Musnad Ahmad مسند أحمد

5151–5160 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #5151
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا لَيْثٌ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى نُخَامَةً فِي قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ وَهُوَ يُصَلِّي بَيْنَ يَدَيْ النَّاسِ فَحَتَّهَا ثُمَّ قَالَ حِينَ انْصَرَفَ مِنْ الصَّلَاةِ إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا كَانَ فِي الصَّلَاةِ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قِبَلَ وَجْهِهِ فَلَا يَتَنَخَّمَنَّ أَحَدٌ قِبَلَ وَجْهِهِ فِي الصَّلَاةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Salamah] telah mengabarkan kepada kami [Laits] dari [Nafi'] dari [Ibu Umar] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melihat dahak pada kiblat Masjid sedang beliau dalam keadaan shalat di hadapan orang-orang maka beliau mengusapnya. kemudian setelah selesai shalat beliau bersabda: "Sesungguhnya salah seorang di antara kalian jika dia sedang shalat maka Allah sedang menghadap ke wajahnya. Karena itu, janganlah sekali-kali seorang pun dari kalian meludan kea rah depan wajahnya dalam shalat."

  2. Musnad Ahmad #5152
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ فَرْقَدٍ السَّبَخِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ادَّهَنَ بِزَيْتٍ غَيْرِ مُقَتَّتٍ وَهُوَ مُحْرِمٌ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Salamah] telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Farqad As-Sabkhiy] dari [Sa'id bin Zubair] dari [Ibnu Umar], Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memakai minyak zaitun yang tidak beraroma saat beliau melakukan ihram.

  3. Musnad Ahmad #5153
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ حَدَّثَنَا عُقْبَةُ بْنُ أَبِي الصَّهْبَاءِ حَدَّثَنَا سَالِمٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْفَجْرَ ثُمَّ سَلَّمَ فَاسْتَقْبَلَ مَطْلِعَ الشَّمْسِ فَقَالَ أَلَا إِنَّ الْفِتْنَةَ هَاهُنَا أَلَا إِنَّ الْفِتْنَةَ هَاهُنَا حَيْثُ يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id Maula Bani Hasyim] telah menceritakan kepada kami [Uqbah bin Abi Shahba`] telah menceritakan kepada kami [Salim] dari [Abdullah bin Umar] dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat fajar kemudian salam lalu beliau menghadap ke arah terbitnya matahari seraya bersabda: " Ketahuilah bahwa fitnah akan muncul dari sini, sungguh fitnah akan muncul dari sini yaitu tempat munculnya tanduk syetan."

  4. Musnad Ahmad #5154
    Detail

    حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ نَافِعٍ قَالَ سُئِلَ ابْنُ عُمَرَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ لَمْ يَصُمْهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا أَبُو بَكْرٍ وَلَا عُمَرُ وَلَا عُثْمَانُ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ رَجُلٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ لَمْ يَصُمْهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا أَبُو بَكْرٍ وَلَا عُمَرُ وَلَا عُثْمَانُ يَعْنِي يَوْمَ عَرَفَةَ

    Telah menceritakan kepada kami [Mu`ammal] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Isma'il bin Umayyah] dari [Nafi'], ia berkata: [Ibnu Umar] pernah ditanya mengenai puasa Arafah, lalu diapun menjawab: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah berpuasa pada hari itu, juga Abu Bakar, Umar dan Utsman. Telah menceritakan kepada kami [Waqi'] dari [Sufyan] dari [Isma'il bin Umayyah], dari [seseorang], dari [Ibnu Umar], ia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah melaksanakan puasa pada hari itu, tidak pula Abu Bakar, Umar dan juga Utsman: yakni pada hari Arafah.

  5. Musnad Ahmad #5155
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا سُلَيْمُ بْنُ أَخْضَرَ حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَسَمَ فِي النَّفَلِ لِلْفَرَسِ سَهْمَيْنِ وَلِلرَّجُلِ سَهْمًا

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Sulaim bin Akhdlor] telah menceritakan kepadaku [Ubaidullah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membagi nafl yaitu bagi pasukan berkuda dua bagian sedangkan untuk pasukan pejalan kaki adalah satu bagian.

  6. Musnad Ahmad #5156
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يُصَلِّي عَلَى رَاحِلَتِهِ فِي السَّفَرِ أَيْنَمَا تَوَجَّهَتْ بِهِ قَالَ وَذَكَرَ ابْنُ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَفْعَلُ ذَلِكَ فِي السَّفَرِ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muslim] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Dinar] bahwa sesungguhnya Ibnu Umar ketika safar beliau shalat di atas kendaraannya kemanapun (kendaraannya) menghadap. (Abdullah bin Dinar) berkata: bahwa Ibnu Umar menyebutkan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan seperti itu ketika dalam perjalanan.

  7. Musnad Ahmad #5157
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مِقْسَمٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ هَذِهِ الْآيَةَ ذَاتَ يَوْمٍ عَلَى الْمِنْبَرِ { وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّمَوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ } وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ هَكَذَا بِيَدِهِ وَيُحَرِّكُهَا يُقْبِلُ بِهَا وَيُدْبِرُ يُمَجِّدُ الرَّبُّ نَفْسَهُ أَنَا الْجَبَّارُ أَنَا الْمُتَكَبِّرُ أَنَا الْمَلِكُ أَنَا الْعَزِيزُ أَنَا الْكَرِيمُ فَرَجَفَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمِنْبَرُ حَتَّى قُلْنَا لَيَخِرَّنَّ بِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Abdillah yakni Ibnu Abi Thalhah] dari [Ubaidullah bin Miqsam] dari [Ibnu Umar], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah membaca ayat ini diatas mimbar: "Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi dia dari apa yang mereka persekutukan." Saat membaca ayat ini beliau sambil memberi isyarat dengan tangannya dengan menggerak-gerakkannya dan membolak-baliknya, kemudian Rabb (Allah) memuji diriNya sendiri seraya berkata: "Akulah Dzat Yang Perkasa, Akulah Dzat Yang Maha Sombong, Akulah Raja diraja (sang Penguasa), Akulah Dzat Yang Maha Mulia dan Akulah Dzat Yang Maha Memberi." lalu mimbar itu bergetar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam hingga kami mengatakan, "Semoga beliau segera bersujud."

  8. Musnad Ahmad #5158
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ قَالَ سَأَلْتُ ابْنَ عُمَرَ عَنْ الْأَوْعِيَةِ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ تِلْكَ الْأَوْعِيَةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dar [Tsabit] dia berkata: saya telah bertanya kepada [Ibnu Umar] mengenai `AU'IYAH. (Ibnu Umar) berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah melarang `AU'IYAH itu.

  9. Musnad Ahmad #5159
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا حَبِيبٌ يَعْنِي الْمُعَلِّمَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَأَلَ ابْنَ عُمَرَ أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْتَمِرُ فِي رَجَبٍ قَالَ نَعَمْ فَأَخْبَرَ بِذَلِكَ عَائِشَةَ فَقَالَتْ يَرْحَمُ اللَّهُ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَا اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُمْرَةً إِلَّا وَهُوَ مَعَهُ وَمَا اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَجَبٍ قَطُّ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salmah] telah mengabarkan kepada kami [Habib yakni Al-MuAllim] dari [Atha`] dari [Urwah bin Zubair] bahwa dia bertanya kepada [Ibnu Umar], "Apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan umrah pada bulan Rajab?" Dia menjawab, "ya." Lalu (Urwah bin Zubair) mengabarkan hal itu kepada [A`isyah], dan dia berkata: "Semoga Allah merahmati Abu Abdurrahman, tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berumrah kecuali selalu bersama dia. Dan sama sekali Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah melaksanakan umrah pada bulan Rajab.

  10. Musnad Ahmad #5160
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبَانُ الْعَطَّارُ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ سِيرِينَ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ قَالَ حَفِظْتُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشْرَ رَكَعَاتٍ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الصُّبْحِ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Aban Al-Aththar] telah menceritakan kepada kami [Anas bin Sirin] dari [Ibnu Umar] dia berkata: saya telah menghafal dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dua belas rakaat (shalat). Yaitu, dua rakaat sebelum zhuhur, dua rakaat setelahnya, dua rakaat setelah maghrib, dua rakaat setelah isya` dan dua rakaat sebelum subuh.