Musnad Ahmad مسند أحمد

23431–23440 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #23431
    Detail

    حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ شُعَيْبٍ قَالَ فَحَدَّثَنِي أَبِي قَالَ قَالَ مُحَمَّدٌ وَأَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ عُرْوَةَ أَنَّهُ سَمِعَ عُرْوَةَ يَقُولُ قَالَتْ عَائِشَةُ زَوْجُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلَ أُنَاسٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْكُهَّانِ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسُوا بِشَيْءٍ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُمْ يُحَدِّثُونَ أَحْيَانًا بِالشَّيْءِ يَكُونُ حَقًّا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تِلْكَ الْكَلِمَةُ مِنْ الْحَقِّ يَخْطَفُهَا الْجِنِّيُّ فَيُقِرُّهَا فِي أُذُنِ وَلِيِّهِ قَرَّ الدَّجَاجَةِ فَيَخْلِطُونَ فِيهَا أَكْثَرَ مِنْ مِائَةِ كَذْبَةٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Syu'aib], dia berkata: telah menceritakan kepadaku [ayahku], [Muhammad] berkata: telah mengabarkan kepadaku [Yahya bin Urwah] bahwa dia mendengar Urwah berkata: [Aisyah], istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Ada beberapa orang bertanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. tentang dukun." Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada mereka: "Mereka (para dukun) itu tidak ada apa-apanya" Mereka berkata: "Wahai Rasulullah, mereka terkadang bercerita sesuatu yang menjadi kenyataan." Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada mereka: "Adapun perkataan yang nyata (benar) itu adalah perkataan yang dicuri oleh jin, kemudian ia sampaikan secara berulang-ulang ke telinga walinya sebagaimana suara seekor ayam, lalu mereka mencampur adukkan isinya lebih dari seratus kebohongan."

  2. Musnad Ahmad #23432
    Detail

    حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ شُعَيْبٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ كَسَفَتْ الشَّمْسُ فِي حَيَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْمَسْجِدِ فَقَامَ فَكَبَّرَ وَصَفَّ النَّاسُ وَرَاءَهُ فَكَبَّرَ وَاقْتَرَأَ قِرَاءَةً طَوِيلَةً ثُمَّ كَبَّرَ فَرَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلًا ثُمَّ قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقَامَ وَلَمْ يَسْجُدْ فَاقْتَرَأَ قِرَاءَةً طَوِيلَةً هِيَ أَدْنَى مِنْ الْقِرَاءَةِ الْأُولَى ثُمَّ كَبَّرَ وَرَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلًا هُوَ أَدْنَى مِنْ الرُّكُوعِ الْأَوَّلِ ثُمَّ قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ ثُمَّ سَجَدَ ثُمَّ فَعَلَ فِي الرَّكْعَةِ الْأُخْرَى مِثْلَ ذَلِكَ فَاسْتَكْمَلَ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ وَأَرْبَعَ سَجَدَاتٍ وَانْجَلَتْ الشَّمْسُ قَبْلَ أَنْ يَنْصَرِفَ ثُمَّ قَامَ فَأَثْنَى عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ ثُمَّ قَالَ إِنَّمَا هُمَا آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ لَا يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَافْزَعُوا لِلصَّلَاةِ وَكَانَ كَثِيرُ بْنُ عَبَّاسٍ يُحَدِّثُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ كَانَ يُحَدِّثُ عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ كَسَفَتْ الشَّمْسُ مِثْلَ مَا حَدَّثَ عُرْوَةُ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ لِعُرْوَةَ فَإِنَّ أَخَاكَ يَوْمَ كَسَفَتْ الشَّمْسُ بِالْمَدِينَةِ لَمْ يَزِدْ عَلَى رَكْعَتَيْنِ مِثْلَ صَلَاةِ الصُّبْحِ فَقَالَ أَجَلْ إِنَّهُ أَخْطَأَ السُّنَّةَ

    Telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Syu'aib], dia berkata: telah menceritakan kepadaku [ayahku], dari [Az-Zuhri], dia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Urwah bin Az-Zubair], bahwa [Aisyah, istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam] berkata: "Pada masa hidup Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah terjadi gerhana matahari, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pergi ke masjid, kemudian beliau berdiri dan bertakbir, dan orang-orang pun ikut baris di belakangnya, lalu beliau bertakbir dan membaca dengan bacaan yang panjang, kemudian beliau bertakbir dan ruku' dengan ruku' yang panjang, kemudian beliau mengucapkan: "SAMIALLAHU LIMAN HAMIDAH (Allah Maha Mendengar untuk orang yang memuji-Nya)." Lalu beliau berdiri (kembali) tapi beliau tidak sujud. Kemudian beliau membaca bacaan yang panjang. Tapi, lebih pendek dari bacaan pertama. Lalu beliau bertakbir dan ruku' dengan ruku' yang panjang. Tapi, lebih pendek dari ruku' yang pertama. Kemudian beliau bersabda: "SAMIALLAHU LIMAN HAMIDAH RABBANAA LAKAL HAMDU (Allah Maha Mendengar untuk orang yang memuji-Nya, ya Tuhan kami, milik-Mu lah segala pujian)." Kemudian beliau sujud dan melakukan hal yang serupa pada rekaat yang lain, lalu beliau melengkapinya hingga empat rekaat dan empat sujud. Akhirnya, matahari pun kembali tampak sebelum beliau berpaling. Kemudian beliau berdiri dan memuji Allah AzzaWaJalla dengan pujian yang Ia miliki. Kemudian beliau bersabda: "Matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah AzzaWaJalla, keduanya tidak terjadi gerhana hanya karena kematian atau kehidupan seseorang. Maka bila kalian melihat keduanya (terjadi gerhana), bersegeralah untuk shalat." [Katsir bin Abbas] menceritakan bahwa [Abdullah bin Abbas] bercerita mengenai shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika terjadi gerhana matahari seperti apa yang diceritakan oleh Urwah dari Aisyah, istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Lalu saya berkata kepada Urwah: "Ketika terjadi gerhana matahari, saudaramu di Madinah tidak menambah dua rekaat seperti shalat shubuh." (Urwah) menjawab: "Benar, dan dia (menyelisihi) sunnah."

  3. Musnad Ahmad #23433
    Detail

    حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ شُعَيْبٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرِ بْنِ حَزْمٍ أَنَّ عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ أَخْبَرَهُ أَنَّ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ جَاءَتْ امْرَأَةٌ وَمَعَهَا ابْنَتَانِ لَهَا تَسْأَلُنِي فَلَمْ تَجِدْ عِنْدِي شَيْئًا غَيْرَ تَمْرَةٍ وَاحِدَةٍ فَأَعْطَيْتُهَا إِيَّاهَا فَأَخَذَتْهَا فَشَقَّتْهَا بِاثْنَيْنِ بَيْنَ ابْنَتَيْهَا وَلَمْ تَأْكُلْ مِنْهَا شَيْئًا ثُمَّ قَامَتْ فَخَرَجَتْ هِيَ وَابْنَتَاهَا فَدَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَدَّثْتُهُ حَدِيثَهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ ابْتُلِيَ مِنْ الْبَنَاتِ بِشَيْءٍ فَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنْ النَّارِ

    Telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Syu'aib], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [ayahku], dari [Az-Zuhri], dia berkata: telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Abi Bakar bin Hazm], bahwa [Urwah bin Az-Zubair] telah mengabarkan kepadanya bahwa [Aisyah], istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Ada seorang wanita membawa dua anak perempuannya ke padaku dan meminta-minta kepadaku. Dia tidak mendapatkan sesuatu apapun dariku kecuali sebuah kurma, aku memberikannya kepadanya, lalu ia pun mengambilnya dan memberikannya kepada dua anak perempuannya, sedangkan ia tidak makan darinya sedikitpun. Kemudian dia berdiri dan keluar bersama dua anak perempuannya. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menemuiku, dan aku pun menceritakan kejadian wanita tersebut. Maka Rasulullah Shallallahu'alaihiwasam pun bersabda: "Barangsiapa yang diuji dengan anak-anak perempuan, kemudian dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi benteng penghalang baginya dari neraka."

  4. Musnad Ahmad #23434
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُصِيبَةٍ تُصِيبُ الْمُسْلِمَ إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِهَا عَنْهُ حَتَّى الشَّوْكَةُ يُشَاكُهَا

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Al-Yaman] dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib], dari [Az-Zuhri], dia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Urwah bin Az-Zubair], bahwa [Aisyah], istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah suatu musibah yang menimpa seorang muslim kecuali Allah AzzaWaJalla menjadikannya sebagai kafarah, hingga duri yang mengenainya."

  5. Musnad Ahmad #23435
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ أَنْبَأَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا عَائِشُ هَذَا جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام وَهُوَ يَقْرَأُ عَلَيْكِ السَّلَامَ فَقَالَتْ وَعَلَيْهِ السَّلَامُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ قَالَتْ وَهُوَ يَرَى مَا لَا نَرَى

    Telah mengabarkan kepada kami [Abu Al-Yaman], dia berkata: telah memberitakan kepada kami [Syu'aib], dari [Az-Zuhri], dia berkata: telah menceritakan kepadaku [Abu Salamah bin Abdurrahman], bahwa [Aisyah], istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Wahai Aisyah! Ini adalah Jibril 'Alaihissalam, dia menitipkan salam untukmu." Lalu (Aisyah) Berkata: "WAALAIHISSALAAM WARAHMATULLAHI (dan semoga Allah memberikan keselamatan dan rahmat atasnya." (Aisyah) Berkata: "Beliau melihat apa yang tidak kami lihat."

  6. Musnad Ahmad #23436
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ أَنَّ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ أَرْسَلَ أَزْوَاجُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاطِمَةَ بِنْتَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَأْذَنَتْ وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَ عَائِشَةَ فِي مِرْطِهَا فَأَذِنَ لَهَا فَدَخَلَتْ عَلَيْهِ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَزْوَاجَكَ أَرْسَلْنَنِي إِلَيْكَ يَسْأَلْنَكَ الْعَدْلَ فِي ابْنَةِ أَبِي قُحَافَةَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيْ بُنَيَّةُ أَلَسْتِ تُحِبِّينَ مَا أُحِبُّ فَقَالَتْ بَلَى فَقَالَ فَأَحِبِّي هَذِهِ لِعَائِشَةَ قَالَتْ فَقَامَتْ فَاطِمَةُ فَخَرَجَتْ فَجَاءَتْ أَزْوَاجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَدَّثَتْهُنَّ بِمَا قَالَتْ وَبِمَا قَالَ لَهَا فَقُلْنَ لَهَا مَا أَغْنَيْتِ عَنَّا مِنْ شَيْءٍ فَارْجِعِي إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ فَاطِمَةُ عَلَيْهَا السَّلَام وَاللَّهِ لَا أُكَلِّمُهُ فِيهَا أَبَدًا فَأَرْسَلَ أَزْوَاجُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيْنَبَ بِنْتَ جَحْشٍ فَاسْتَأْذَنَتْ فَأَذِنَ لَهَا فَدَخَلَتْ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرْسَلَنِي إِلَيْكَ أَزْوَاجُكَ يَسْأَلْنَكَ الْعَدْلَ فِي ابْنَةِ أَبِي قُحَافَةَ قَالَتْ عَائِشَةُ ثُمَّ وَقَعَتْ بِي زَيْنَبُ قَالَتْ عَائِشَةُ فَطَفِقْتُ أَنْظُرُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَتَى يَأْذَنُ لِي فِيهَا فَلَمْ أَزَلْ حَتَّى عَرَفْتُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَكْرَهُ أَنْ أَنْتَصِرَ قَالَتْ فَوَقَعْتُ بِزَيْنَبَ فَلَمْ أَنْشَبْهَا أَنْ أَفْحَمْتُهَا فَتَبَسَّمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ إِنَّهَا ابْنَةُ أَبِي بَكْرٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ أَرْسَلَ أَزْوَاجُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاطِمَةَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Al-Yaman], dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib], dari [Az-Zuhri], dia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin Abdurrahman bin Al-Harits bin Hisyam], bahwa [Aisyah], istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Pada suatu hari, para istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengutus Fathimah binti Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam (kepada Rasulullah). lalu (Fathimah) memohon ijin ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sedang berada bersama 'Aisyah dalam sebuah selimutnya. Lalu beliau mengijinkannya dan (Fathimah) pun masuk menemui beliau seraya berkata: "Wahai Rasulullah! istri-istrimu mengutusku kepadamu untuk menuntut keadilan kepadamu mengenai Aisyah. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Wahai anakku, bukankah kamu mencintai apa yang saya cintai?" Ia berkata: "Tentu." Maka Rasulullah bersabda: "Kalau begitu cintailah hal ini untuk Aisyah." (Aisyah) Berkata: "Akhirnya Fathimah berdiri dan keluar, lalu ia temui istri-istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan bercerita kepada mereka seperti apa yang ia katakan kepada Nabi dan apa yang dikatakan beliau kepadanya. Mereka berkata: "Sungguh kamu belum memberi kegunaan sedikit pun sama sekali untuk kami, kembalilah kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam." Fathimah pun berkata: "Demi Allah, saya tidak akan berbicara kepadanya tentang masalah ini selamanya." Akhirnya para istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengutus Zainab binti Jahsy, ia memohon ijin kepada beliau dan beliau pun mengijinkannya, lalu ia masuk dan berkata: "Wahai Rasulullah! Para istrimu mengutusku untuk menuntut keadilan kepadamu mengenai Aisyah. Aisyah berkata: "Kemudian Zainab mencelaku." Aisyah berkata: "Lalu saya mengamat-amati Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam kapan beliau mengijinkan saya untuk menjawab Zainab, dan saya tetap diam hingga saya mengerti bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak benci jika saya menang (menjawab) atas Zainab. Aisyah berkata: "Akhirnya saya mencela Zainab dan menyerangnya dengan serangan yang lembut hingga membuatnya tak berkutik, maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam hanya tersenyum seraya bersabda: "Sesungguhnya dia adalah anak Abu Bakar." Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Shalih], berkata [Ibnu Syihab]: Telah memberitakan kepadaku [Muhammad bin Abdir Rohman bin Al-Harits bin Hisyam], bahwasanya [Aisyah] berkata: "Para istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengutus Fathimah kepada Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, lalu ia menyebutkan makna Hadits tersebut."

  7. Musnad Ahmad #23437
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ عَائِشَةَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً بِاللَّيْلِ كَانَتْ تِلْكَ صَلَاتَهُ يَسْجُدُ السَّجْدَةَ مِنْ ذَلِكَ بِقَدْرِ مَا يَقْرَأُ أَحَدُكُمْ خَمْسِينَ آيَةً قَبْلَ أَنْ يَرْفَعَ رَأْسَهُ وَيَرْكَعُ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلَاةِ الْفَجْرِ ثُمَّ يَضْطَجِعُ عَلَى شِقِّهِ الْأَيْمَنِ حَتَّى يَأْتِيَهُ الْمُنَادِي لِلصَّلَاةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Al-Yaman], dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib], dari [Az-Zuhri], dia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Urwah bin Az-Zubair], bahwa [Aisyah] mengabarkan kepadanya, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam shalat malam sebelas rekaat. Pada shalat tersebut, beliau sujud yang lamanya seperti salah seorang dari kalian membaca lima puluh ayat sebelum beliau mengangkat kepalanya. Selain itu, beliau juga shalat dua rekaat sebelum fajar, kemudian beliau berbaring diatas lambung kanannya hingga datang muadzin (beriqomah) untuk shalat.

  8. Musnad Ahmad #23438
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ وَأَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو فِي الصَّلَاةِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَفِتْنَةِ الْمَمَاتِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ قَالَتْ فَقَالَ لَهُ قَائِلٌ مَا أَكْثَرَ مَا تَسْتَعِيذُ مِنْ الْمَغْرَمِ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ حَدَّثَنَا يُونُسُ قَالَ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ يَزِيدَ يَعْنِي ابْنَ الْهَادِ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو فِي الصَّلَاةِ فَذَكَرَ مِثْلَهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Al-Yaman], dia telah berkata: telah mengabarkan kepadaku [Syu'aib], dari [Az-Zuhri], dia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Urwah bin Az-Zubair], bahwa [Aisyah], istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, telah mengabarkan kepadanya bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berdoa dalam shalat: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Al-Masih Ad-Dajjal, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah ketika hidup dan sesudah mati. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari berbuat dosa dan dari hutang (yang tidak bisa kami tunaikan)." (Aisyah) Berkata: "Ada seseorang yang berkata kepadanya: 'Berapa banyak engkau berlindung dari hutang (yang tidak bisa ditunaikan) wahai Rasulullah?" beliau bersabda: "Orang yang hutang biasanya jika bicara ia berdusta, dan jika berjanji ia menyelisihi." Telah menceritakan kepada kami [Yunus], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [laits], dari [Yazid, yaitu Ibnu Al-Had], dari [Ibnu Syihab], dari [Urwah], dari [Aisyah], berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam suatu kali berdoa dalam shalat, lalu ia sebutkan hadits yang serupa.

  9. Musnad Ahmad #23439
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ خَالِدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ وَأَنَا أُحَدِّثُهُ هَذِهِ الْأَحَادِيثَ أَنَّهُ سَأَلَ عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ عَمَّا مَسَّتْ النَّارُ فَقَالَ عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ سَمِعْتُ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّئُوا مِمَّا مَسَّتْ النَّارُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Al-Yaman], dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib], dari [Az-Zuhri], dia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Sa'id bin Khalid bin Amru bin Utsman bin Affan] dan saya menceritakan hadits ini kepadanya, bahwa (Sa'ad bin Az-Zubair) bertanya kepada [Urwah bin Az-Zubair] tentang makanan yang tersentuh api. Maka Urwah bin Az-Zubair berkata: "Saya mendengar [Aisyah], istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: 'Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Berwudlulah kalian dari makanan yang terpanggang api.'"

  10. Musnad Ahmad #23440
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ تُوُفِّيَ سُجِّيَ بِثَوْبٍ حِبَرَةٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Al-Yaman], dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib], dari [Az-Zuhri], dia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Abu Salamah bin Abdurrahman], bahwa [Aisyah], istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah mengabarkan kepadanya (Abu Salamah bin Abdurrahman) bahwa ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam meninggal beliau ditutupi dengan kain Hibaroh (nama kain yang terbuat dari kapas).