَأْكُلُ فَيَمُرُّ عَلَيْنَا ابْنُ عُمَرَ وَنَحْنُ نَأْكُلُ فَيَقُولُ لَا تُقَارِنُوا فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْإِقْرَانِ إِلَّا أَنْ يَسْتَأْذِنَ الرَّجُلُ أَخَاهُ قَالَ شُعْبَةُ لَا أَرَى فِي الِاسْتِئْذَانِ إِلَّا أَنَّ الْكَلِمَةَ مِنْ كَلَامِ ابْنِ عُمَرَ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Jabalah bin Suhaim] dia berkata: Ibnu Zubair memberikan kami buah kurma sementara orang-orang ditimpa kepayahan, maka kami makan. [Ibnu Umar] lantas melewati kami yang sedang makan dan menegur: "Jangan kalian berbuat Iqraan, karena Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam melarang Iqraan kecuali dengan meminta izin saudaranya." [Syu'bah] berkata: " Tidak ada pendapatku dalam masalah ijin ini, selain itu hanyalah perkataan Ibnu Umar."

  5. Musnad Ahmad #5275
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ جَبَلَةَ بْنِ سُحَيْمٍ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يُحَدِّثُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ كَانَ مُلْتَمِسًا فَلْيَلْتَمِسْهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Jabalah bin Suhaim] saya mendengar [Ibnu Umar] menceritakan dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bahwasanya beliau bersabda: "Barangsiapa hendak mencari lailatul qadar, hendaklah meminta pada sepuluh hari terakhir (Ramadhan)."

  6. Musnad Ahmad #5276
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ جَبَلَةَ بْنِ سُحَيْمٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يُحَدِّثُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ جَرَّ ثَوْبًا مِنْ ثِيَابِهِ مَخِيلَةً فَإِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Jabalah bin Suhaim] dia berkata: saya mendengar [Ibnu Umar] menceritakan dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bahwasanya beliau bersabda: "Barangsiapa yang menyeret (menjulurkan) kain dari pakaiannya karena sombong maka Allah tidak akan melihat kepadanya pada hari kiamat."

  7. Musnad Ahmad #5277
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ جَبَلَةَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الشَّهْرُ هَكَذَا وَطَبَّقَ أَصَابِعَهُ مَرَّتَيْنِ وَكَسَرَ فِي الثَّالِثَةِ الْإِبْهَامَ يَعْنِي قَوْلَهُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Jabalah] saya mendengar [Ibnu Umar] berakata, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "(Hitungan) bulan itu adalah begini." Dan beliau menegakkan jari-jemarinya dua kali kemudian menurunkan ibu jarinya pada kali yang ketiga yakni pada ungkapan beliau, "Dua puluh Sembilan."

  8. Musnad Ahmad #5278
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي بِشْرٍ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ شَقِيقٍ يُحَدِّثُ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْوَتْرِ قَالَ فَمَشَيْتُ أَنَا وَذَاكَ الرَّجُلُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى وَالْوَتْرُ رَكْعَةٌ قَالَ شُعْبَةُ لَمْ يَقُلْ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abi Bisyr] saya mendengar [Abdullah bin Syaqiq] menceritakan dari [Ibnu Umar] bahwasanya seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam tentang Witir. Dia (Ibnu Umar) berkata: Maka saya dan orang itu berjalan lalu Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Shalat malam itu adalah dua-dua dan (shalat) Witir itu adalah satu rakaat." [Syu'bah] berkata: "Beliau tidak mengatakan, 'Dari akhir malam.'"

  9. Musnad Ahmad #5279
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْحَكَمِ أَنَّهُ شَهِدَ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ أَقَامَ بِجَمْعٍ قَالَ وَأَحْسِبُهُ وَأَذَّنَ فَصَلَّى الْمَغْرِبَ ثَلَاثًا ثُمَّ سَلَّمَ فَصَلَّى الْعِشَاءَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ قَالَ صَنَعَ بِنَا ابْنُ عُمَرَ فِي هَذَا الْمَكَانِ مِثْلَ هَذَا وَقَالَ ابْنُ عُمَرَ صَنَعَ بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي هَذَا الْمَكَانِ مِثْلَ هَذَا

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al-Hakam] bahwa dia menyaksikan [Sa'id bin Jubair] menunaikan Jam' (menjama' shalat). Dia (Al-Hakam) berkata: saya melihatnya mengumandangkan adzan dan (menunaikan) shalat kemudian salam dan (langsung) menunaikan shalat 'Isya` dua rakaat lalu dia berkata: "Ibnu Umar telah melakukan bersama kami di tempat ini seperti ini." Dan [Ibnu Umar berkata]: "Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam melakukannya bersama kami di tempat ini seperti ini."

  10. Musnad Ahmad #5280
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ عُمَرَ كَانَ قَدْ جَعَلَ عَلَيْهِ يَوْمًا يَعْتَكِفُهُ فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَسَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ فَأَمَرَهُ أَنْ يَعْتَكِفَ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ubaidullah bin Umar] dari [Naafi'] dari [Ibnu Umar], Umar telah menjadikan satu hari yang ia ikrarkan untuk beri'tikaf (di hari itu) pada masa Jahiliyah, kemudian dia menanyakan hal itu kepada Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam maka beliau memerintahkannya untuk beri'tikaf.