Musnad Ahmad مسند أحمد

23331–23340 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #23331
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ عَفَّانُ أَخْبَرَنَا الْمَعْنَى عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي نَفَرٍ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ فَجَاءَ بَعِيرٌ فَسَجَدَ لَهُ فَقَالَ أَصْحَابُهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ تَسْجُدُ لَكَ الْبَهَائِمُ وَالشَّجَرُ فَنَحْنُ أَحَقُّ أَنْ نَسْجُدَ لَكَ فَقَالَ اعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَأَكْرِمُوا أَخَاكُمْ وَلَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لِأَحَدٍ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا وَلَوْ أَمَرَهَا أَنْ تَنْقُلَ مِنْ جَبَلٍ أَصْفَرَ إِلَى جَبَلٍ أَسْوَدَ وَمِنْ جَبَلٍ أَسْوَدَ إِلَى جَبَلٍ أَبْيَضَ كَانَ يَنْبَغِي لَهَا أَنْ تَفْعَلَهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shomad] dan [Affan], keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Hammad], [Affan] berkata: Telah mengabarkan kepada kami secara makna, dari [Ali bin Zaid], dari [Sa'id] dari [Aisyah] bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. berada bersama beberapa orang dari Muhajirin dan Anshor, lalu datang seekor unta yang bersujud kepada beliau. Maka para sahabat bekata: "Wahai Rasulullah! Sesunguhnya hewan-hewan ternak dan pepohonan bersujud kepadamu maka kami lebih berhak untuk bersujud kepadamu." Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. bersabda: "Beribadahlah kepada Tuhan kalian dan muliakanlah saudara kalian. Jikalau saya memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada seseorang niscaya saya akan memerintahkan seorang wanita (istri) bersujud kepada suaminya. Jikalau seorang suami memerintahkannya untuk berpindah dari gunung kuning ke gunung hitam dan dari gunung hitam ke gunung putih maka seyogyanya bagi (seorang istri) untuk mematuhinya."

  2. Musnad Ahmad #23332
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُومُ فِي صَلَاةِ الْإِنَابَةِ فَيَرْكَعُ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ ثُمَّ يَسْجُدُ ثُمَّ يَرْكَعُ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ ثُمَّ يَسْجُدُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shomad] telah menceritakan kepada kami [Hammad] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Atha'] dari [Ubaid bin Umair] dari [Aisyah] bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. pernah mengerjakan shalat taubat, maka Beliau ruku` dengan tiga ruku`, lalu sujud, lalu ruku` dengan tiga ruku` kemudian sujud."

  3. Musnad Ahmad #23333
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ كَثِيرٍ قَالَ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ خَسَفَتْ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُصَلَّى فَكَبَّرَ وَكَبَّرَ النَّاسُ ثُمَّ قَرَأَ فَجَهَرَ بِالْقِرَاءَةِ وَأَطَالَ الْقِيَامَ ثُمَّ رَكَعَ فَأَطَالَ الرُّكُوعَ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَقَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ ثُمَّ قَامَ فَقَرَأَ فَأَطَالَ الْقِرَاءَةَ ثُمَّ رَكَعَ فَأَطَالَ الرُّكُوعَ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ ثُمَّ سَجَدَ ثُمَّ قَامَ فَفَعَلَ فِي الثَّانِيَةِ مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ قَالَ إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ لَا يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ فَافْزَعُوا إِلَى الصَّلَاةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shomad] telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Katsir] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Az-Zuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] bahwasanya dia berkata: Pada masa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. pernah terjadi gerhana matahari, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. mendatangi tempat shalat, kemudian beliau bertakbir dan manusia pun (ikut) bertakbir, lalu beliau membaca dan mengeraskan bacaannya, memanjangkan berdirinya, kemudian beliau ruku' dan memanjangkan ruku'nya. Lalu beliau mengangkat kepalanya seraya bersabda: "SAMIA ALLAHU LIMAN HAMIDAH. (Allah maha mendengar terhadap orang yang memuji-Nya)." Kemudian beliau berdiri dan membaca seraya memanjangkan bacaannya. Lalu beliau ruku' dan memanjangkan ruku', kemudian mengangkat kepalanya lalu beliau sujud. Lalu beliau berdiri kembali melakukan yang kedua sebagaimana tadi. Kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah bagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah 'azza wajalla. yang tidak akan tenggelam dengan matinya seseorang atau dengan kehidupannya. Bila mereka telah melakukan hal itu maka berlindunglah kepada shalat."

  4. Musnad Ahmad #23334
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ هَوْذَةَ الْقُرَيْعِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أُمَّ هِلَالٍ حَدَّثَتْهُ أَنَّهَا سَمِعَتْ عَائِشَةَ تَقُولُ مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى غَيْمًا إِلَّا رَأَيْتُ فِي وَجْهِهِ الْهَيْجَ فَإِذَا مَطَرَتْ سَكَنَ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shomad] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ubaidillah bin Haudzah Al-Quray'i] berkata: Telah menceritakan kepadaku [Amru bin Abdurrahman] bahwa [Ummu Hillal] telah menceritakan kepadanya, bahwa dia telah mendengar [Aisyah] berkata: "Tidaklah saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. ketika melihat awan mendung kecuali saya melihat pada wajahnya kegelisahan, dan bila telah turun hujan baru beliau tenang."

  5. Musnad Ahmad #23335
    Detail

    حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنِ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ اللَّيْلِ فَظَنَنْتُ أَنَّهُ يَأْتِي بَعْضَ نِسَائِهِ فَاتَّبَعْتُهُ فَأَتَى الْمَقَابِرَ ثُمَّ قَالَ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ وَإِنَّا بِكُمْ لَاحِقُونَ اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُمْ وَلَا تَفْتِنَّا بَعْدَهُمْ قَالَتْ ثُمَّ الْتَفَتَ فَرَآنِي فَقَالَ وَيْحَهَا لَوْ اسْتَطَاعَتْ مَا فَعَلَتْ قَالَ ذَكَرَهُ شَرِيكٌ مَرَّةً أُخْرَى عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Ashim bin Ubaidillah] dari [Al-Qasim] dari [Aisyah] berkata: Setelah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. melaksanakan shalat malam, saya mengira bahwa beliau akan mendatangi sebagian istri-istrinya, lalu saya mengikutinya dan beliau mendatangi pemakaman seraya bersabda: "Keselematan atas kalian wahai orang-orang beriman, dan kami akan menyusul kalian. Ya Allah, janganlah Engkau haramkan pahala mereka dan janganlah Engkau fitnah kami sesudah mereka." (Aisyah RAH) Berkata: "Kemudian beliau menoleh dan melihatku." Lalu beliau bersabda: "Celaka (Aisyah RAH), kalau bisa (Aisyah RAH) tidak melakukan (ziarah kubur)." (Imam Ahmad bin Hambal RH) Berkata: Pada kesempatan lain [Syarik] menceritakan dari [Yahya bin Sa'id] dari [Al-Qasim bin Muhamad] dari [Aisyah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. dengan hadits yang serupa.

  6. Musnad Ahmad #23336
    Detail

    حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَارَكٍ عَنْ عَاصِمٍ وَعَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا عَاصِمٌ عَنْ مُعَاذَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَسْتَأْذِنُ إِذَا كَانَ يَوْمُ الْمَرْأَةِ مِنَّا بَعْدَ أَنْ نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ { تُرْجِي مَنْ تَشَاءُ مِنْهُنَّ وَتُؤْوِي إِلَيْكَ مَنْ تَشَاءُ وَمَنْ ابْتَغَيْتَ مِمَّنْ عَزَلْتَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكَ } قَالَتْ فَقُلْتُ لَهَا مَا كُنْتِ تَقُولِينَ لَهُ قَالَتْ كُنْتُ أَقُولُ لَهُ إِنْ كَانَ ذَلِكَ إِلَيَّ فَإِنِّي لَا أُرِيدُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنْ أُوثِرَ عَلَيْكَ أَحَدًا

    Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Ishaq] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Mubarak] dari [Ashim] dan [Ali bin Ishaq] berkata: Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] berkata: Telah mengabarkan kepada kami [Ashim] dari [Mu'adzah] dari [Aisyah] bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memohon izin jika berada pada salah seorang istrinya setelah turun ayat Kamu boleh menangguhkan untuk menggauli siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki. dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang Telah kamu cerai, Maka tidak ada dosa bagimu." (Mu`adzah RAH) Berkata: Lalu saya berkata kepada (Aisyah RAH): Lalu apa yang kamu katakan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam? (Aisyah RAH) Berkata: Saya berkata kepadanya: "Jika yang demikian itu terjadi padaku wahai Rasulullah, maka saya tidak akan memberikan jatahku kepada siapapun."

  7. Musnad Ahmad #23337
    Detail

    حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَارَكٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ وَعَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ سَوْدَةَ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ وَهَبْتُ يَوْمِي لِعَائِشَةَ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْسِمُ لَهَا يَوْمَهَا

    Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Ishaq] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Mubarak] dari [Hisyam bin Urwah] dan [Ali bin Ishaq] berkata: Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] berkata: Telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] dari [ayahnya] dari [Aisyah] bahwa Saudah berkata: "Wahai Rasulullah, saya telah memberikan hariku untuk Aisyah. Hal itu karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. membagi hari untuknya."

  8. Musnad Ahmad #23338
    Detail

    حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَارَكٍ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ سُلَيْمٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ مِنْ يُمْنِ الْمَرْأَةِ تَيْسِيرَ خِطْبَتِهَا وَتَيْسِيرَ صَدَاقِهَا وَتَيْسِيرَ رَحِمِهَا

    Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Ishaq] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Mubarak] dari [Usamah bin Zaid] dari [Shafwan bin Sulaim] dari [Urwah] dari [Aisyah] bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya di antara kebaikan seorang wanita adalah mudah dipinang, mudah maharnya, dan mudah rahimnya."

  9. Musnad Ahmad #23339
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ مُوسَى بْنِ سَرْجِسٍ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي حَكِيمٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ أَكَلَ بِشِمَالِهِ أَكَلَ مَعَهُ الشَّيْطَانُ وَمَنْ شَرِبَ بِشِمَالِهِ شَرِبَ مَعَهُ الشَّيْطَانُ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ghailan] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Rasyidin] berkata: Telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Abdullah] dari [Musa bin Sarjis] dari [Isma'il bin Abi Hakim] dari [Urwah bin Az-Zubair] dari [Aisyah] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. bersabda: "Barangsiapa yang makan dengan tangan kirinya maka setan ikut makan bersamanya, dan barangsiapa yang minum dengan tangan kirinya maka setan ikut minum bersamanya."

  10. Musnad Ahmad #23340
    Detail

    حَدَّثَنَا مَنْصُورُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْهَادِ عَنْ عَمْرٍو عَنِ الْمُطَّلِبِ بْنِ حَنْطَبٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَامِرٍ بَعَثَ إِلَى عَائِشَةَ بِنَفَقَةٍ وَكِسْوَةٍ فَقَالَتْ لِلرَّسُولِ إِنِّي يَا بُنَيَّ لَا أَقْبَلُ مِنْ أَحَدٍ شَيْئًا فَلَمَّا خَرَجَ قَالَتْ رُدُّوهُ عَلَيَّ فَرَدُّوهُ فَقَالَتْ إِنِّي ذَكَرْتُ شَيْئًا قَالَهُ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَا عَائِشَةُ مَنْ أَعْطَاكِ عَطَاءً بِغَيْرِ مَسْأَلَةٍ فَاقْبَلِيهِ فَإِنَّمَا هُوَ رِزْقٌ عَرَضَهُ اللَّهُ لَكِ

    Telah menceritakan kepada kami [Manshur bin Salamah] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Laits] dari [Yazid bin Al-Haad] dari [Amru] dari [Al-Muthallib bin Hanthab] bahwa Abdullah bin Amir telah mengirimkan sebuah nafaqah dan baju kepada [Aisyah]. Lalu (Aisyah RAH) Berkata kepada sang utusan: "Wahai anakku, sesungguhnya saya tidak menerima sesuatu dari siapapun." Tatkala utusan tersebut keluar, (Aisyah RAH) Berkata: "Kembalikan itu kepadaku.", lalu mereka mengembalikannya. Kemudian (Aisyah RAH) Berkata: Sesungguhnya saya ingat sesuatu yang disabdakan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, Beliau. bersabda: "Wahai Aisyah! barang siapa yang memberikan sesuatu kepadamu tanpa ada pamrih maka terimalah, karena sesungguhnya dia adalah rizqi yang Allah tawarkan kepadamu."