Musnad Ahmad مسند أحمد

19141–19150 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #19141
    Detail

    حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَوْ غَيْرِهِ أَنَّ حُصَيْنًا أَوْ حَصِينًا أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ لَعَبْدُ الْمُطَّلِبِ كَانَ خَيْرًا لِقَوْمِهِ مِنْكَ كَانَ يُطْعِمُهُمْ الْكَبِدَ وَالسَّنَامَ وَأَنْتَ تَنْحَرُهُمْ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَقُولَ فَقَالَ لَهُ مَا تَأْمُرُنِي أَنْ أَقُولَ قَالَ قُلْ اللَّهُمَّ قِنِي شَرَّ نَفْسِي وَاعْزِمْ لِي عَلَى أَرْشَدِ أَمْرِي قَالَ فَانْطَلَقَ فَأَسْلَمَ الرَّجُلُ ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ إِنِّي أَتَيْتُكَ فَقُلْتَ لِي قُلْ اللَّهُمَّ قِنِي شَرَّ نَفْسِي وَاعْزِمْ لِي عَلَى أَرْشَدِ أَمْرِي فَمَا أَقُولُ الْآنَ قَالَ قُلْ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَخْطَأْتُ وَمَا عَمَدْتُ وَمَا عَلِمْتُ وَمَا جَهِلْتُ

    Telah menceritakan kepada kami [Hasan], telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Manshur] dari [Rabi'i bin Hirasy] dari ['Imran bin Hushain] atau yang lain bahwa seseorang bernama Hushain atau Hashin datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sambil berkata: "Wahai Muhammad, sungguh Abdul Muthallib adalah orang terbaik bagi kaumnya daripada kamu. Ia memberi makan kaumnya dengan hati dan punuk unta, sementara kamu menyembelih mereka." Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda sebagaimana yang di kehendaki Allah. Laki-laki itu berkata lagi: "Lalu apa yang anda suruh untuk aku katakan?." Beliau bersabda: "Katakanlah: Allahumma Qinii syarra nafsi wa 'A'zimlii 'ala 'arsyadi amrii (Ya Allah, jagalah daku dari kejahatan diriku dan tunjukilah daku kepada kebaikan urusanku)." 'Imran bin Hushain berkata: "Lalu laki-laki itu itu pergi dan masuk Islam, kemudian datang lagi sambil berkata: "Aku datang kepadamu lalu engkau menyuruhku untuk membaca: Allahumma Qinii syarra nafsii wa 'A'zimlii 'ala 'arsyadi amrii (Ya Allah, jagalah daku dari kejahatan diriku dan tunjukilah daku kepada kebaikan urusanku), lantas apa yang aku katakan sekarang?." Beliau bersabda: "Katakanlah: Allahummaghfirlii maa asrartu wamaa 'a'lantu wamaa akhtha'tu wamaa 'amadtu wamaa 'alimtu wamaa jahiltu (Ya Allah, ampunilah daku dari dosa yang tersembunyi dan yang nampak, yang lalai maupun yang disengaja, yang aku tahu maupun tidak)."

  2. Musnad Ahmad #19142
    Detail

    حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ ابْنِ جُدْعَانَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ أَكَلَ الطَّعَامَ وَمَشَى فِي الْأَسْوَاقِ يَعْنِي الدَّجَّالَ

    Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Abdullah], telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibnu Jud'an] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya Dajjal juga memakan makanan dan berjalan dipasar-pasar."

  3. Musnad Ahmad #19143
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِدْرِيسَ يَعْنِي الشَّافِعِيَّ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدِ بْنِ جُدْعَانَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ قَالَ أَنْشُدُ اللَّهَ رَجُلًا سَمِعَ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْجَدِّ شَيْئًا فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ شَهِدْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْطَاهُ الثُّلُثَ قَالَ مَعَ مَنْ قَالَ لَا أَدْرِي قَالَ لَا دَرَيْتَ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Idris yaitu Asy Syafi'i], telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Ali bin Zaid bin Jud'an] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Umar bin Khattab berkata: "Aku bersumpah atas nama Allah siapakah seseorang yang pernah mendengar dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentang (bagian) seorang kakek, tiba-tiba seorang laki-laki berdiri sambil berkata: "Aku telah menyaksikan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memberikan sepertiga. Umar berkata: "Bersama siapa? Dia menjawab: "Aku tidak tahu." Umar berkata: "Berarti kamu tidak tahu."

  4. Musnad Ahmad #19144
    Detail

    حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى وَسُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ قَالَا ثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا غَيْلَانُ بْنُ جَرِيرٍ عَنْ مُطَرِّفٍ قَالَ صَلَّيْتُ صَلَاةً خَلْفَ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ أَنَا وَعِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ فَكَانَ إِذَا سَجَدَ كَبَّرَ وَإِذَا رَفَعَ كَبَّرَ وَإِذَا نَهَضَ مِنْ الرَّكْعَتَيْنِ كَبَّرَ فَلَمَّا قَضَى الصَّلَاةَ أَخَذَ بِيَدِي عِمْرَانُ فَقَالَ لَقَدْ ذَكَّرَنِي هَذَا قَبَلُ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَالَ لَقَدْ صَلَّى بِنَا هَذَا صَلَاةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

    Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] dan [Sulaiman bin Harb], keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid], telah menceritakan kepada kami [Ghailan bin Jariir] dari [Mutharrif] ia berkata: Aku dan 'Imran bin Hushain pernah shalat di belakang Ali bin Abu Thalib, Ali bertakbir ketika hendak sujud, bangun dari sujud dan bangkit dari dua rak'at. Seusai shalat 'Imran memegang tanganku sambil berkata: "Sungguh ini mengingatkan aku dengan shalat Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam." Atau berkata: "Sungguh shalat ini sama sebagaimana kami shalat di belakang Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam."

  5. Musnad Ahmad #19145
    Detail

    حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا مَنْصُورٌ وَحُمَيْدٌ وَيُونُسُ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُنَا فَيَأْمُرُنَا بِالصَّدَقَةِ وَيَنْهَانَا عَنْ الْمُثْلَةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Suraih bin Nu'man], telah menceritakan kepada kami [Husyaim], telah mengabarkan pada kami [Manshur] dan [Humaid] dan [Yunus] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata: "Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam berkhutbah di hadapan kami, beliau selalu memerintahkan kami bersedekah dan melarang memutilasi."

  6. Musnad Ahmad #19146
    Detail

    حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ خَيْثَمَةَ لَيْسَ فِيهِ عَنْ الْحَسَنِ الْبَصْرِيِّ قَالَ مَرَّ عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ بِرَجُلٍ يَقُصُّ فَقَالَ عِمْرَانُ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اقْرَءُوا الْقُرْآنَ وَسَلُوا اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى بِهِ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَجِيءَ قَوْمٌ يَسْأَلُونَ النَّاسَ بِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Mu'ammal], telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Al 'A'masy] dari [Haitsamah], -tidak ada di dalamnya riwayat dari Al Hasan Al Bashri- ia berkata: 'Imran bin Hushain pernah melewati seseorang yang tengah berkisah, lalu 'Imran berkata: "Inna Lillahi Wa inna Ilaihi Raaji'uun, Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bacalah Al Qur'an dan mintalah kepada Allah Tabaraka Wata'ala sebelum datang sekelompok kaum yang meminta minta kepada manusia."

  7. Musnad Ahmad #19147
    Detail

    حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ نَزَلَ الْقُرْآنُ وَسَنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السُّنَنَ ثُمَّ قَالَ اتَّبِعُونَا فَوَاللَّهِ إِنْ لَمْ تَفْعَلُوا تَضِلُّوا

    Telah menceritakan kepada kami [Mu'ammal], telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Ali bin Zaid] dari [Al Hasan] dari [Imran bin Hushain] ia berkata: "Alqur'an telah diturunkan dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah menentukan sunah, kemudian beliau bersabda: "Ikutilah kami! Demi Allah kalau kalian tidak mengikuti kami, kalian pasti tersesat."

  8. Musnad Ahmad #19148
    Detail

    حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْعَدَوِيِّ قَالَ دَخَلْنَا عَلَى عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ فِي رَهْطٍ مِنْ بَنِي عَدِيٍّ فِينَا بُشَيْرُ بْنُ كَعْبٍ فَحَدَّثَنَا عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ أَوْ إِنَّ الْحَيَاءَ خَيْرٌ كُلُّهُ فَقَالَ بُشَيْرُ بْنُ كَعْبٍ إِنَّا لَنَجِدُ فِي بَعْضِ الْكُتُبِ أَوْ قَالَ الْحِكْمَةِ أَنَّ مِنْهُ سَكِينَةً وَوَقَارًا لَلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَمِنْهُ ضَعْفًا فَأَعَادَ عِمْرَانُ الْحَدِيثَ وَأَعَادَ بُشَيْرٌ مَقَالَتَهُ حَتَّى ذَكَر ذَاكَ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا فَغَضِبَ عِمْرَانُ حَتَّى احْمَرَّتْ عَيْنَاهُ وَقَالَ أُحَدِّثُكَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتَعْرِضُ فِيهِ لِحَدِيثِ الْكُتُبِ قَالَ فَقُلْنَا يَا أَبَا نُجَيْدٍ إِنَّهُ لَا بَأْسَ بِهِ وَإِنَّهُ مِنَّا فَمَا زِلْنَا حَتَّى سَكَنَ

    Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin 'Isa], telah menceritakan kepada kami [Hammad yaitu Ibnu Zaid] dari [Ishaq bin Suwaid] dari [Abu Qatadah Al 'Adawi] ia berkata: Aku datang menemui 'Imran bin Hushain di sekumpulan bani 'Ady sementara ditengah-tengah kami terdapat Busyair bin Ka'ab, lalu 'Imran bin Hushain berkata: Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam bersabda: "Malu itu semuanya baik." Atau mengatakan: "Sesungguhnya malu itu semuanya baik." Lalu Busyair bin Ka'ab berkata: "Sungguh kami juga mendapatkan di sebagian kitab, -atau ia berkata- dalam 'Al Hikmah' bahwa dari sifat malu tersebut terdapat ketenangan dan ketentraman dari Allah Azza Wa Jalla serta pahala yang berlipat." 'Imran pun mengulang hadits tersebut, dan Busyair juga mengulangi ucapan dari kitabnya hingga kejadian itu terulang dua atau tiga kali. Maka 'Imran marah hingga matanya memerah sambil berkata: "Aku menyampaikan hadits dari Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam, sementara kamu menyisipinya dengan perkataan dari Al Kitab!." Kami pun berkata: "Wahai Abu Nujaid, sungguh itu tidak mengapa, dan sesungguhnya itu dari kami, kami pun terus seperti itu hingga suasana kembali tenang."

  9. Musnad Ahmad #19149
    Detail

    حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ عَنِ الْحَسَنِ قَالَ أَخْبَرَنِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْصَرَ عَلَى عَضُدِ رَجُلٍ حَلْقَةً أُرَاهُ قَالَ مِنْ صُفْرٍ فَقَالَ وَيْحَكَ مَا هَذِهِ قَالَ مِنْ الْوَاهِنَةِ قَالَ أَمَا إِنَّهَا لَا تَزِيدُكَ إِلَّا وَهْنًا انْبِذْهَا عَنْكَ فَإِنَّكَ لَوْ مِتَّ وَهِيَ عَلَيْكَ مَا أَفْلَحْتَ أَبَدًا

    Telah menceritakan kepada kami [Khalaf bin Walid], telah menceritakan kepada kami [Al Mubarak] dari [Al Hasan] ia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melihat lengan seorang lelaki yang memakai gelang -menurut pendapatku ia mengatakan: (gelang) dari kuningan- Lalu beliau bersabda: "Celakalah kamu, apa maksud dari gelang ini?" Orang tersbut menjawab: "Ini untuk mengobati penyakit wahinah! Beliau bersabda: "Ketahuilah sesungguhnya benda ini tidak akan menambahmu melainkan kesengsaraan, lepaskanlah ia darimu! Sebab kalau kamu mati dan benda itu masih melekat padamu, maka kamu tidak akan beruntung selamanya."

  10. Musnad Ahmad #19150
    Detail

    حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَطَاءٍ الْخُرَاسَانِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَيُّوبَ وَهِشَامٍ وَحَبِيبٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَحُمَيْدٍ وَيُونُسَ وَقَتَادَةَ وَسِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَجُلًا أَعْتَقَ سِتَّةَ مَمْلُوكِينَ لَهُ عِنْدَ مَوْتِهِ لَيْسَ لَهُ مَالٌ غَيْرَهُمْ فَأَقْرَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَهُمْ فَرَدَّ أَرْبَعَةً فِي الرِّقِّ وَأَعْتَقَ اثْنَيْنِ

    Telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Atha' Al Khurasani] dari [Sa'id bin Musayyib] dari Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam. Demikian juga dari jalur [Ayyub] dan [Hisyam] serta [Habib] dari [Muhammad bin Sirin] dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam. Dan juga diriwayatkan dari [Humaid] dan [Yunus] dan [Qatadah] dan [Simak bin Harb] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam bahwa seorang laki-laki hendak membebaskan enam orang budak menjelang kematiannya, sementara dirinya tidak memiliki harta peninggalan selain budak-budak tersebut. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengundi diantara mereka, beliau membiarkan empat orang menjadi budak dan membebaskan dua orang."