Musnad Ahmad مسند أحمد

4221–4230 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #4221
    Detail

    حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ يَعْلَى بْنِ عَطَاءٍ عَنْ الْوَلِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجُرَشِيِّ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ مَرَّ بِأَبِي هُرَيْرَةَ وَهُوَ يُحَدِّثُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ تَبِعَ جَنَازَةً فَصَلَّى عَلَيْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ فَإِنْ شَهِدَ دَفْنَهَا فَلَهُ قِيرَاطَانِ الْقِيرَاطُ أَعْظَمُ مِنْ أُحُدٍ فَقَالَ لَهُ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَبَا هُرَيْرَةَ انْظُرْ مَا تُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَ إِلَيْهِ أَبُو هُرَيْرَةَ حَتَّى انْطَلَقَ بِهِ إِلَى عَائِشَةَ فَقَالَ لَهَا يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ أَنْشُدُكِ بِاللَّهِ أَسَمِعْتِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ تَبِعَ جَنَازَةً فَصَلَّى عَلَيْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ فَإِنْ شَهِدَ دَفْنَهَا فَلَهُ قِيرَاطَانِ فَقَالَتْ اللَّهُمَّ نَعَمْ فَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ إِنَّهُ لَمْ يَكُنْ يَشْغَلُنِي عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَرْسُ الْوَدِيِّ وَلَا صَفْقٌ بِالْأَسْوَاقِ إِنِّي إِنَّمَا كُنْتُ أَطْلُبُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَلِمَةً يُعَلِّمُنِيهَا وَأُكْلَةً يُطْعِمُنِيهَا فَقَالَ لَهُ ابْنُ عُمَرَ أَنْتَ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ كُنْتَ أَلْزَمَنَا لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَعْلَمَنَا بِحَدِيثِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Ya'la bin Atha] dari [Al Walid bin 'Abdurrahman al Jurasyi] dari [Ibnu Umar] radliallahu 'anhu, bahwa ia pernah melewati [Abu Hurairah] yang sedang menyampaikan hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda: "Barangsiapa mengikuti jenazah dan menshalatkannya maka ia akan memperoleh pahala satu qirath, jika ia ikut menyaksikan penguburannya maka ia akan memperoleh pahala dua qirath. Dan satu qirath itu lebih besar dari gunung Uhud." Lalu Ibnu Umar berkata kepada Abu Hurairah, "Wahai Abu Hurairah, benarkah hadits yang kau sampaikan dari Rasul itu? cobalah cek kembali!" Abu Hurairah lalu berdiri menghampiri Ibnu Umar dan mengajaknya menemui 'Aisyah, lalu ia berkata: "Wahai [Ummul Mukminin], aku bersumpah atasmu dengan nama Allah, apakah kamu pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Barangsiapa mengikuti jenazah dan menshalatkannya maka ia akan memperoleh pahala satu qirath, jika ia ikut menyaksikan penguburannya maka ia akan memperoleh pahala dua qirath? ' Aisyah menjawab, "Ya." Abu Hurairah lalu berkata: "Sungguh, aku tidak disibukkan dengan bercocok tanam dan berjualan di pasar untuk mendengar hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Aku selalu minta kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam suatu kalimat untuk ia ajarkan kepadaku, dan makanan untuk ia berikan kepadaku." Ibnu Umar lalu berkata kepada Abu Hurairah, "Wahai Abu Hurairah, di antara kami kamu adalah orang yang paling sering bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan yang paling tahu tentang hadits beliau."

  2. Musnad Ahmad #4222
    Detail

    حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا لَمْ يَجِدْ الْمُحْرِمُ النَّعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ الْخُفَّيْنِ وَلْيَقْطَعْهُمَا أَسْفَلَ مِنْ الْكَعْبَيْنِ

    Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Aun] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] radliallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika seorang Muhrim (orang yang memakai pakaian ihram) tidak mendapatkan sepasang sandal, maka ia boleh memakai sepasang sepatu, dan hendaklah ia memotongnya hingga sebatas di bawah kedua mata kaki."

  3. Musnad Ahmad #4223
    Detail

    حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ وَعُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ وَابْنُ عَوْنٍ وَغَيْرُ وَاحِدٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَيْنَ يُحْرِمُ قَالَ مُهَلُّ أَهْلِ الْمَدِينَةِ مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ وَمُهَلُّ أَهْلِ الشَّامِ مِنْ الْجُحْفَةِ وَمُهَلُّ أَهْلِ الْيَمَنِ مِنْ يَلَمْلَمَ وَمُهَلُّ أَهْلِ نَجْدٍ مِنْ قَرْنٍ و قَالَ ابْنُ عُمَرَ وَقَاسَ النَّاسُ ذَاتَ عِرْقٍ بِقَرْنٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Said] dan [Ubaidullah bin Umar] dan [Ibnu Aun], dan tidak hanya seorang saja dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], bahwa seorang lelaki bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dari mana ia harus memulai berihram? Nabi menjawab: "Penduduk Madinah memulai ihram dari Dzul Hulaifah, penduduk Syam memulai ihram dari Juhfah, penduduk Yaman memulai ihram dari Yalamlam, dan penduduk Najd memulai ihram dari qarn (qarnul manazil)."

  4. Musnad Ahmad #4224
    Detail

    حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا لَمْ يَجِدْ الْمُحْرِمُ النَّعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ الْخُفَّيْنِ وَلْيَقْطَعْهُمَا أَسْفَلَ مِنْ الْكَعْبَيْنِ

    Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Aun] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika orang yang berihram tidak mendapatkan sandal, hendaklah ia mengenakan khuff, lalu memotongnya hingga sebatas di bawah mata kaki."

  5. Musnad Ahmad #4225
    Detail

    حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ كَانَتْ تَلْبِيَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ وَزَادَ فِيهَا ابْنُ عُمَرَ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ فِي يَدَيْكَ لَبَّيْكَ وَالرَّغْبَاءُ إِلَيْكَ وَالْعَمَلُ

    Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Humaid] dari [Bakr bin Abdullah] dari [Ibnu Umar] ia berkata: "Ucapan talbiyah Rasulullah ialah sebagai berikut: "LABBAIKAALLAHUMMA LABBAIKA LABBAIKA LAA SYARIIKALAKA LABBAIKA INNAL HAMDA WAN NI'MATA LAKA WAL MULKA LAA SYARIIKALA (Ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu, Duhai Allah. Aku penuhi panggilan-Mu wahai Dzat yang tiada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala pujian dan nikmat adalah milik-Mu, demikian juga dengan kekuasaan, dan tiada sekutu bagi-Mu) '. Dan Ibnu Umar lalu menambahkan, " LABBAIKA LABBAIKA WA SA'YADAKA WAL KHAIRA FII YADAIKA LABBAIKA WAR RAGHBAA`U ILAIKA WAL 'AMALU (Aku penuhi panggilan-Mu, aku mengharap kebahagiaan dari-Mu, dan segala kebaikan ada di tangan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu dan semua kecintaan hanya tertuju untuk-Mu, serta amal perbuatan (hanya dimaksudkan untuk memperoleh ridla-Mu) '."

  6. Musnad Ahmad #4226
    Detail

    حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَنْبَأَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ غَدَوْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى عَرَفَاتٍ مِنَّا الْمُكَبِّرُ وَمِنَّا الْمُلَبِّي

    Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah memberitakan kepada kami [Yahya bin Said] dari [Abdullah bin Abu Salamah] dari [Ibnu Umar] ia berkata: "Kami pernah berangkat ke Arafah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan di antara kami ada yang bertakbir dan ada yang mengucap talbiyah."

  7. Musnad Ahmad #4227
    Detail

    حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا يُونُسُ أَخْبَرَنِي زِيَادُ بْنُ جُبَيْرٍ قَالَ كُنْتُ مَعَ ابْنِ عُمَرَ بِمِنًى فَمَرَّ بِرَجُلٍ وَهُوَ يَنْحَرُ بَدَنَةً وَهِيَ بَارِكَةٌ فَقَالَ ابْعَثْهَا قِيَامًا مُقَيَّدَةً سُنَّةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

    Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Yunus] telah mengabarkan kepadaku [Ziyad bin Jubair] ia berkata: "Aku pernah di Mina bersama [Ibnu Umar], lalu dia melewati seorang lelaki yang sedang menyembelih kambing yang gemuk dan susunya banyak. Ziyad lalu berkata: "Sembelihlah ia dengan sunnah Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam."

  8. Musnad Ahmad #4228
    Detail

    حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ كُنْتُ مَعَ ابْنِ عُمَرَ حَيْثُ أَفَاضَ مِنْ عَرَفَاتٍ ثُمَّ أَتَى جَمْعًا فَصَلَّى الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ فَلَمَّا فَرَغَ قَالَ فَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي هَذَا الْمَكَانِ مِثْلَ مَا فَعَلْتُ قَالَ هُشَيْمٌ مَرَّةً فَصَلَّى بِنَا الْمَغْرِبَ ثُمَّ قَالَ الصَّلَاةَ وَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ قَالَ هَكَذَا فَعَلَ بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي هَذَا الْمَكَانِ

    Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Abu Khalid] telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] dari [Sa'id bin Jubair] ia berkata: "Aku pernah bersama [Ibnu Umar] saat berangkat dari 'Arafah, kemudian ia menuju Jam' (nama tempat), lalu shalat maghrib dan isya'. Selesai shalat ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan di tempat ini seperti yang aku lakukan." Husyaim pernah berkata: "Ia shalat maghri bersama kami kemudian berkata: "Mari kerjakan shalat." Dan ia mengerjakan shalat dua rakaat kemudian berkata: "Beginilah yang dikerjakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersama kami di tempat ini."

  9. Musnad Ahmad #4229
    Detail

    حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ وَعُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ وَابْنُ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ مَا يَقْتُلُ الْمُحْرِمُ قَالَ يَقْتُلُ الْعَقْرَبَ وَالْفُوَيْسِقَةَ وَالْحِدَأَةَ وَالْغُرَابَ وَالْكَلْبَ الْعَقُورَ

    Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Said] dan [Ubaidullah bin Umar] dan [Ibnu Aun] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], bahwa Nabi pernah ditanya mengenai hewan yang boleh dibunuh oleh orang yang sedang berihram, beliau lalu menjawab: "Ia boleh membunuh kalajengking, tikus, burung rajawali, burung gagak, dan anjing gila."

  10. Musnad Ahmad #4230
    Detail

    حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَاهُ يَقُولُ لِابْنِ عُمَرَ مَا لِي لَا أَرَاكَ تَسْتَلِمُ إِلَّا هَذَيْنِ الرُّكْنَيْنِ الْحَجَرَ الْأَسْوَدَ وَالرُّكْنَ الْيَمَانِيَ فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ إِنْ أَفْعَلْ فَقَدْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اسْتِلَامَهُمَا يَحُطُّ الْخَطَايَا

    Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Atha bin As Sa`ib] dari [Abdullah bin Ubaid bin Umair], bahwa ia pernah mendengar bapaknya bertanya kepada [Ibnu Umar], "Kenapa aku tidak melihatmu menyentuh rukun kecuali menyentuh dua rukun ini: hajar aswad dan rukun yamani? Maka Ibnu Umar menjawab, "Jika aku melakukannya itu karena aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah menyatakan bahwa dengan menyentuhnya akan dapat menghapus kesalahan-kesalahan (yang diperbuat).