Musnad Ahmad مسند أحمد

25081–25090 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #25081
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي مَعْشَرٍ عَنِ النَّخَعِيِّ عَنِ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ كَانَتْ يَدُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْيُمْنَى لِطُهُورِهِ وَلِطَعَامِهِ وَكَانَتْ الْيُسْرَى لِخَلَائِهِ وَمَا كَانَ مِنْ أَذًى حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ رَجُلٍ عَنْ أَبِي مَعْشَرٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَائِشَةَ نَحْوَهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Sa'id] dari [Abu Ma'syar] dari [Annakha'i] dari [Al Aswad] dari [Aisyah] bahwasanya dia berkata: "Tangan kanannya Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam adalah untuk bersuci dan untuk makan. Sedangkan, tangan kirinya adalah untuk ketika berada di tempat pembuangan hajat dan apa-apa yang menjijikkan" Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abi Adi] dari [Sa'id] dari [seorang lelaki] dari [Abu Ma'syar] dari [Ibrahim] dari [Aisyah] dengan hadits yang serupa.

  2. Musnad Ahmad #25082
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي مَعْشَرٍ عَنِ النَّخَعِيِّ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَتْ يَدُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْيُسْرَى لِخَلَائِهِ وَمَا كَانَ مِنْ أَذًى وَكَانَتْ الْيُمْنَى لِوُضُوئِهِ وَلِمَطْعَمِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dari [Sa'id] dari [Abu Ma'syar] dari [Annakha'i] dari [Aisyah] berkata: "Tangan kiri Rasulullah adalah untuk di tempat pembuangan hajat dan apa-apa yang menjijikkan. Sedangkan, tangan kanannya untuk wudhu dan makanannya."

  3. Musnad Ahmad #25083
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا جَمِيعًا

    Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Zurarah bin Aufa] dari [Sa'ad bin Hisyam] dari [Aisyah] bahwa Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Dua raka'at fajar itu lebih baik dari pada semua dunia."

  4. Musnad Ahmad #25084
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُعَاذَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي الضُّحَى أَرْبَعًا وَيَزِيدُ مَا شَاءَ اللَّهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Mu'adzah] dari [Aisyah] bahwa Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam pernah melakukan shalat dhuha empat raka'at, dan beliau menambah sebagaimana yang Allah kehendaki.

  5. Musnad Ahmad #25085
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ عَنْ مُعَاذَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَرَسُولُ اللَّهِ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ وَكَانَ فِي حَدِيثِهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَبْدَأُ قَبْلَهَا

    Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Sa'id] dari [Ashim Al Ahwal] dari [Mu'adzah] dari [Aisyah] berkata: "Saya dan Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam pernah mandi dalam satu bejana." Dalam haditsnya (yang lain), Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam memulai sebelum (Aisyah)."

  6. Musnad Ahmad #25086
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَبَاحٍ أَنَّهُ دَخَلَ عَلَى عَائِشَةَ فَقَالَ إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَسْأَلَكِ عَنْ شَيْءٍ وَإِنِّي أَسْتَحْيِيكِ فَقَالَتْ سَلْ مَا بَدَا لَكَ فَإِنَّمَا أَنَا أُمُّكَ فَقُلْتُ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ مَا يُوجِبُ الْغُسْلَ فَقَالَتْ إِذَا اخْتَلَفَ الْخِتَانَانِ وَجَبَتْ الْجَنَابَةُ فَكَانَ قَتَادَةُ يُتْبِعُ هَذَا الْحَدِيثَ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ قَدْ فَعَلْتُ أَنَا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاغْتَسَلْنَا فَلَا أَدْرِي أَشَيْءٌ فِي هَذَا الْحَدِيثِ أَمْ كَانَ قَتَادَةُ يَقُولُهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Sa'id] dari [Qotadah] dari [Abdullah bin Rabah], ia pernah menemui [Aisyah] seraya berkata: "Sesungguhnya aku ingin bertanya kepadamu tentang sesuatu, tapi aku malu." Aisyah berkata: "Tanyalah, apa kendalamu? Karena saya adalah ibumu." Saya berkata: "Wahai ummul mukminin! Apa saja yang mewajibkan mandi?" ia menjawab: "Apabila ada dua kemaluan bertemu maka wajib mandi junub." Qatadah menyertakan hadits berikut ini: Aisyah berkata: "Saya dan Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam pernah melakukan hal ini, lalu kami mandi." Saya tidak tahu, apa ini bagian dari hadits atau sekedar perkataan Qotadah?

  7. Musnad Ahmad #25087
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ بُدَيْلِ بْنِ مَيْسَرَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُكْثِرُ الصَّلَاةَ قَائِمًا وَقَاعِدًا فَإِذَا صَلَّى قَاعِدًا رَكَعَ قَاعِدًا وَإِذَا صَلَّى قَائِمًا رَكَعَ قَائِمًا

    Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Sa'id] dari [Budail bin Maisarah] dari [Abdullah bin Syaqiq] dari [Aisyah], bahwa Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam banyak melakukan shalat dengan berdiri dan duduk. Apabila beliau shalat sambil duduk maka beliau ruku' dengan duduk, dan apabila shalat sambil berdiri maka beliau ruku' sambil berdiri."

  8. Musnad Ahmad #25088
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ عَنْ عَائِشَةَ و قَالَ مَرَّةً أُخْرَى الْخَفَّافُ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصِيبُ مِنْ الرُّءُوسِ وَهُوَ صَائِمٌ و قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ يَعْنِي فِي حَدِيثِهِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ وَكَذَا قَالَ الْخَفَّافُ مَرَّةً أُخْرَى

    Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Sa'id] dari [Ayyub] dari [Abdullah bin Syaqiq] dari [Aisyah], pada kesempatan lain [Al Khaffaf] berkata: dari [Ibnu Abbas] bahwa Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam pernah mencium kepala (isterinya) beliau sementara beliau berpuasa." [Muhammad bin Ja'far] berkata: yaitu pada haditsnya dari [Sa'id] dari [Ayyub] dari [Abdullah bin Syaqiq] dari [Ibnu Abbas]. Demikian yang dikatakan Al Khaffaf pada kesempatan lain.

  9. Musnad Ahmad #25089
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ عَنْ بُدَيْلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ أَنَّ امْرَأَةً مِنْهُمْ يُقَالُ لَهَا أُمُّ كُلْثُومٍ حَدَّثَتْهُ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْكُلُ طَعَامًا فِي سِتَّةٍ مِنْ أَصْحَابِهِ فَجَاءَ أَعْرَابِيٌّ جَائِعٌ فَأَكَلَهُ بِلُقْمَتَيْنِ فَقَالَ أَمَا إِنَّهُ لَوْ ذَكَرَ اسْمَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ لَكَفَاكُمْ فَإِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ فَإِنْ نَسِيَ بِسْمِ اللَّهِ فِي أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ فِي أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Hisyam, yaitu Ibnu Abu Abdullah] dari [Budail] dari [Abdullah bin Ubaid bin Umair] bahwa ada seorang wanita di antara mereka yang dipanggil [Ummu Kultsum], ia menceritakan kepadanya dari [Aisyah] bahwa Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam memakan makanan bersama enam para sahabatnya. Lalu datang seorang Arab yang kelaparan. Beliau pun memberinya makan dengan sekitar dua suap makanan. Kemudian beliau menuturkan: "Kalaulah ia menyebut nama Allah Azza wa jalla, sungguh kalian akan merasa cukup. Maka apabila salah seorang di antara kalian makan, sebutlah nama Allah. Apabila lupa, bacalah: BISMILLAHI FII AWALIHI (dengan menyebut nama Allah pada awal makannya) dan bacalah: BISMILLAHI FI AWWALIHI WA AAKHIRI (dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhirnya)."

  10. Musnad Ahmad #25090
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ قَالَ سُئِلَ سَعِيدٌ مَا يَقُولُ الرَّجُلُ فِي رُكُوعِهِ فَأَخْبَرَنَا عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ وَسُجُودِهِ سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] berkata: [Sa'id] pernah ditanya: "Apa yang dibaca oleh lelaki tersebut dalam ruku'nya?" telah mengabarkan kepada kami [Qotadah] dari [Mutharrif bin Abdullah] dari [Aisyah] bahwa dalam ruku' dan sujudnya, Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam membaca: SUBBUHUN QUDDUS RABBUL MALAAIKATI WAR RUUH (Ya Allah yang maha Suci, Tuhan para malaikat dan Jibril).