Musnad Ahmad مسند أحمد

23571–23580 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #23571
    Detail

    حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَسْوَدِ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَاتَتْ فُلَانَةُ وَاسْتَرَاحَتْ فَغَضِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ إِنَّمَا يَسْتَرِيحُ مَنْ غُفِرَ لَهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Hasan], telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah], telah menceritakan kepada kami [Abu Al-Aswad], dari [Urwah], dari [Aisyah] berkata: dikatakan: wahai Rasulullah, si fulanah telah wafat dan dia telah istirahat. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam marah dan bersabda: "Hanyasanya yang bisa disebut orang yang istirahat itu adalah siapa yang telah diampuni (dosanya) ".

  2. Musnad Ahmad #23572
    Detail

    حَدَّثَنَا سَكَنُ بْنُ نَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ أَبِي الْأَخْضَرِ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ وَهُوَ جُنُبٌ تَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْكُلَ أَوْ يَشْرَبَ غَسَلَ كَفَّيْهِ ثُمَّ يَأْكُلُ أَوْ يَشْرَبُ إِنْ شَاءَ

    Telah menceritakan kepada kami [Sakan bin Nafi'], dia berkata: telah menceritkan kepada kami [Sholih bin Abi Al-Akhdhor], dari [Az-Zuhri], dia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Abu Salamah bin Abdurrohman] bahwasanya [Aisyah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apabila hendak tidur sedang Beliau dalam keadaaan junub, maka Beliau berwudhu' seperti wudhu untuk melaksanakan shalat dan apabila Beliau hendak makan atau minum, Beliau mencuci kedua telapak tangannya kemudian makan atau minum jika Beliau menghendakinya.

  3. Musnad Ahmad #23573
    Detail

    حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَسْوَدِ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي مِنْ اللَّيْلِ ثَلَاثَ عَشْرَةَ سَجْدَةً وَكَانَ أَكْثَرَ صَلَاتِهِ قَائِمًا فَلَمَّا كَبُرَ وَثَقُلَ كَانَ أَكْثَرَ صَلَاتِهِ قَاعِدًا وَكَانَ يُصَلِّي صَلَاتَهُ وَأَنَا مُعْتَرِضَةٌ بَيْنَ يَدَيْهِ عَلَى الْفِرَاشِ الَّذِي يَرْقُدُ عَلَيْهِ حَتَّى يُرِيدَ أَنْ يُوتِرَ فَيَغْمِزُنِي فَأَقُومُ فَيُوتِرُ ثُمَّ يَضْطَجِعُ حَتَّى يَسْمَعَ النِّدَاءَ بِالصَّلَاةِ ثُمَّ يَقُومُ فَيَسْجُدُ سَجْدَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ ثُمَّ يُلْصِقُ جَنْبَهُ الْأَرْضَ ثُمَّ يَخْرُجُ إِلَى الصَّلَاةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Al-Aswad], dari [Urwah], dari [Aisyah], bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat malam sebanyak tiga belas sujud. Kebanyakan shalat yang beliau lakukan adalah berdiri, tatkala Beliau sudah tua dan merasa berat maka kebanyakan shalatnya (dilakukan) dengan duduk. Dan tatkala beliau melaksanakan shalatnya saya melintang di depannya di atas ranjang biasa beliau tidur hingga tatkala beliau ingin melakukan shalat witir, beliau membangunkanku, lalu aku bangkit. Kemudian beliau melakukan shalat witir, setelah itu beliau lalu berbaring hingga beliau mendengar panggilan untuk shalat (adzan), lalu beliau berdiri dan sujud dua rekaat yang ringan, kemudian menempelkan tulang rusuknya ke tanah lalu beliau keluar (rumah) untuk shalat."

  4. Musnad Ahmad #23574
    Detail

    حَدَّثَنَا حَسَنٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَسْوَدِ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُحَاسَبُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَدٌ فَيُغْفَرَ لَهُ يَرَى الْمُسْلِمُ عَمَلَهُ فِي قَبْرِهِ وَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { فَيَوْمَئِذٍ لَا يُسْأَلُ عَنْ ذَنْبِهِ إِنْسٌ وَلَا جَانٌّ } { يُعْرَفُ الْمُجْرِمُونَ بِسِيمَاهُمْ }

    Telah menceritakan kepada kami [Hasan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Al-Aswad], dari [Urwah], dari [Aisyah], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah dihisab pada hari kiamat seorang yang telah diampuni dosanya, seorang muslim melihat amalannya di dalam kuburnya dan pada waktu itu Allah berfirman: Tidaklah seorang manusia atau jin akan ditanya atas dosanya, karena orang yang berdosa telah dapat dikenali dari nama-nama mereka."

  5. Musnad Ahmad #23575
    Detail

    حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَسْوَدِ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَنَامُ وَهُوَ جُنُبٌ إِذَا تَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Hasan], telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah], dia berkata telah menceritakan kepada kami [Abu Al-Aswad], dari [Urwah bin Zubair], dari [Aisyah], bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. tidur sedang Beliau dalam keadaan junub, Beliau (hanya) wudhu' seperti wudhu' untuk melaksanakan shalat.

  6. Musnad Ahmad #23576
    Detail

    حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا بُكَيْرٌ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ جَعَلْتُ عَلَى بَابِ بَيْتِي سِتْرًا فِيهِ تَصَاوِيرُ فَلَمَّا أَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَدْخُلَ نَظَرَ إِلَيْهِ فَهَتَكَهُ قَالَتْ فَأَخَذْتُهُ فَقَطَعْتُ مِنْهُ نُمْرُقَتَيْنِ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْتَفِقُهُمَا

    Telah menceritakan kepada kami [Hasan], telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Bukair], dari [Al-Qasim bin Muhammad], dari [Aisyah] berkata: "Saya pernah memasang di pintu rumahku sebuah pembatas yang terdapat berbagai macam gambar. Tatkala Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ingin masuk, beliau melihat hal itu lalu merobeknya." (Aisyah) Berkata: "Lalu saya mengambilnya dan memotong (sisanya) menjadi dua bantal yang kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sering menggunakannya."

  7. Musnad Ahmad #23577
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ قَالَ حَدَّثَنَا عُمَرُ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قُلْتُ لِعَائِشَةَ أَكُنْتِ تَغْتَسِلِينَ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ نَعَمْ كُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Umar], dari [ayahnya] berkata: saya bertanya kepada dari [Aisyah]: "Apakah engkau pernah mandi bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam?" Aisyah menjawab: "Ya. Saya dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mandi dalam satu bejana."

  8. Musnad Ahmad #23578
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ قَالَ حَدَّثَنَا عُمَرُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ رُمِيتُ بِمَا رُمِيتُ بِهِ وَأَنَا غَافِلَةٌ فَبَلَغَنِي بَعْدَ ذَلِكَ رَضْخٌ مِنْ ذَلِكَ فَبَيْنَمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدِي إِذْ أُوحِيَ إِلَيْهِ وَكَانَ إِذَا أُوحِيَ إِلَيْهِ يَأْخُذُهُ شِبْهُ السُّبَاتِ فَبَيْنَمَا هُوَ جَالِسٌ عِنْدِي إِذْ أُنْزِلَ عَلَيْهِ الْوَحْيُ فَرَفَعَ رَأْسَهُ وَهُوَ يَمْسَحُ عَنْ جَبِينِهِ فَقَالَ أَبْشِرِي يَا عَائِشَةُ فَقُلْتُ بِحَمْدِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ لَا بِحَمْدِكَ فَقَرَأَ { الَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ حَتَّى بَلَغَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ }

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Umar], dari [ayahnya], dari [Aisyah] berkata: "Saya pernah dituduh berselingkuh sedangkan saya tidak mengetahuinya, kemudian setelah itu sampailah hal itu kepadaku. Lalu tatkala Rasulullah berada disisiku dan diturunkan wahyu kepadanya, beliau mengambil cambuk dan beliau duduk disisiku karena wahyu telah diturunkan kepadanya. Kemudian beliau mengangkat kepalanya sambil mengusap keningnya seraya bersabda: "Wahai Aisyah, aku beritakan kabar gembira." Maka saya (Aisyah) Berkata: "Segala puji bagi Allah AzzaWaJalla, bukan pujian untukmu." Kemudian beliau membaca: ALLADZIINA YARMUUNAL MUHSHANAAT -(sampai) – MUBARRAUUNA MIMMA YAQUULUUNA.

  9. Musnad Ahmad #23579
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عُمَرَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ لَمَّا أُنْزِلَ الْخِيَارُ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَذْكُرَ لَكِ أَمْرًا لَا تَقْضِينَ فِيهِ شَيْئًا حَتَّى تَسْتَأْمِرِي أَبَوَيْكِ قُلْتُ مَا هُوَ فَقَرَأَ آيَةَ الْخِيَارِ فَقُلْتُ بَلْ أَخْتَارُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَرَسُولَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَفَرِحَ بِذَلِكَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id], telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah], dari [Umar], dari [ayahnya], dari [Aisyah] berkata: tatkala turun (ayat tentang) pilihan (pilihan kepada isterinya untuk bercerai dengan nabi atau tetap bersamanya), Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadaku: "Aku ingin menyebutkan kepadamu suatu perkara dan jangan kamu mengambil jangan keputusan sedikitpun hingga engkau meminta pendapat dari kedua orang tuamu, " saya berkata: "Apakah itu?" Beliau kemudian membacakan ayat tentang khiyar, saya berkata kepada Beliau: "Sungguh saya telah memilih Allah AzzaWaJalla dan Rasul-Nya, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sedemikian senang dengan jawaban itu."

  10. Musnad Ahmad #23580
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَخْبَرَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عُمَرَ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْوَلَاءُ لِمَنْ أَعْتَقَ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ishaq], dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Abu Awanah], dari [Umar bin Abi Salamah], dari [ayahnya], dari [Aisyah], dia berkata: telah bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.: "Perwalian itu bagi siapa yang memerdekan (budak tersebut)."