Musnad Ahmad مسند أحمد

23771–23780 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #23771
    Detail

    قَالَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا حَبِيبٌ الْمُعَلِّمُ عَنْ أَبِي الْمُهَزِّمِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي ذُيُولِ النِّسَاءِ شِبْرًا قَالَ فَقَالَتْ عَائِشَةُ إِذَنْ تَخْرُجَ سُوقُهُنَّ وَقَالَ عَفَّانُ مَرَّةً أَسْوُقُهُنَّ قَالَ فَذِرَاعٌ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkat: telah menceritakan kepada kami ['Abdul Warits], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Habib Al-Mua'llim] dari [Abi Muhazzim] dari [Abi Hurairah] dari [Aisyah], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kain bawah wanita itu adalah sejengkal." Dia berkata: Aisyah berkata: "Bila mereka (istri-istri Nabi) keluar, betis mereka terlihat." Affan berkata: "Sesekali menggunakan redaksi betis-betis mereka (menggunakan bentuk jamak atau plural)." Beliau bersabda: "Maka satu hasta."

  2. Musnad Ahmad #23772
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي عُتْبَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهُ كَانَ تُصُدِّقَ عَلَى بَرِيرَةَ مِنْ لَحْمِ الصَّدَقَةِ فَأَهْدَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقِيلَ لَهُ إِنَّهُ مِنْ لَحْمِ الصَّدَقَةِ فَقَالَ إِنَّهُ لَهَا صَدَقَةٌ وَلَنَا هَدِيَّةٌ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Humaid] dari [Abdullah bin Abi 'Utbah] dari [Aisyah]: "Dia telah menyedekahkan daging shadaqoh kepada Barirah. Lalu ia menghadiahkannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu dikatakan kepadanya: sesungguhnya dia (tumbuh) dari daging shadaqah. Kemudian beliau bersabda: 'Hal itu baginya adalah shadaqoh sedangkan bagi kami adalah hadiah.'"

  3. Musnad Ahmad #23773
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ وَهِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمِعَ أَصْوَاتًا فَقَالَ مَا هَذِهِ الْأَصْوَاتُ قَالُوا النَّخْلُ يُؤَبِّرُونَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ لَوْ لَمْ يَفْعَلُوا لَصَلُحَ فَلَمْ يُؤَبِّرُوا عَامَئِذٍ فَصَارَ شِيصًا فَذَكَرُوا ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِذَا كَانَ شَيْئًا مِنْ أَمْرِ دُنْيَاكُمْ فَشَأْنَكُمْ بِهِ وَإِذَا كَانَ شَيْئًا مِنْ أَمْرِ دِينِكُمْ فَإِلَيَّ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah], dai berkata: telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dari [Anas] dan [Hisyam bin 'Urwah] dari 'Urwah dari [Aisyah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mendengar suara-suara, maka beliau bersabda: "Suara apa ini?" Para sahabat berkata: "Suara orang-orang yang sedang menyetek (mencangkok) pohon kurma wahai Rasulullah!." Kontan Rasulullah bersabda: "Jika mereka meninggalkannya niscaya akan lebih baik." Akhirnya mereka tidak lagi mencangkok hingga pada tahun itu hasil pohon kurma mereka menjadi anjlok. Lalu mereka melaporkan hal tersebut kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, maka beliau bersabda: "Adapun berkenaan perkara dunia kalian, maka terserah kalian, namun mengenai perkara agama kalian maka kembalikanlah kepadaku."

  4. Musnad Ahmad #23774
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي أَنَّ عَائِشَةَ حَدَّثَتْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَرْقُدُ فَإِذَا اسْتَيْقَظَ تَسَوَّكَ ثُمَّ تَوَضَّأَ ثُمَّ صَلَّى ثَمَانِ رَكَعَاتٍ يَجْلِسُ فِي كُلِّ رَكْعَتَيْنِ فَيُسَلِّمُ ثُمَّ يُوتِرُ بِخَمْسِ رَكَعَاتٍ لَا يَجْلِسُ إِلَّا فِي الْخَامِسَةِ وَلَا يُسَلِّمُ إِلَّا فِي الْخَامِسَةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammam], telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Urwah], dia berkata: telah menceritakan kepadaku [ayahku], bahwa [Aisyah] telah menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidur, bila beliau bangun maka beliau bersiwak, lalu berwudlu, dan kemudian shalat delapan reka'at. Beliau duduk pada setiap dua reka'at, lalu mengucapkan salam, kemudian beliau melakukan shalat witir dengan lima reka'at, beliau tidak duduk kecuali pada reka'at kelima, dan tidak bersalam kecuali pada reka'at kelima."

  5. Musnad Ahmad #23775
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَشْعَثَ بْنِ سُلَيْمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْقِلٍ الْمُحَارِبِيِّ قَالَ سَمِعْتُ عَائِشَةَ تَقُولُ نَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَنْبِذَ فِي الدُّبَّاءِ وَالْمُزَفَّتِ وَالْحَنْتَمِ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Asy-'Ats bin Sulaim] dari [Abdullah bin Ma'qil Al-Muhariby], dia berkata: saya telah mendengar [Aisyah] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kami untuk merendam (kurma atau anggur) di dubba', muzafat, dan hantam (nama tempat dan alat untuk membuat khamer)."

  6. Musnad Ahmad #23776
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ قَالَ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ سَعِيدٍ الْحَنَفِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا جُمَيْعُ بْنُ عُمَيْرٍ التَّيْمِيُّ قَالَ انْطَلَقْتُ مَعَ عَمَّتِي وَخَالَتِي إِلَى عَائِشَةَ فَسَأَلْتُهَا كَيْفَ كَانَتْ إِحْدَاكُنَّ تَصْنَعُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا عَرَكَتْ فَقَالَتْ كَانَ إِذَا كَانَ ذَلِكَ مِنْ إِحْدَانَا ائْتَزَرَتْ بِالْإِزَارِ الْوَاسِعِ ثُمَّ الْتَزَمَتْ رَسُولَ اللَّهِ بِيَدَيْهَا وَنَحْرِهَا

    Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan ['Abdul Wahid bin Ziyad], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Shadaqah bin Sa'id Al-Hanafy], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Jumai' bin 'Umair At-Taimi], dia berkata: "Saya, bibi, dan tanteku pergi kepada [Aisyah], lalu saya bertanya kepadanya: "Apa yang diperbuat oleh salah seorang kalian (istri-istri Nabi) kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bila haid?" (Aisyah) Berkata: "Apabila terjadi hal demikian pada salah seorang diantara kami, maka dia (istri Nabi) memakai kain yang lebar, kemudian dia (istri Nabi) melayani Rasulullah dengan kedua tangannya dan di atas dadanya."

  7. Musnad Ahmad #23777
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ يَزِيدُ الرِّشْكُ أَخْبَرَنِي عَنْ مُعَاذَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا سَأَلَتْهَا أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الضُّحَى أَرْبَعًا قَالَتْ نَعَمْ أَرْبَعًا وَيَزِيدُ مَا شَاءَ اللَّهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Syu'bah], [Yazid Ar-Risyku] telah berkata: telah mengabarkan kepadaku dari [Mua'dzah] dari [Aisyah], bahwa (Mua'dzah) bertanya kepada (Aisyah): "Apakah Rasulullah melakukan shalat dluha empat reka'at?" ia menjawab: 'Ya, dan beliau menambahnya sesuai yang Allah kehendaki."

  8. Musnad Ahmad #23778
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي عَتِيقٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ عَائِشَةَ تُحَدِّثُهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ السِّوَاكَ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'], dia berkata: telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman bin Abi 'Atiq] dari [ayahnya], bahwa dia pernah mendengar [Aisyah] menceritakan kepadanya, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, "Siwak itu mensucikan mulut dan mendatangkan keridlaan Tuhan."

  9. Musnad Ahmad #23779
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَائِمًا أَيَّامَ الْعَشْرِ قَطُّ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sulaiman Al-A'masy] dari [Ibrahim] dari [Al-Aswad] dari [Aisyah] berkata: "Saya sama sekali tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berpuasa pada kesepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah."

  10. Musnad Ahmad #23780
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَرَضِهِ الَّذِي قُبِضَ فِيهِ يَنْفُثُ عَلَى نَفْسِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْمُعَوِّذَاتِ فَلَمَّا ثَقُلَ عَنْ ذَلِكَ جَعَلْتُ أَنْفُثُ عَلَيْهِ بِهِنَّ وَأَمْسَحُهُ بِيَدِ نَفْسِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az-Zuhri] dari ['Urwah] dari [Aisyah] berkata: "Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sakit yang menyebabkan beliau wafat, beliau meniup dirinya sendiri dengan membaca mu'awidzat (tiga surat perlindungan). Ketika beliau sudah merasa berat melakukan hal itu, maka saya meniupnya dengan membaca (tiga surat perlindungan tersebut) dan mengusapkannya dengan tangan beliau sendiri."