Musnad Ahmad مسند أحمد

2091–2100 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #2091
    Detail

    حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَطَاءٍ الْعَطَّارِ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَتَصَدَّقُ بِدِينَارٍ فَإِنْ لَمْ يَجِدْ فَنِصْفُ دِينَارٍ يَعْنِي الَّذِي يَغْشَى امْرَأَتَهُ حَائِضًا

    Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Atha` Al 'Aththar] dari [Ikrimah] dari [Ibnu 'Abbas]: bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: " (Hendaklah seseorang) bersedekah sebanyak satu dinar, jika tidak mendapatkannya maka dengan setengah dinar yakni bagi siapa yang telah mendatangi isterinya ketika haidl."

  2. Musnad Ahmad #2092
    Detail

    حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ لَقِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَاعِزَ بْنَ مَالِكٍ فَقَالَ أَحَقٌّ مَا بَلَغَنِي عَنْكَ قَالَ وَمَا بَلَغَكَ عَنِّي قَالَ بَلَغَنِي أَنَّكَ فَجَرْتَ بِأَمَةِ آلِ فُلَانٍ قَالَ نَعَمْ فَرَدَّهُ حَتَّى شَهِدَ أَرْبَعَ مَرَّاتٍ ثُمَّ أَمَرَ بِرَجْمِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Simak] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu 'Abbas], ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertemu Ma'iz bin Malik lalu bersabda: "Apakah benar kabar tentangmu yang sampai kepadaku?" ia berkata: "Kabar apa yang telah sampai kepadamu tentang diriku?" Beliau bersabda: "Telah sampai kepadaku bahwa engkau telah berbuat mesum dengan budak perempuan milik keluarga fulan." Ia berkata: "Ya." Maka beliau mengulanginya hingga ia bersaksi empat kali, kemudian beliau memerintahkan untuk merajamnya.

  3. Musnad Ahmad #2093
    Detail

    حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ عَنْ عَلِىِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ يُوسُفَ بْنِ مِهْرَانَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَام قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ رَأَيْتَنِي وَأَنَا آخُذُ مِنْ حَالِ الْبَحْرِ فَأَدُسُّهُ فِي فِي فِرْعَوْنَ

    Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hammad] yakni Ibnu Salamah, dari [Ali bin Zaid] dari [Yusuf bin Mihran] dari [Ibnu 'Abbas]: bahwa Jibril 'Alaihissalam berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: "Seandainya engkau melihatku ketika aku mengambil lumpur laut lalu aku memasukkannya ke mulut Fir'aun."

  4. Musnad Ahmad #2094
    Detail

    حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الثَّقَلِ مِنْ جَمْعٍ بِلَيْلٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hammad] yakni Ibnu Zaid, dari [Ayyub] dari [Ikrimah] dari [Ibnu 'Abbas], ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengutusku untuk membawa perbekalan perjalanan dari Jam'un (Muzdalifah) di malam hari."

  5. Musnad Ahmad #2095
    Detail

    حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنْ حَمَّادٍ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ يُوسُفَ بْنِ مِهْرَانَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَالَ لِي جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام إِنَّهُ قَدْ حُبِّبَ إِلَيْكَ الصَّلَاةُ فَخُذْ مِنْهَا مَا شِئْتَ

    Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Hammad] yakni Ibnu Salamah, dari [Ali bin Zaid] dari [Yusuf bin Mihran] dari [Ibnu 'Abbas]: bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jibril 'Alaihissalam berkata kepadaku: 'Sesungguhnya telah dijadikan kecintaanmu pada shalat, maka ambillah darinya sekehendakmu.'"

  6. Musnad Ahmad #2096
    Detail

    حَدَّثَنَا يُونُسُ وَعَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ قَالَ عَفَّانُ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ عَنْ يُوسُفَ بْنِ مِهْرَانَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَجُلًا أَتَى عُمَرَ فَقَالَ امْرَأَةٌ جَاءَتْ تُبَايِعُهُ فَأَدْخَلْتُهَا الدَّوْلَجَ فَأَصَبْتُ مِنْهَا مَا دُونَ الْجِمَاعِ فَقَالَ وَيْحَكَ لَعَلَّهَا مُغِيبٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ أَجَلْ قَالَ فَأْتِ أَبَا بَكْرٍ فَاسْأَلْهُ قَالَ فَأَتَاهُ فَسَأَلَهُ فَقَالَ لَعَلَّهَا مُغِيبٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ فَقَالَ مِثْلَ قَوْلِ عُمَرَ ثُمَّ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَهُ مِثْلَ ذَلِكَ قَالَ فَلَعَلَّهَا مُغِيبٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَنَزَلَ الْقُرْآنُ { وَأَقِمْ الصَّلَاةَ طَرَفَيْ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنْ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ } إِلَى آخِرِ الْآيَةِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلِي خَاصَّةً أَمْ لِلنَّاسِ عَامَّةً فَضَرَبَ عُمَرُ صَدْرَهُ بِيَدِهِ فَقَالَ لَا وَلَا نَعْمَةَ عَيْنٍ بَلْ لِلنَّاسِ عَامَّةً فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَدَقَ عُمَرُ

    Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dan ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] yakni Ibnu Salamah, dari [Ali bin Zaid], ['Affan] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Ali bin Zaid] dari [Yusuf bin Mihran] dari [Ibnu 'Abbas]: bahwa seorang laki-laki datang kepada Umar lalu berkata: Seorang perempuan datang membai'atnya, kemudian memasukkannya ke dalam ruangan kecil sehingga aku mendapatkan darinya (dapat melakukan apapun) kecuali persetubuhan. Umar berkata: "Celaka engkau. Mungkin ia ditinggal pergi suaminya fi sabilillah?" Ia menjawab: "Benar." Umar berkata lagi, "Temuilah Abu Bakar lalu tanyakan padanya." Maka ia pun mendatanginya lalu menanyakan hal tersebut, Abu Bakar berkata: "Mungkin ia ditinggal pergi suaminya fi sabilillah." Lalu ia mengatakan sebagaimana yang dikatakan Umar, kemudian laki-laki itu menemui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu mengatakan seperti yang telah dikatakannya itu, beliau pun bersabda: "Mungkin ia ditinggal suaminya fi sabilillah." Dan turunlah ayat: (Dan Dirikanlah shalat pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan yang buruk.) sampai akhir ayat. Lalu laki-laki itu berkata: "Ya Rasulullah apakah ayat ini khusus bagiku atau untuk semua manusia?" Maka Umar menepuk dada laki-laki itu dengan tangannya seraya berkata: "Tidak, tidak ada kesenangan pribadi, akan tetapi untuk semua orang." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Umar benar."

  7. Musnad Ahmad #2097
    Detail

    حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ يُوسُفَ بْنِ مِهْرَانَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ جَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَدِيفُهُ أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ فَسَقَيْنَاهُ مِنْ هَذَا الشَّرَابِ فَقَالَ أَحْسَنْتُمْ هَكَذَا فَاصْنَعُوا

    Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hammad] yakni Ibnu Salamah, dari [Ali bin Zaid] dari [Yusuf bin Mihran] dari [Ibnu 'Abbas], ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam datang dengan membonceng Usamah bin Zaid lalu kami memberinya minum dari air minum ini, maka beliau bersabda: "Bagus, begitulah semestinya yang kalian kerjakan."

  8. Musnad Ahmad #2098
    Detail

    حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ شُجَاعٍ قَالَ مَا أَحْفَظُهُ إِلَّا سَالِمٌ الْأَفْطَسُ الْجَزَرِيُّ ابْنُ عَجْلَانَ حَدَّثَنِي عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الشِّفَاءُ فِي ثَلَاثَةٍ شَرْبَةِ عَسَلٍ وَشَرْطَةِ مِحْجَمٍ وَكَيَّةِ نَارٍ وَأَنْهَى أُمَّتِي عَنْ الْكَيِّ

    Telah menceritakan kepada kami [Marwan bin Syuja'] berkata: Aku tidak menghafalnya kecuali [Salim Al Afthas Al Jazari Ibnu 'Ajlan] telah menceritakan kepadaku dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu 'Abbas], ia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kesembuhan ada pada tiga hal: minum madu, urat darah yang dibekam dan kay dengan api, namun aku melarang umatku menggunakan kay."

  9. Musnad Ahmad #2099
    Detail

    حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ يَعْنِي ابْنَ سَعْدٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ وَيَعْقُوبُ حَدَّثَنِي أَبِي عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ الْمُشْرِكُونَ يَفْرُقُونَ رُءُوسَهُمْ وَكَانَ أَهْلُ الْكِتَابِ يَسْدِلُونَ قَالَ يَعْقُوبُ أَشْعَارَهُمْ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحِبُّ وَيُعْجِبُهُ مُوَافَقَةُ أَهْلِ الْكِتَابِ قَالَ يَعْقُوبُ فِي بَعْضِ مَا لَمْ يُؤْمَرْ قَالَ إِسْحَاقُ فِيمَا لَمْ يُؤْمَرْ فِيهِ فَسَدَلَ نَاصِيَتَهُ ثُمَّ فَرَقَ بَعْدُ

    Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin 'Isa] telah menceritakan kepadaku [Ibrahim] yakni Ibnu Sa'd, dari [Az Zuhri]. Dan [Ya'qub] berkata: telah menceritakan kepadaku [bapakku] dari [Ibnu Syihab] dari [Ubaidullah bin Abdullah] dari [Ibnu 'Abbas], ia berkata: "Orang-orang Musyrik biasa membelah rambut mereka, sedangkan Ahli Kitab mengurai -Ya'qub berkata: – rambut mereka. Sementara Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam senang dan suka menyamai Ahli Kitab -Ya'qub melanjutkan: – di sebagian perkara yang tidak diperintahkan." Sedang Ishaq menyebutkan: "Pada perkara yang tidak diperintahkan." Ishaq melanjutkan: "Pada perkara yang tidak diperintahkan. Lalu beliau mengurai rambut bagian depannya, dan beliau membelahnya."

  10. Musnad Ahmad #2100
    Detail

    حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُثْمَانَ بْنِ خُثَيْمٍ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ قَالَ رَأَيْتُ مُعَاوِيَةَ يَطُوفُ بِالْبَيْتِ عَنْ يَسَارِهِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبَّاسٍ وَأَنَا أَتْلُوهُمَا فِي ظُهُورِهِمَا أَسْمَعُ كَلَامَهُمَا فَطَفِقَ مُعَاوِيَةُ يَسْتَلِمُ رُكْنَ الْحَجَرَ فَقَالَ لَهُ ابْنُ عَبَّاسٍ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَسْتَلِمْ هَذَيْنِ الرُّكْنَيْنِ فَيَقُولُ مُعَاوِيَةُ دَعْنِي مِنْكَ يَا ابْنَ عَبَّاسٍ فَإِنَّهُ لَيْسَ مِنْهَا شَيْءٌ مَهْجُورٌ فَطَفِقَ ابْنُ عَبَّاسٍ لَا يَزِيدُهُ كُلَّمَا وَضَعَ يَدَهُ عَلَى شَيْءٍ مِنْ الرُّكْنَيْنِ قَالَ لَهُ ذَلِكَ

    Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] telah menceritakan kepada kami [Abu Khaitsumah] dari [Abdullah bin Utsman bin Khutsaim] dari [Abu Thufail] berkata: Aku melihat Mu'awiyah mengelilingi Ka'bah di sebelah kiri Abdullah bin 'Abbas, sementara aku menirukan keduanya di belakang mereka berdua sambil mendengarkan ucapan mereka berdua, lalu Mu'awiyah hendak beristilam (menyentuh, mencium atau memberi isyarat) pada sudut Hajar Aswad, maka [Ibnu 'Abbas] berkata kepadanya: "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah beristilam pada kedua sudut ini." Mu'awiyah pun berkata: "Biarkan aku wahai Ibnu 'Abbas. Sesungguhnya tidak ada sesuatu pun darinya yang layak ditinggalkan." Maka Ibnu 'Abbas pun tidak menambahkan (perkataan) nya. Setiap kali ia menempelkan tangannya pada sesuatu dari kedua sudut tersebut, ia (Ibnu 'Abbas) mengatakan hal itu."