Musnad Ahmad مسند أحمد

24911–24920 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #24911
    Detail

    حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ قَالَ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي مِنْ اللَّيْلِ إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً فَكَانَتْ تِلْكَ صَلَاتُهُ يَسْجُدُ فِي السَّجْدَةِ مِنْ ذَلِكَ قَدْرَ مَا يَقْرَأُ أَحَدُكُمْ خَمْسِينَ آيَةً قَبْلَ أَنْ يَرْفَعَ رَأْسَهُ وَيَرْكَعُ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ ثُمَّ يَضْطَجِعُ عَلَى شِقِّهِ الْأَيْمَنِ حَتَّى يَأْتِيَهُ الْمُؤَذِّنُ

    Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Umar] dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Yunus] dari [Azzuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] bahwasanya dia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan shalat malam sebanyak sebelas raka'at. Dalam shalatnya beliau bersujud di tempat sujudnya yang lamanya menyamai salah seorang kalian yang membaca lima puluh ayat sebelum beliau mengangkat kepalanya. Dan beliau shalat dua rekaat sebelum shubuh, kemudian beliau berbaring di bagian kanannya hingga muadzin datang (untuk iqomah)."

  2. Musnad Ahmad #24912
    Detail

    حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ قَالَ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُ بِصِيَامِ عَاشُورَاءَ قَبْلَ أَنْ يَنْزِلَ رَمَضَانُ فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانُ كَانَ مَنْ شَاءَ صَامَ وَمَنْ شَاءَ أَفْطَرَ

    Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Umar] dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Yunus] dari [Azzuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah memerintahkan untuk melakukan puasa asyura' sebelum turunnya (ayat yang mewajibkan puasa) Ramadhan. Tatkala telah diwajibkan puasa Ramadhan, barang siapa yang ingin, berpuasalah (asyura), dan barang siapa yang ingin, berbukalah."

  3. Musnad Ahmad #24913
    Detail

    حَدَّثَنَا عُثْمَانُ قَالَ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ لَمَّا أُمِرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتَخْيِيرِ أَزْوَاجِهِ بَدَأَ بِي فَقَالَ يَا عَائِشَةُ إِنِّي أَذْكُرُ لَكِ أَمْرًا وَلَا عَلَيْكِ أَنْ لَا تَسْتَعْجِلِي حَتَّى تُذَاكِرِي أَبَوَيْكِ قَالَتْ وَقَدْ عَلِمَ أَنَّ أَبَوَيَّ لَمْ يَكُونَا لِيَأْمُرَانِي بِفِرَاقِهِ ثُمَّ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ { يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ إِنْ كُنْتُنَّ تُرِدْنَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا حَتَّى بَلَغَ أَعَدَّ لِلْمُحْسِنَاتِ مِنْكُنَّ أَجْرًا عَظِيمًا } فَقُلْتُ فِي أَيِّ هَذَا أَسْتَأْمِرُ أَبَوَيَّ فَإِنِّي قَدْ اخْتَرْتُ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالدَّارَ الْآخِرَةَ قَالَتْ ثُمَّ فَعَلَ أَزْوَاجُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا فَعَلْتُ

    Telah menceritakan kepada kami [Utsman] dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Yunus] dari [Azzuhri] dari [Abu Salamah] bahwa [Aisyah] berkata: "Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam diperintahkan untuk memberikan pilihan kepada para isterinya, beliau memulai dariku. Beliau bersabda: "Wahai Aisyah! Sesungguhnya aku akan sebutkan suatu perkara kepadamu dan hendaknya kamu jangan terburu-buru (mengambil keputusan) sebelum engkau menceritakan kepada kedua orang tuamu". Beliau telah mengetahui bahwa kedua orang tuaku tidak mungkin memerintahkan kepadaku untuk memilih cerai darinya. Beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah Azza wa jalla berfirman: Wahai Nabi, katakanlah kepada para isterimu bila mereka lebih memilih kehidupan dunia dan perhiasan -sampai kepada- (Allah) akan menyiapkan pahala yang besar bagi orang-orang yang berbuat baik." Saya berkata: "Pada perkara apa sehingga saya harus memberitahu kedua orang tuaku, sungguh aku telah memilih Allah dan Rasul-Nya serta kehidupan akhirat." Aisyah berkata: "Kemudian para isteri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan seperti apa yang aku perbuat."

  4. Musnad Ahmad #24914
    Detail

    حَدَّثَنَا عُثْمَانُ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنِ الزُّهْرِيِّ وَجَدْتُ فِي مَوْضِعٍ عَنْ عُرْوَةَ وَمَوْضِعٍ آخَرَ عَنْ عَمْرَةَ كِلَاهُمَا قَالَهُ عُثْمَانُ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحَرَ عَنْ أَزْوَاجِهِ بَقَرَةً فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ

    Telah menceritakan kepada kami [Utsman] telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Azzuhri] pada suatu tempat saya mendapatkannya dari [Urwah] dan pada tempat lain dari [Amrah], keduanya pernah dikatakan Utsman dari ['Aisyah] bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah menyembelih sapi untuk para isteri beliau pada haji Wada'."

  5. Musnad Ahmad #24915
    Detail

    حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ نِسَاءً مِنْ الْمُؤْمِنَاتِ كُنَّ يَشْهَدْنَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصُّبْحَ ثُمَّ يَنْقَلِبْنَ مُتَلَفِّعَاتٍ بِمُرُوطِهِنَّ إِلَى بُيُوتِهِنَّ مَا يُعْرَفْنَ مِنْ الْغَلَسِ

    Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Umar] telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Azzuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] bahwa ada sekelompok para wanita mukmin, mereka melaksanakan shalat shubuh bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian mereka berpaling dan menutupi diri (mereka) dengan kain mereka hingga sampai ke rumah, mereka tidak dapat dikenali karena masih gelap."

  6. Musnad Ahmad #24916
    Detail

    حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي عَلَى خُمْرَةٍ فَقَالَ يَا عَائِشَةُ ارْفَعِي عَنَّا حَصِيرَكِ هَذَا فَقَدْ خَشِيتُ أَنْ يَفْتِنَ النَّاسَ

    Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Umar] telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Azzuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah shalat diatas tikar, lalu beliau bersabda: "Wahai Aisyah! angkatlah tikar ini, aku khawatir jika orang-orang terfitnah karenanya."

  7. Musnad Ahmad #24917
    Detail

    حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا أَبُو شَدَّادٍ عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُ خَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا كُنَّا بِالْحُرِّ انْصَرَفْنَا وَأَنَا عَلَى جَمَلٍ وَكَانَ آخِرُ الْعَهْدِ مِنْهُمْ وَأَنَا أَسْمَعُ صَوْتَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ بَيْنَ ظَهْرَيْ ذَلِكَ السَّمُرِ وَهُوَ يَقُولُ وَا عَرُوسَاهْ قَالَتْ فَوَاللَّهِ إِنِّي لَعَلَى ذَلِكَ إِذْ نَادَى مُنَادٍ أَنْ أَلْقِي الْخِطَامَ فَأَلْقَيْتُهُ فَأَعْقَلَهُ اللَّهُ بِيَدِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Umar] telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Abu Syadad] dari [Mujahid] berkata: [Aisyah] berkata: "Kami keluar bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, ketika kami diijinkan pergi, kami berangkat dan aku berada di atas unta yang terakhir. Aku mendengar suara Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berada dikerumunan para sahabatnya, beliau bersabda: "Aduhai pengantin, " Aisyah berkata: "Demi Allah, seandainya aku berada diatasnya." Tiba-tiba ada yang memanggil agar aku mengambil cincin, lalu aku mengambilnya, kemudian Allah memberikan dengan tangan-Nya."

  8. Musnad Ahmad #24918
    Detail

    حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ يَعْنِي أَبَا دَاوُدَ الطَّيَالِسِيَّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُوسَى بْنِ أَبِي عَائِشَةَ قَالَ سَمِعْتُ عُبَيْدَ اللَّهِ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ يُحَدِّثُ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ أَبَا بَكْرٍ أَنْ يُصَلِّيَ بِالنَّاسِ فِي مَرَضِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ يَدَيْ أَبِي بَكْرٍ يُصَلِّي بِالنَّاسِ قَاعِدًا وَأَبُو بَكْرٍ يُصَلِّي بِالنَّاسِ وَالنَّاسُ خَلْفَهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Daud, yaitu Abu Daud Aththayalisi] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Musa bin Abu Aisyah] berkata: saya telah mendengar [Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah] menceritakan dari [Aisyah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah memerintahkan Abu Bakr untuk menjadi imam ketika beliau sakit yang beliau wafat ketika sakit tersebut. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berada di depan Abu Bakr, beliau shalat sambil duduk sedangkan Abu Bakr mengimami orang-orang di belakangnya."

  9. Musnad Ahmad #24919
    Detail

    حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُمَيْرٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي مُوسَى قَالَ أَبِي وَإِنَّمَا هُوَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي قَيْسٍ وَهُوَ الصَّوَابُ مَوْلًى لِبَنِي نَصْرِ بْنِ مُعَاوِيَةَ قَالَ قَالَتْ لِي عَائِشَةُ لَا تَدَعْ قِيَامَ اللَّيْلِ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَدَعُهُ وَكَانَ إِذَا مَرِضَ أَوْ كَسِلَ صَلَّى قَاعِدًا

    Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Daud] dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Yazid bin Khumair] dia berkata: saya telah mendengar [Abdullah bin Abu Musa], Ayahku berkata: dan dia adalah Abdullah bin Abu Qais, dan yagn benar, dia adalah pembantu Bani Nashr bin Muawiyah. Dia berkata: [Aisyah] berkata kepadaku: "Janganlah kalian meninggalkan shalat malam, karena sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkannya. Jika beliau sakit, beliau shalat dengan duduk."

  10. Musnad Ahmad #24920
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ الْبُرْسَانِيُّ قَالَ أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي زِيَادٍ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ أَتَتْ سَهْلَةُ ابْنَةُ سُهَيْلِ بْنِ عَمْرٍو فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ سَالِمًا كَانَ يَدْخُلُ عَلَيَّ وَأَنَا وَاضِعَةٌ ثَوْبِي ثُمَّ إِنَّهُ يَدْخُلُ عَلَيَّ الْآنَ بَعْدَمَا شَبَّ وَكَبِرَ فَأَجِدُ فِي نَفْسِي مِنْ ذَلِكَ قَالَ فَأَرْضِعِيهِ فَإِنَّ ذَلِكَ يَذْهَبُ بِالَّذِي تَجِدِينَ فِي نَفْسِكِ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bakr Al Bursani] dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Ubaidullah bin Abu Ziyad] dari [Al Qasim bin Muhammad] dari [Aisyah]: Sahlah binti Suhail bin Amru datang kepada Rasulullah seraya berkata: "Wahai Rasululah! Sesungguhnya salim pernah menemuiku (sebelum ia baligh) sementara saya sedang menanggalkan bajuku. Kemudian sekarang dia menemuiku setelah dia sudah menjadi seorang pemuda dan bertambah besar dan diriku merasakan hal itu?" beliau bersabda: "Susuilah, karena hal itu akan menghilangkan perasaan yang ada pada dirimu."