Musnad Ahmad مسند أحمد

19071–19080 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #19071
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صُبَيْحٍ قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ سِيرِينَ قَالَ ذَكَرُوا عِنْدَ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ الْمَيِّتَ يُعَذَّبُ بِبُكَاءِ الْحَيِّ فَقَالُوا كَيْفَ يُعَذَّبُ الْمَيِّتُ بِبُكَاءِ الْحَيِّ فَقَالَ عِمْرَانُ قَدْ قَالَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far], telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abdullah bin Shubaih] dia berkata: aku mendengar [Muhammad bin Sirin] berkata: "orang-orang menyebutkan dihadapan 'Imran bin Hushain tentang mayyit di siksa karena tangisan orang yang masih hidup kepadanya. mereka pun bertanya: "Bagaimana mungkin mayyit di siksa karena tangisan orang yang masih hidup kepadanya?." 'Imran berkata: "Karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah mengatakan demikian."

  2. Musnad Ahmad #19072
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ عِصَامٍ أَنَّ شَيْخًا حَدَّثَهُ مِنْ أَهْلِ الْبَصْرَةِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ الشَّفْعِ وَالْوَتْرِ فَقَالَ هِيَ الصَّلَاةُ بَعْضُهَا شَفْعٌ وَبَعْضُهَا وَتْرٌ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud], telah menceritakan kepada kami [Hammam], telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari ['Imran bin 'Isham] bahwa [seorang syaikh] dari Bashrah bercerita padanya dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai bilangan Syaf' dan witir. Beliau menjawab: "Itu adalah shalat yang bilangannya ada yang genap dan ada pula yang ganjil."

  3. Musnad Ahmad #19073
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ وَعَفَّانُ قَالَا ثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ عَلَى مَنْ نَاوَأَهُمْ حَتَّى يُقَاتِلَ آخِرُهُمْ الْمَسِيحَ الدَّجَّالَ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil] dan ['Affan] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Qatadah] dari [Mutharrif bin Abdullah bin Asy Syikhkhir] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang berperang membela kebenaran, mereka selalu menang terhadap orang-orang yang memusuhinya hingga yang terakhir dari mereka memerangi Al Masih Dajjal."

  4. Musnad Ahmad #19074
    Detail

    حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا أَبُو هِلَالٍ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَبِي حَسَّانَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَدِّثُنَا عَامَّةَ لَيْلِهِ عَنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ لَا يَقُومُ إِلَّا إِلَى عُظْمِ صَلَاةٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Bahz], telah menceritakan kepada kami [Abu Hilal] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Abu Hassan] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata: bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kebanyakan malamnya menceritakan kepada kami tentang bani Israil, beliau tidak beranjak dari duduknya kecuali karena keagungan shalat."

  5. Musnad Ahmad #19075
    Detail

    حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجَمَ

    Telah menceritakan kepada kami [Bahz], telah menceritakan kepada kami [Hammam] dari [Qatadah] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberlakukan hukum rajam."

  6. Musnad Ahmad #19076
    Detail

    قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا هُدْبَةُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجَمَ

    Abu Abdurrahman berkata: telah menceritakan kepada kami [Hudbah], telah menceritakan kepada kami [Hammam], telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Al Hasan], dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberlakukan hukum rajam."

  7. Musnad Ahmad #19077
    Detail

    حَدَّثَنَا عَلِيٌّ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي حَسَّانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ كَانَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَدِّثُنَا عَنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ حَتَّى يُصْبِحَ لَا يَقُومُ فِيهَا إِلَّا إِلَى عُظْمِ صَلَاةٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Ali], telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bn Hisyam], telah menceritakan padaku [Ayahku] dari [Qatadah] dari [Abu Hassan] dari [Abdullah bin 'Amru] dia berkata: Nabiyullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah menceritakan kepada kami tentang bani Israil hingga beliau tidak beranjak dari duduknya kecuali karena keagungan shalat."

  8. Musnad Ahmad #19078
    Detail

    حَدَّثَنَا عَلِيٌّ حَدَّثَنَا مُعَاذٌ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ عَوْنٍ وَهُوَ الْعَقِيلِيُّ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ كَانَ عَامَّةُ دُعَاءِ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا أَخْطَأْتُ وَمَا تَعَمَّدْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا جَهِلْتُ وَمَا تَعَمَّدْتُ

    Telah menceritakan kepada kami [Ali], telah menceritakan kepada kami [Mu'adz], telah menceritakan padaku [Ayahku] dari ['Aun yaitu Al 'Aqilli] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata: kebanyakan do'a yang di panjatkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah: "ALLAHUMMAGHFIRLII MAA AKHTHA`TU WAMAA TA'AMMADTU WAMAA ASRARTU WAMAA A'LANTU WAMAA JAHILTU WAMAA TA'AMMADTU (Ya Allah ampunilah dosa-dosaku yang aku sengaja ataupun tidak, yang aku sembunyikan atau yang aku nampakkan, yang karena kebodohanku atau kesengajaanku)."

  9. Musnad Ahmad #19079
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى عَن أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ امْرَأَةً مِنْ جُهَيْنَةَ أَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهِيَ حُبْلَى مِنْ زِنًا فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ فَدَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلِيَّهَا فَقَالَ أَحْسِنْ إِلَيْهَا فَإِذَا وَضَعَتْ حَمْلَهَا فَأْتِنِي بِهَا فَفَعَلَ فَأَمَرَ بِهَا فَشُكَّتْ عَلَيْهَا ثِيَابُهَا ثُمَّ أَمَرَ بِهَا فَرُجِمَتْ ثُمَّ صَلَّى عَلَيْهَا فَقَالَ لَهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ تُصَلِّي عَلَيْهَا وَقَدْ رَجَمْتَهَا فَقَالَ لَقَدْ تَابَتْ تَوْبَةً لَوْ قُسِمَتْ بَيْنَ سَبْعِينَ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ لَوَسِعَتْهُمْ وَهَلْ وَجَدْتَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ جَادَتْ بِنَفْسِهَا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Amir], telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Yahya] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] bahwa seorang wanita dari Bani Juhainah datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, padahal dirinya tengah hamil akibat zina, maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memanggil walinya dan berkata: "Rawatlah wanita ini dengan baik, apabila telah melahirkan, kabarkanlah kepadaku!." Setelah walinya melaksanakan perintah tersebut. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan supaya wanita itu mengenakan pakaian yang erat (supaya tidak tersingkap auratnya ketika ekskusi), kemudian beliau memerintahkan untuk merajamnya, seusai di rajam, beliau menshalatkan jenazahnya. Serentak Umar Radhiyallahu Ta'ala 'anhu berkata: "Anda menshalatkan jenazahnya padahal anda telah merajamnya?." Beliau menjawab: "Sungguh dia telah bertaubat, kalau sekiranya taubatnya dibagi-bagikan kepada tujuh puluh orang penduduk Madinah, niscaya taubatnya akan mencukupi mereka, adakah taubat yang lebih baik daripada seseorang yang menyerahkan dirinya kepada Allah Azza wa Jalla."

  10. Musnad Ahmad #19080
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي رَجَاءٍ الْعُطَارِدِيِّ قَالَ جَاءَ عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ إِلَى امْرَأَتِهِ مِنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ حَدِّثْنَا مَا سَمِعْتَ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّهُ لَيْسَ بِعَيْنِ حَدِيثٍ فَأَغْضَبَتْهُ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ نَظَرْتُ فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ وَنَظَرْتُ فِي النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq], telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dari [Abu Raja` Al 'Utharidi] dia berkata: sekembalinya dari sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, ['Imran bin Hushain] datang menemui istrinya, lalu isterinya berkata: "Ceritakan kepadaku apa yang kau dapat dari nabi shallallahu 'alaihi wa sallam!." Ia berkata: "Itu bukan hadits semata." Isterinya pun menunjukan kemarahan kepadanya. Lalu 'Imran berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku melihat di surga, sedangkan kebanyakan penghuninya adalah orang-orang miskin dan aku melihat ke neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adalah para wanita."