Musnad Ahmad مسند أحمد

4441–4450 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #4441
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ حَدَّثَنِي نَافِعٌ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الصَّلَاةُ فِي الْجَمِيعِ تَزِيدُ عَلَى صَلَاةِ الرَّجُلِ وَحْدَهُ سَبْعًا وَعِشْرِينَ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ubaidullah] telah menceritakan kepadaku [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Shalat yang dilakukan secara berjama'ah lebih banyak pahalanya dari pada shalat sendirian sebanyak dua puluh tujuh."

  2. Musnad Ahmad #4442
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ نَاسًا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْمَنَامِ فِي السَّبْعِ الْأَوَاخِرِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَاكُمْ قَدْ تَتَابَعْتُمْ فِي السَّبْعِ الْأَوَاخِرِ فَالْتَمِسُوهَا فِي السَّبْعِ الْأَوَاخِرِ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ubaidullah] telah mengabarkan kepadaku [Nafi'] dari [Ibnu Umar], bahwa beberapa orang dari sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melihat lailatul qadar dalam mimpinya pada malam ke tujuh akhir bulan Ramadan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lalu bersabda: "Aku melihat kalian saling menyebutkan mimpi kalian pada malam ke tujuh akhir bulan Ramadan, maka carilah ia pada malam ke tujuh terakhir."

  3. Musnad Ahmad #4443
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ جُرَيْجٍ أَوْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ قُلْتُ لِابْنِ عُمَرَ أَرْبَعُ خِلَالٍ رَأَيْتُكَ تَصْنَعُهُنَّ لَمْ أَرَ أَحَدًا يَصْنَعُهُنَّ قَالَ مَا هِيَ قَالَ رَأَيْتُكَ تَلْبَسُ هَذِهِ النِّعَالَ السِّبْتِيَّةَ وَرَأَيْتُكَ تَسْتَلِمُ هَذَيْنِ الرُّكْنَيْنِ الْيَمَانِيَيْنِ لَا تَسْتَلِمُ غَيْرَهُمَا وَرَأَيْتُكَ لَا تُهِلُّ حَتَّى تَضَعَ رِجْلَكَ فِي الْغَرْزِ وَرَأَيْتُكَ تُصَفِّرُ لِحْيَتَكَ قَالَ أَمَّا لُبْسِي هَذِهِ النِّعَالَ السِّبْتِيَّةَ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَلْبَسُهَا يَتَوَضَّأُ فِيهَا وَيَسْتَحِبُّهَا وَأَمَّا اسْتِلَامُ هَذَيْنِ الرُّكْنَيْنِ فَإِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَلِمُهُمَا لَا يَسْتَلِمُ غَيْرَهُمَا وَأَمَّا تَصْفِيرِي لِحْيَتِي فَإِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَفِّرُ لِحْيَتَهُ وَأَمَّا إِهْلَالِي إِذَا اسْتَوَتْ بِي رَاحِلَتِي فَإِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا وَضَعَ رِجْلَهُ فِي الْغَرْزِ وَاسْتَوَتْ بِهِ رَاحِلَتُهُ أَهَلَّ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ubaidullah] telah menceritakan kepadaku [Sa'id bin Abu Sa'id] dari Juraij atau [Ibnu Juraij] ia berkata: Aku bertanya kepada [Ibnu Umar], "Empat perkara yang aku perhatikan engkau melakukannya yang tidak seorang pun melakukannya? ' Ia menjawab, "Apa itu?" Ibnu Juraij berkata: "Aku melihatmu mengenakan sandal sibtiyah, aku melihatmu hanya menyentuh dua rukun Yamani saja dan tidak menyentuh selainnya, aku melihatmu tidak melakukan talbiyah hingga engkau meletakkan kakimu di pelana, dan aku melihatmu mengecat janggutmu dengan warna kuning?" Ibnu Umar menjawab, "Adapun mengenakan sandal sibtiyah, ini karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengenakannya dan berwudlu dengannya serta beliau menyukainya. Menyentuh dua rukun, ini karena aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyentuhnya dan tidak menyentuh lainnya. Sedangkan pewarnaan kuning pada janggut karena aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengecat kuning janggutnya. Dan adapun talbiyahku setelah tenang menunggang kendaraanku, karena aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam jika telah meletakkan kakinya di pelana dan tenang kendaraannya maka beliau melakukan talbiyah."

  4. Musnad Ahmad #4444
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ وَمُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَبْدُ إِذَا أَحْسَنَ عِبَادَةَ رَبِّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى وَنَصَحَ لِسَيِّدِهِ كَانَ لَهُ الْأَجْرُ مَرَّتَيْنِ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ubaidullah] dan [Muhammad bin Ubaid] Ia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Jika seorang budak baik dalam beribadah kepada Rabbnya Tabaaraka wa Ta'ala dan melayani majikannya, maka baginya pahala dua kali."

  5. Musnad Ahmad #4445
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا مَالِكٌ حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلَاةَ رَفَعَ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ وَإِذَا رَكَعَ صَنَعَ مِثْلَ ذَلِكَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ صَنَعَ مِثْلَ ذَلِكَ وَإِذَا قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ قَالَ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ وَلَا يَصْنَعُ مِثْلَ ذَلِكَ فِي السُّجُودِ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] telah menceritakan kepada kami [Malik] telah menceritakan kepadaku [Az Zuhri] dari [Salim] dari [Ayahnya] ia berkata: "Jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memulai shalat, beliau mengangkat kedua tangannya sejajar bahunya, dan melakukan seperti itu pula saat rukuk, jika mengangkat kepalanya dari rukuk. Dan jika mengucapkan: 'SAMI'ALLAHU LIMAN HAMIDAH (Semoga Allah mendengar pujian orang yang memuji-Nya) ', beliau mengucapkan: 'RABBANA WA LAKAL HAMDU (Wahai Rabb kami, milik-Mu segala pujian) '. Namun saat sujud beliau tidak melakukan seperti itu."

  6. Musnad Ahmad #4446
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ حَدَّثَنِي عُثْمَانُ بْنُ سُرَاقَةَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُصَلِّي فِي السَّفَرِ قَبْلَهَا وَلَا بَعْدَهَا

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ibnu Abu Dzi`b] telah menceritakan kepadaku [Utsman bin Suraqah]: Aku mendengar [Ibnu Umar] mengatakan, "Aku lihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak melakukan shalat sunnah ketika bepergian sebelum maupun sesudah shalat."

  7. Musnad Ahmad #4447
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَاقَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ صَلَّى الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ بِجَمْعٍ بِإِقَامَةٍ وَاحِدَةٍ فَقَالَ لَهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَالِكٍ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَا هَذِهِ الصَّلَاةُ فَقَالَ صَلَّيْتُهَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي هَذَا الْمَكَانِ بِإِقَامَةٍ وَاحِدَةٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Sufyan] telah menceritakan kepadaku [Abu Ishaq] dari [Abdullah bin Malik] bahwa ketika di Jama' (Muzdalifah), [Ibnu Umar] pernah shalat Maghrib dan Isya dengan satu kali iqamah. Abdullah bin Malik pun bertanya kepadanya, "Wahai Abu Abdurrahman, shalat apa ini?” lalu Ibnu Umar menjawab, "Aku pernah melakukan shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di tempat ini dengan satu kali iqamah."

  8. Musnad Ahmad #4448
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ اتَّخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَاتَمًا مِنْ ذَهَبٍ وَكَانَ يَجْعَلُ فَصَّهُ مِمَّا يَلِي كَفَّهُ فَاتَّخَذَهُ النَّاسُ فَرَمَى بِهِ وَاتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ وَرِقٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ubaidullah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memakai cincin emas dan mengarahkan batu cincinnya pada telapak tangan, ketika orang-orang ikut mengenakannya, maka beliau pun menaggalkannya dan mengenakan memakai cincin dari perak."

  9. Musnad Ahmad #4449
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الرُّؤْيَا جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ubaidullah] telah mengabarkan kepadaku [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Mimpi (yang benar) adalah bagian dari tujuh puluh bagian dari kenabian."

  10. Musnad Ahmad #4450
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ قَائِمًا عِنْدَ بَابِ عَائِشَةَ فَأَشَارَ بِيَدِهِ نَحْوَ الْمَشْرِقِ فَقَالَ الْفِتْنَةُ هَاهُنَا حَيْثُ يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ubaidullah] telah mengabarkan kepadaku [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau pernah berdiri di pintu rumah Aisyah, kemudian beliau menunjuk dengan tangannya ke arah timur seraya bersabda: "Fitnah akan muncul dari sini, dari arah terbitnya tanduk setan."