Musnad Ahmad مسند أحمد

23191–23200 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #23191
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ إبْرَاهِيمَ بْنِ مُهَاجِرٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةُ الْجَالِسِ عَلَى النِّصْفِ مِنْ صَلَاةِ الْقَائِمِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] Telah menceritakan kepada kami [Israil] dari [Ibrahim bin Muhajir] dari [Mujahid] dari [Aisyah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Shalat orang yang duduk (nilainya) setengah dari orang yang shalat berdiri."

  2. Musnad Ahmad #23192
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ شُرَيْحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ إِنْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيُؤْتَى بِالْإِنَاءِ فَأَشْرَبُ مِنْهُ وَأَنَا حَائِضٌ ثُمَّ يَأْخُذُهُ فَيَضَعُ فَاهُ عَلَى مَوْضِعِ فِيَّ وَإِنْ كُنْتُ لَآخُذُ الْعَرْقَ فَآكُلُ مِنْهُ ثُمَّ يَأْخُذُهُ فَيَضَعُ فَاهُ عَلَى مَوْضِعِ فِيَّ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ubaid] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Al Miqdam bin Syuraih] dari [ayahnya] dari [Aisyah] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah diberi bejana air minum lalu saya minum darinya sedang aku dalam keadaan haidl, kemudian beliau mengambilnya dan meletakkan mulutnya ditempat saya meletakkan mulutku, dan jika saya mengambil tulang yang masih ada dagingnya kemudian saya memakan darinya, beliau mengambil (sisanya) dan meletakkan mulutnya di tempat saya meletakkan mulutku."

  3. Musnad Ahmad #23193
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ زَيْنَبَ السَّهْمِيَّةِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ ثُمَّ يُقَبِّلُ وَيُصَلِّي وَلَا يَتَوَضَّأُ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudlail], dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Al Hajjaj] dari [Amru bin Syu'aib] dari [Zainab As Sahmiyah] dari [Aisyah] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berwudhu, kemudian beliau mencium (istri-istrinya) dan shalat tanpa berwudhu (lagi)."

  4. Musnad Ahmad #23194
    Detail

    حَدَّثَنَا مَرْوَانُ قَالَ أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَيَّارٍ قَالَ سَمِعْتُ عَائِشَةَ بِنْتَ طَلْحَةَ تَذْكُرُ عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ جَالِسًا كَاشِفًا عَنْ فَخِذِهِ فَاسْتَأْذَنَ أَبُو بَكْرٍ فَأَذِنَ لَهُ وَهُوَ عَلَى حَالِهِ ثُمَّ اسْتَأْذَنَ عُمَرُ فَأَذِنَ لَهُ وَهُوَ عَلَى حَالِهِ ثُمَّ اسْتَأْذَنَ عُثْمَانُ فَأَرْخَى عَلَيْهِ ثِيَابَهُ فَلَمَّا قَامُوا قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ اسْتَأْذَنَ عَلَيْكَ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ فَأَذِنْتَ لَهُمَا وَأَنْتَ عَلَى حَالِكَ فَلَمَّا اسْتَأْذَنَ عُثْمَانُ أَرْخَيْتَ عَلَيْكَ ثِيَابَكَ فَقَالَ يَا عَائِشَةُ أَلَا أَسْتَحْيِي مِنْ رَجُلٍ وَاللَّهِ إِنَّ الْمَلَائِكَةَ تَسْتَحْيِي مِنْهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Marwan], dia berkata: Telah mengabarkan kepada kami [Ubaidullah bin Yassar], dia berkata: Saya telah mendengar [Aisyah binti Thalhah] bercerita dari [Aisyah Ummil Mukminin], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam duduk dalam keadaan tersingkap pahanya. Lalu Abu Bakar mohon ijin untuk masuk dan beliau mengijinkannya sedang beliau masih dalam keadaan seperti itu. Kemudian Umar mohon ijin masuk dan beliau mengijinkannya sedang beliau juga masih dalam keadaan seperti itu. Kemudian Utsman mohon ijin untuk masuk maka beliau menutupi pahanya dengan kainnya. Ketika mereka telah berdiri dan pergi saya berkata: 'Wahai Rasulullah! Abu Bakar dan Umar memohon ijin masuk kepada engkau dan engkau mengijinkannya sedangkan engkau masih dalam keadaan tersingkap pahanya, namun ketika Utsman datang memohon ijin masuk lantas engkau menutup paha engkau dengan kainmu, Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Wahai Aisyah! Apakah saya tidak malu dari seorang lelaki yang demi Allah, sesungguhnya Malaikat malu darinya."

  5. Musnad Ahmad #23195
    Detail

    حَدَّثَنَا مَرْوَانُ قَالَ أَخْبَرَنَا أَبُو عَبْدِ الْمَلِكِ الْمَكِّيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعُسَيْلَةُ هِيَ الْجِمَاعُ

    Telah menceritakan kepada kami [Marwan], dia berkata: Telah mengabarkan kepada kami [Abu Abdil Malik Al-Makky], dia berkata: 'elah menceritakan kepada kami [Abudullah bin Abi Mulaikah] dari [Aisyah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Madu yang manis adalah bersetubuh."

  6. Musnad Ahmad #23196
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْكِلَابِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدٍ قَالَ سَمِعْتُ عَائِشَةَ تَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ يُقَالُ لَهُ أَبُو عَتِيقٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdah bin Sulaiman Al Kilabi] Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ishaq] dari [Abdillah bin Muhammad] berkata: Saya telah mendengar [Aisyah] berkata: 'Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Siwak itu dapat membersihkan mulut dan dapat mendatangkan keridlaan Allah AzzaWaJalla." Abdullah bin Muhammad berkata: "Dia sering dipanggil Abu 'Athiq."

  7. Musnad Ahmad #23197
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَا عَلِمْنَا بِدَفْنِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى سَمِعْتُ صَوْتَ الْمَسَاحِي مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ لَيْلَةَ الْأَرْبِعَاءِ قَالَ مُحَمَّدٌ وَالْمَسَاحِي الْمُرُورُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdah bin Sulaiman], dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ishak] dari [Fathimah binti Muhammad] dari [Amrah] dari [Aisyah] berkata: "Saya tidak mengetahui penguburan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam hingga saya mendengar suara derap kaki di akhir malam, pada malam rabu." Muhammad berkata: al masahi artinya adalah suara orang lewat (derap kaki).

  8. Musnad Ahmad #23198
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا كَهْمَسٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ عَنْ صَوْمِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ مَا عَلِمْتُهُ صَامَ شَهْرًا حَتَّى يُفْطِرَ مِنْهُ وَلَا أَفْطَرَهُ حَتَّى يَصُومَ مِنْهُ حَتَّى مَضَى لِسَبِيلِهِ

    Telah berkata kepada kmai [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Kahmas] dari [Abdulloh bin Syaqiq] berkata: saya bertanya kepada [Aisyah] tentang puasa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (di selain ramadhan), ia berkata: "Setahuku, Rasulullah shallallahu'alaihiwasalam tidak pernah melakukan puasa satu bulan total, beberapa hari diantaranya musti beliau tidak puasa. Dan beliau juga tidak pernah sebulan penuh tidak puasa, melainkan beberapa hari diantaranya beliau lakukan puasa. Dan yang demikian itu terus berlaku hingga Beliau meninggal."

  9. Musnad Ahmad #23199
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يَقْرَأُ آيَةً فَقَالَ رَحِمَهُ اللَّهُ لَقَدْ أَذْكَرَنِي آيَةً كُنْتُ نُسِّيتُهَا

    Telah berkata kekepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [ayahnya] dari [Aisyah] berkata: Nabi mendengar seorang lelaki membaca sebuah ayat, kontan beliau Shallallahu'alaihiwasalam bersabda: "Semoga Allah merahmatiya, sungguh ia telah mengingatkanku sebuah ayat yang saya dibuat lupa terhadapnya.

  10. Musnad Ahmad #23200
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ أَبِي مُزَرِّدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ رُومَانَ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّحِمُ مَنْ وَصَلَهَا وَصَلَهُ اللَّهُ وَمَنْ قَطَعَهَا قَطَعَهُ اللَّهُ

    Telah menceritakan kepada kami [waki'] Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin abu Muzawwid] dari [Yazid bin Ruman] dari [Urwah bin Az-Zubair] dari [Aisyah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang menyambung silaturahmi, Allah menyambungnya dan barang siapa yang memutus tali shilaturahim, Allah memutusnya."