Musnad Ahmad مسند أحمد

5171–5180 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #5171
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُشِيرُ إِلَى الْمَشْرِقِ وَيَقُولُ هَا إِنَّ الْفِتَنَ هَاهُنَا إِنَّ الْفِتَنَ هَاهُنَا حَيْثُ يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muslim] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Dinar] dari [Abdillah bin Umar] dia berkata: saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memberi isyarat ke arah timur seraya bersabda: "Ingat,,,,, sesungguhnya fitnah akan muncul dari sini, sesungguhnya fitnah akan muncul dari sini, disana tanduk setan muncul."

  2. Musnad Ahmad #5172
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ حُرَيْثٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْجَرِّ وَالدُّبَّاءِ وَالْمُزَفَّتِ وَأَمَرَ أَنْ يُنْتَبَذَ فِي الْأَسْقِيَةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Uqbah bin Huraits] dia berkata: saya telah mendengar [Ibnu Umar] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang Al-Jarr dan Ad-Duba` dan Al-Muzaffat dan beliau memerintahkan mendiamkan air dalam bejana yang terbuat dari tanah liat.

  3. Musnad Ahmad #5173
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ قَالَ تَحَرَّوْهَا فِي السَّبْعِ الْأَوَاخِرِ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muslim] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Dinar] dari [Ibnu Umar] dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai Lailatul Qadr maka beliau bersabda: "Carilah malam lailatul Qadr itu pada tujuh malam terakhir."

  4. Musnad Ahmad #5174
    Detail

    حَدَّثَنَا بَهْزُ بْنُ أَسَدٍ أَبُو الْأَسْوَدِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَجِدْ نَعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ خُفَّيْنِ وَلْيَقْطَعْهُمَا مِنْ عِنْدِ الْكَعْبَيْنِ

    Telah menceritakan keapda kami [Bahz bin Asad Abul Aswad] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Dinar] saya telah mendengar [Abdullah bin Umar] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang tidak mendapatkan terompah, hendaklah memakai sepatu dan hendaklah memotongnya semenjak dua mata kaki."

  5. Musnad Ahmad #5175
    Detail

    حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ سَمِعْتُ الْمُغِيرَةَ بْنَ سَلْمَانَ يُحَدِّثُ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ عَشْرُ رَكَعَاتٍ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُدَاوِمُ عَلَيْهِنَّ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ

    Telah menceritakan keapda kami [Bahz] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] saya telah mendengar [Al-Mughirah bin Salman] bercerita dari [Ibnu Umar] dia berkata: "Ada sepuluh raka'at yang selalu dilakukan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam secara rutin yaitu, dua rakaat sebelum Zhuhur, dan dua rakaat setelah Zhuhur, dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah 'Isya` dan dua rakaat sebelum Fajar."

  6. Musnad Ahmad #5176
    Detail

    حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ يُونُسَ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّهُ طَلَّقَ امْرَأَتَهُ وَهِيَ حَائِضٌ فَذَكَرَ ذَلِكَ عُمَرُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيُرَاجِعْهَا حَتَّى تَطْهُرَ ثُمَّ لِيُطَلِّقْهَا إِنْ شَاءَ

    Telah menceritakan keapda kami [Bahz] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah menceritakan kepadaku [Qatadah] dari [Yunus bin Jubair] dari [Abdillah bin Umar], Pernah dia mentalak isterinya dalam keadaan haid lalu Umar menuturkan hal itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, maka beliau bersabda: "Hendaknya dia meruju'nya sampai suci, kemudian dia mentalaknya dalam keadaan suci itu, kalau dia ingin."

  7. Musnad Ahmad #5177
    Detail

    حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ أَنَسُ بْنُ سِيرِينَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُ طَلَّقَ ابْنُ عُمَرَ امْرَأَتَهُ وَهِيَ حَائِضٌ فَذَكَرَ ذَلِكَ عُمَرُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيُرَاجِعْهَا حَتَّى تَطْهُرَ ثُمَّ لِيُطَلِّقْهَا قَالَ قُلْتُ احْتُسِبَ بِهَا قَالَ فَمَهْ

    Telah menceritakan keapda kami [Bahz] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah menceritakan kepadaku insya Allah [Anas bin Sirian] saya telah mendengar [Ibnu Umar] berkata: Ibnu Umar menceraikan isterinya sedang dia (istrinya) dalam keadan haid. Maka Umar menuturkan hal itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Hendaklah dia meruju'nya sampai dia suci kemudian baru dia mentalaknya. Dia (Umar) berkata: saya berkata: Apakah dia menahannya? Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab: "Lakukanlah."

  8. Musnad Ahmad #5178
    Detail

    حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا جَبَلَةُ قَالَ كُنَّا بِالْمَدِينَةِ فِي بَعْثِ أَهْلِ الْعِرَاقِ فَأَصَابَتْنَا سَنَةٌ فَجَعَلَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الزُّبَيْرِ يَرْزُقُنَا التَّمْرَ وَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ يَمُرُّ بِنَا فَيَقُولُ لَا تُقَارِنُوا فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْقِرَانِ إِلَّا أَنْ يَسْتَأْمِرَ الرَّجُلُ مِنْكُمْ أَخَاهُ

    Telah menceritakan keapda kami [Bahz] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah menceritakan kepada kami [Jalabah] dia berkata: kami sedang berada di Madinah dengan sebuah ekspedisi (militer) untuk menyerang penduduk Irak. kemudian kami ditimpa paceklik. Maka Abdullah bin Zubair memberikan kami buah kurma. [Abdullah bin Umar] lantas lewat di antara kami kemudian dia berkata: "Janganlah kalian melakukan Qiran, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah melarang Qiran kecuali jika seseorang diantara kalian meminta ijin kepada saudaranya."

  9. Musnad Ahmad #5179
    Detail

    حَدَّثَنَا بَهْزٌ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ قَالَ عَفَّانُ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ مُحْرِزٍ قَالَ كُنْتُ آخِذًا بِيَدِ ابْنِ عُمَرَ إِذْ عَرَضَ لَهُ رَجُلٌ فَقَالَ كَيْفَ سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي النَّجْوَى يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُدْنِي الْمُؤْمِنَ فَيَضَعُ عَلَيْهِ كَنَفَهُ وَيَسْتُرُهُ مِنْ النَّاسِ وَيُقَرِّرُهُ بِذُنُوبِهِ وَيَقُولُ لَهُ أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا حَتَّى إِذَا قَرَّرَهُ بِذُنُوبِهِ وَرَأَى فِي نَفْسِهِ أَنَّهُ قَدْ هَلَكَ قَالَ فَإِنِّي قَدْ سَتَرْتُهَا عَلَيْكَ فِي الدُّنْيَا وَإِنِّي أَغْفِرُهَا لَكَ الْيَوْمَ ثُمَّ يُعْطَى كِتَابَ حَسَنَاتِهِ وَأَمَّا الْكُفَّارُ وَالْمُنَافِقُونَ فَيَقُولُ الْأَشْهَادُ { هَؤُلَاءِ الَّذِينَ كَذَبُوا عَلَى رَبِّهِمْ أَلَا لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ }

    Telah menceritakan keapda kami [Bahz] dan [Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammam] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] berkata [Affan] dari [Shafwan bin Muhriz], dia berkata: Aku pernah hendak menggandeng tangan [Ibnu Umar] namun tiba-tiba ada seorang lelaki menghalanginya seraya berkata: Apa yang kamu dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengenai bisikan-bisikan pada hari kiamat? Lalu ia menjawab: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Allah Ta'ala mendekati seorang mukmin lalu Dia memberi perlindunganNya atasnya dan menutupinya dari manusia, serta mengajaknya untuk mengakui dosa-dosanya, dan Dia berkata kepadanya, Apakah kamu mengetahui dosa ini?, apakah kamu mengetahui dosa ini? ' Hingga ia mengakui dosa-dosanya dan melihat dirinya akan berada dalam kebinasan, Allah berkata: ' Aku sekarang telah menutupinya bagimu di dunia dan sesungguhnya pada hari ini Aku telah mangampuninya untukmu.' kemudian Dia memberikan catatan amal kebajikannya. Adapun orang-orang kafir dan munafiq, dan para saksi akan berkata: 'Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Tuhan mereka.' Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zhalim".

  10. Musnad Ahmad #5180
    Detail

    حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ اسْتَطَاعَ أَنْ يَمُوتَ بِالْمَدِينَةِ فَلْيَفْعَلْ فَإِنِّي أَشْفَعُ لِمَنْ مَاتَ بِهَا

    Telah menceritakan kepada kami [Aliy bin Abdilllah] telah menceritakan kepada kami [Muadz bin Hisyam] telah menceritakan kepadaku [bapakku] dari [Ayyub] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], bahwa Nabi bersabda: "Barangsiapa dapat (mengusahakan) untuk meninggal dunia di Madinah a hendaklah ia melakukannya karena aku memberi syafaat bagi orang yang meninggal dunia di sana (Madinah) ".