Musnad Ahmad مسند أحمد

23901–23910 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #23901
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ مَرَّةً أُخْرَى قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ حَبِيبٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهُ سُرِقَ ثَوْبٌ لَهَا فَدَعَتْ عَلَى صَاحِبِهَا فَقَالَ لَا تُسَبِّخِي عَنْهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Waki'] pada kesempatan lain dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Habib] dari [Atha`] dari [Aisyah], bahwa bajunya dicuri (oleh seorang pencuri), maka dia mendoakan kecelakaan atas pencurinya. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jangan engkau marah kepadanya dan mendoakan kecelakaan terhadapnya."

  2. Musnad Ahmad #23902
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ عَاصِمِ بْنِ أَبِي النُّجُودِ عَنْ زِرٍّ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَا تَرَكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا وَلَا عَبْدًا وَلَا أَمَةً وَلَا شَاةً وَلَا بَعِيرًا

    Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Ashim bin Abi An-Nujud] dari [Zirri] dari [Aisyah] berkata: " Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak meninggalkan dinar, dirham, budak lelaki, budak perempuan, kambing, dan tidak pula unta."

  3. Musnad Ahmad #23903
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ ابْنِ الْأَصْبَهَانِيِّ عَنْ مُجَاهِدِ بْنِ وَرْدَانَ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ مَوْلًى لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَعَ مِنْ نَخْلَةٍ فَمَاتَ وَتَرَكَ شَيْئًا وَلَمْ يَدَعْ وَلَدًا وَلَا حَمِيمًا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْطُوا مِيرَاثَهُ رَجُلًا مِنْ أَهْلِ قَرْيَتِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibnu Al Ashbahani] dari [Mujahid bin Wardan] dari [Urwah bin Az-Zubair] dari [Aisyah], bahwa ada seorang pembantu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang meninggal karena terjatuh dari pohon kurma, ia meningalkan harta namun tidak meninggalkan seorang anak, dan tidak juga kerabat. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Berikan harta warisan dia kepada seseorang dari penduduk desanya."

  4. Musnad Ahmad #23904
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ جَابِرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَائِضُ تَقْضِي الْمَنَاسِكَ كُلَّهَا إِلَّا الطَّوَافَ بِالْبَيْتِ

    Telah menceritakan kepada kami [Waki'], telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Jabir] dari [Abdurrahman bin Al Aswad] dari [ayahnya] dari [Aisyah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Wanita haidl menqodlo` semua ibadah hajinya kecuali thowaf di ka'bah."

  5. Musnad Ahmad #23905
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ خَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ عِنْدِي وَهُوَ قَرِيرُ الْعَيْنِ طَيِّبُ النَّفْسِ ثُمَّ رَجَعَ إِلَيَّ وَهُوَ حَزِينٌ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ خَرَجْتَ مِنْ عِنْدِي وَأَنْتَ قَرِيرُ الْعَيْنِ طَيِّبُ النَّفْسِ وَرَجَعْتَ وَأَنْتَ حَزِينٌ فَقَالَ إِنِّي دَخَلْتُ الْكَعْبَةَ وَوَدِدْتُ أَنِّي لَمْ أَكُنْ فَعَلْتُ إِنِّي أَخَافُ أَنْ أَكُونَ أَتْعَبْتُ أُمَّتِي مِنْ بَعْدِي

    Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Abdul Malik] dari [Ibnu Abi Mulaikah] dari [Aisyah] berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam meninggalkanku dengan mata yang sejuk dan jiwa yang senang, kemudian beliau kembali kepadaku dalam keadaan bersedih, lalu saya berkata: "Engkau tadi meninggalkanku dalam keadaan mata sejuk dan jiwanya senang. Namun kenapa engkau kembali kepadaku dalam keadaan bersedih?" Nabi bersabda: "Saya telanjur masuk ka'bah dan saya tidak ingin melakukan (hal ini), sebab saya takut kalau saya memayahkan umat setelahku."

  6. Musnad Ahmad #23906
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمٍ عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Waki'], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Muslim] dari [Ibnu Abi Mulaikah] dari [Aisyah], berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jagalah kalaian dari neraka walau hanya dengan separuh kurma (yang dishodaqohkan)."

  7. Musnad Ahmad #23907
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ الْفَضْلِ حَدَّثَنِي ثُمَامَةُ بْنُ حَزْنٍ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيذِ فَقَالَتْ هَذِهِ خَادِمُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَلْهَا الْجَارِيَةُ حَبَشِيَّةٌ فَقَالَتْ كُنْتُ أَنْبِذُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سِقَاءٍ عِشَاءً فَأُوكِئُهُ فَإِذَا أَصْبَحَ شَرِبَ مِنْهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Waki'], telah menceritakan kepada kami [Al Qasim bin Al Fadl], telah menceritakan kepadaku [Tsumamah bin Hazn], dia berkata: saya bertanya kepada [Aisyah] mengenai nabidz (membuat sari pati anggur), (Aisyah) menjawab: "Wanita Habasyah ini adalah pembantu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, tanyai saja dia!" Lalu dia berkata: "Saya membuat sari pati kurma atau anggur di sebuah bejana untuk Rasulullah ketika waktu isya`, lantas saya rendam pada waktu itu dan dipagi hari beliau meminumnya."

  8. Musnad Ahmad #23908
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ حَبِيبٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُصَلِّي الْمُسْتَحَاضَةُ وَإِنْ قَطَرَ الدَّمُ عَلَى الْحَصِيرِ

    Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Al-A'masy] dari [Habib] dari [Urwah] dari [Aisyah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Seorang wanita yang mustahadloh (mengeluarkan darah lebih dari batas waktu haidl) tetap mengerjakan shalat meskipun darah menetes di atas tikar."

  9. Musnad Ahmad #23909
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ مُصْعَبِ بْنِ شَيْبَةَ عَنْ طَلْقِ بْنِ حَبِيبٍ عَنِ ابْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشْرٌ مِنْ الْفِطْرَةِ قَصُّ الشَّارِبِ وَإِعْفَاءُ اللِّحْيَةِ وَالسِّوَاكُ وَاسْتِنْشَاقٌ بِالْمَاءِ وَقَصُّ الْأَظْفَارِ وَغَسْلُ الْبَرَاجِمِ وَنَتْفُ الْإِبْطِ وَحَلْقُ الْعَانَةِ وَانْتِقَاصُ الْمَاءِ يَعْنِي الِاسْتِنْجَاءَ قَالَ زَكَرِيَّا قَالَ مُصْعَبٌ وَنَسِيتُ الْعَاشِرَةَ إِلَّا أَنْ تَكُونَ الْمَضْمَضَةَ

    Telah menceritakan kepada kami [Waki'], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Zakariya bin Abi Zaidah] dari [Mush'ab bin Syaibah] dari [Thalqi bin Habib] dari [Ibnu Az Zubair] dari [Aisyah] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ada sepuluh hal bagian dari tuntunan kesucian, yaitu: memotong kumis, memanjangkan jenggot, siwak, istinsyaq (memasukkan air ke dalam lubang hidung) dengan air, memotong kuku, mencuci ruas-ruas jari, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, dan beristinja` (bersuci dari buang air kecil atau besar dengan air)." Zakariyya berkata: berkata Mush'ab: "Saya lupa yang kesepuluh selain berkumur-kumur."

  10. Musnad Ahmad #23910
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ وَسُفْيَانُ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَا كُنْتُ أَلْقَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ السَّحَرِ إِلَّا وَهُوَ عِنْدِي نَائِمًا

    Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dan [Sufyan] dari [Sa'ad bin Ibrahim] dari [Abi Salamah] dari [Aisyah] berkata: "Saya tidak pernah bertemu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam di waktu sahur (yaitu waktu menjelang subuh) kecuali beliau dalam keadaan tidur disisiku."