Musnad Ahmad مسند أحمد

22161–22170 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #22161
    Detail

    حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ حُذَيْفَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اقْتَدُوا بِاللَّذَيْنِ مِنْ بَعْدِي أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ

    Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari [Za`idah] dari ['Abdul Malik bin 'Umair] dari [Rib'i bin Hirasy] dari [Hudzaifah bin Al Yaman] bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Teladanilah dua orang sepeninggalku: Abu Bakar dan 'Umar."

  2. Musnad Ahmad #22162
    Detail

    حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ حَدَّثَنَا شَقِيقٌ عَنْ حُذَيْفَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى سُبَاطَةَ قَوْمٍ فَبَالَ قَائِمًا فَذَهَبْتُ أَتَبَاعَدُ عَنْهُ فَقَدَّمَنِي حَتَّى قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ وَسَقَطَتْ عَلَى أَبِي كَلِمَةٌ

    Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah bercerita kepada kami [Al A'masy] telah bercerita kepada kami [Syaqiq] dari [Hudzaifah bin Al Yaman] bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam mendatangi tempat pembuangan kaum, beliau buang air kecil dengan berdiri lalu aku pergi menjauh dari beliau lalu beliau memberiku -berkata Abu 'Abdur Rahman: Ada satu kata-kata yang hilang dari ayahku.

  3. Musnad Ahmad #22163
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ هَمَّامٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَتَّاتٌ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah bercerita kepada kami [Al A'masy] dari [Ibrahim] dari [Hammam] dari [Hudzaifah bin Al Yaman] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Tidak masuk surga orang yang suka mengadu domba."

  4. Musnad Ahmad #22164
    Detail

    حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ بَلَغَهُ أَنَّ أَبَا مُوسَى كَانَ يَبُولُ فِي قَارُورَةٍ وَيَقُولُ إِنَّ بَنِي إِسْرَائِيلَ كَانُوا إِذَا أَصَابَ أَحَدَهُمْ الْبَوْلُ قَرَضَ مَكَانَهُ قَالَ حُذَيْفَةُ وَدِدْتُ أَنَّ صَاحِبَكُمْ لَا يُشَدِّدُ هَذَا التَّشْدِيدَ لَقَدْ رَأَيْتُنِي نَتَمَاشَى مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَانْتَهَيْنَا إِلَى سُبَاطَةٍ فَقَامَ يَبُولُ كَمَا يَبُولُ أَحَدُكُمْ فَذَهَبْتُ أَتَنَحَّى عَنْهُ فَقَالَ ادْنُهْ فَدَنَوْتُ مِنْهُ حَتَّى كُنْتُ عِنْدَ عَقِبِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Abu Wa`il] dari [Hudzaifah bin Al Yaman] berkata: Telah sampai padanya bahwa Abu Musa buang air kecil di gelas dan berkata: Bani Isra`il bila salah seorang diantara mereka terkena air kecing, ia mengeri tempat yang terkena kencingnya. Berkata Hudzaifah bin Al Yaman: Aku ingin teman kalian tidak berlebihan seperti itu, aku pernah berjalan bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam, kami tiba ditempat pembuangan sampah lalu beliau berdiri buang air kecil layaknya salah seorang diantara kalian, aku pergi menjauhi beliau. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Mendekatlah." Aku mendekati beliau hingga ku berada didekat tumit beliau.

  5. Musnad Ahmad #22165
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ خُثَيْمَةَ عَنْ أَبِي حُذَيْفَةَ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ اسْمُهُ سَلَمَةُ بْنُ الْهَيْثَمِ بْنِ صُهَيْبٍ مِنْ أَصْحَابِ ابْنِ مَسْعُودٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ كُنَّا إِذَا حَضَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى طَعَامٍ لَمْ نَضَعْ أَيْدِيَنَا حَتَّى يَبْدَأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَضَعَ يَدَهُ وَإِنَّا حَضَرْنَا مَعَهُ طَعَامًا فَجَاءَتْ جَارِيَةٌ كَأَنَّمَا تُدْفَعُ فَذَهَبَتْ تَضَعُ يَدَهَا فِي الطَّعَامِ فَأَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهَا وَجَاءَ أَعْرَابِيٌّ كَأَنَّمَا يُدْفَعُ فَذَهَبَ يَضَعُ يَدَهُ فِي الطَّعَامِ فَأَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَسْتَحِلُّ الطَّعَامَ إِذَا لَمْ يُذْكَرْ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ جَاءَ بِهَذِهِ الْجَارِيَةِ لِيَسْتَحِلَّ بِهَا فَأَخَذْتُ بِيَدِهَا وَجَاءَ بِهَذَا الْأَعْرَابِيِّ لِيَسْتَحِلَّ بِهِ فَأَخَذْتُ بِيَدِهِ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّ يَدَهُ فِي يَدِي مَعَ يَدِهِمَا يَعْنِي الشَّيْطَانَ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah bercerita kepada kami [Al A'masy] dari [Khutsaimah] dari [Abu Hudzaifah bin Al Yaman] berkata Abu 'Abdur Rahman, namanya Salamah bin Al Haitsam bin Shuhaib, salah seorang sahabat Ibnu Mas'ud dari Hudzaifah bin Al Yaman berkata: Bila kami menghadiri suatu makanan bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam, kami tidak meletakkan tangan kami hingga beliau memulai meletakkan tangan beliau. Suatu ketika kami menghadiri jamuan makanan bersama beliau, lalu anak kecil tiba sepertinya ia didorong lalu ia meletakkan tangannya diatas makanan, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam meraih tangannya, kemudian seorang badui datang, sepertinya ia didorong lalu ia meletakkan tangannya diatas makanan, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam meraih tangannya, kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Setan mendapatkan makanan yang tidak disebut nama Allah dan ia datang bersama anak ini untuk mendapatkannya lalu aku meraih tangannya, ia datang bersama orang badui ini untuk mendapatkannya lalu aku meraih tangannya. Demi Dzat Yang jiwak berada ditanganNya tangan setan ada ditanganku bersama tangan keduanya." Yaitu setan.

  6. Musnad Ahmad #22166
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الدَّجَّالُ أَعْوَرُ الْعَيْنِ الْيُسْرَى جُفَالُ الشَّعْرِ مَعَهُ جَنَّةٌ وَنَارٌ فَنَارُهُ جَنَّةٌ وَجَنَّتُهُ نَارٌ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah bercerita kepada kami [Al A'masy] dari [Syaqiq] dari [Hudzaifah bin Al Yaman] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Dajjal itu buta sebelah matanya, rambutnya ikal, surga dan neraka bersamanya, nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka."

  7. Musnad Ahmad #22167
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا أَبُو مَالِكٍ الْأَشْجَعِيُّ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ فُضِّلَتْ هَذِهِ الْأُمَّةُ عَلَى سَائِرِ الْأُمَمِ بِثَلَاثٍ جُعِلَتْ لَهَا الْأَرْضُ طَهُورًا وَمَسْجِدًا وَجُعِلَتْ صُفُوفُهَا عَلَى صُفُوفِ الْمَلَائِكَةِ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ ذَا وَأُعْطِيتُ هَذِهِ الْآيَاتِ مِنْ آخِرِ الْبَقَرَةِ مِنْ كَنْزٍ تَحْتَ الْعَرْشِ لَمْ يُعْطَهَا نَبِيٌّ قَبْلِي قَالَ أَبُو مُعَاوِيَةَ كُلُّهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah bercerita kepada kami [Abu Malik Al Asyja'i] dari [Rib'i bin Hirasy] dari [Hudzaifah bin Al Yaman] berkata: Ummat ini diberi kelebihian atas seluruh ummat dengan tiga hal: bumi dijadikan untuk bersuci dan masjid, shaf-shafnya dijadikan diatas shaf-shaf malaikat. Berkata Hudzaifah bin Al Yaman: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam menyabdakannya dan ummat ini diberi ayat-ayat terakhir surat Al Baqarah dari harta simpanan dibawah 'arsy yang tidak diberikan kepada seorang nabi pun sebelumku." Berkata Abu Mu'awiyah: Semuanya dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam.

  8. Musnad Ahmad #22168
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا أَبُو مَالِكٍ الْأَشْجَعِيُّ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَعْرُوفُ كُلُّهُ صَدَقَةٌ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah bercerita kepada kami [Abu Malik Al Asyja'i] dari [Rib'I bin Hirasy] dari [Hudzaifah] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Semua kebaikan adalah sedekah."

  9. Musnad Ahmad #22169
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا أَبُو مَالِكٍ الْأَشْجَعِيُّ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ وَعَنْ حُذَيْفَةَ قَالَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ رَجُلٌ مِمَّنْ كَانَ قَبْلَكُمْ يَعْمَلُ بِالْمَعَاصِي فَلَمَّا حَضَرَهُ الْمَوْتُ قَالَ لِأَهْلِهِ إِذَا أَنَا مُتُّ فَأَحْرِقُونِي ثُمَّ اطْحَنُونِي ثُمَّ ذَرُّونِي فِي الْبَحْرِ فِي يَوْمِ رِيحٍ عَاصِفٍ قَالَ فَلَمَّا مَاتَ فَعَلُوا قَالَ فَجَمَعَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي يَدِهِ قَالَ لَهُ مَا حَمَلَكَ عَلَى مَا صَنَعْتَ قَالَ خَوْفُكَ قَالَ فَإِنِّي قَدْ غَفَرْتُ لَكَ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah bercerita kepada kami [Abu Malik Al Asyja'i] dari [Rib'I bin Hirasy] dari [Abu Mas'ud Al Anshari] dan [Hudzaifah bin Al Yaman] keduanya berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Ada seseorang sebelum kalian melakukan kemaksiatan, saat ia meninggal, ia berkata kepada keluarganya: Bila aku mati nanti, bakarlah aku, tumbuklah aku lalu sebarkan (abu) ku dilaut saat angin bertiup kencang. Saat ia mati keluarganya melaksanakan pesan itu. Lalu Allah 'azza wajalla menyatukannya ditanganNya lalu berfirman padanya: Apa yang membuatmu melakukan hal itu? Orang itu menjawab: Karena takut padaMu. Allah berfirman: Aku telah mengampunimu."

  10. Musnad Ahmad #22170
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا أَبُو مَالِكٍ الْأَشْجَعِيُّ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ أَمْرِ النُّبُوَّةِ الْأُولَى إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah bercerita kepada kami [Abu Malik Al Asyja'i] dari [Rib'i bin Khirasy] dari [Hudzaifah bin Al Yaman] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: " Diantara hal yang diperoleh manusia dari kenabian pertama adalah bila engkau tidak malu maka berbuatlah semaumu."