Musnad Ahmad مسند أحمد

18101–18110 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #18101
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ وَيَزِيدُ عَنِ الْحَجَّاجِ عَنْ عَبْدِ الْجَبَّارِ بْنِ وَائِلٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ يَزِيدُ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَضَعُ أَنْفَهُ عَلَى الْأَرْضِ إِذَا سَجَدَ مَعَ جَبْهَتِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Al-Hajjaj] dan [Yazid] dari [Hajjaj] dari [Abdul Jabbar bin Wa'il] dari [ayahnya] mengatakan, adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, sedang Yazid mengatakan dengan redaksi: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam meletakkan hidungnya di atas tanah jika sujud sekaligus dahinya."

  2. Musnad Ahmad #18102
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ عَنْ حُجْرِ بْنِ عَنْبَسٍ عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ شِمَالِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Zubair] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Salamah bin Kuhail] dari [Hujr bin 'Anbas] dari [Wail bin Hajr], bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengucapkan salam ke arah kanannya dan ke arah kirinya.

  3. Musnad Ahmad #18103
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَبَّرَ فَرَفَعَ يَدَيْهِ حِينَ كَبَّرَ يَعْنِي اسْتَفْتَحَ الصَّلَاةَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ حِينَ كَبَّرَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ حِينَ رَكَعَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ حِينَ قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ وَسَجَدَ فَوَضَعَ يَدَيْهِ حَذْوَ أُذُنَيْهِ ثُمَّ جَلَسَ فَافْتَرَشَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى ثُمَّ وَضَعَ يَدَهُ الْيُسْرَى عَلَى رُكْبَتِهِ الْيُسْرَى وَوَضَعَ ذِرَاعَهُ الْيُمْنَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى ثُمَّ أَشَارَ بِسَبَّابَتِهِ وَوَضَعَ الْإِبْهَامَ عَلَى الْوُسْطَى وَقَبَضَ سَائِرَ أَصَابِعِهِ ثُمَّ سَجَدَ فَكَانَتْ يَدَاهُ حِذَاءَ أُذُنَيْهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] Telah mengabarkan kepada kami [Sofyan] dari ['Ashim bin Kulaib] dari [Ayahnya] dari [Wail bin Hujr] mengatakan, Kulihat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bertakbir, beliau angkat kedua tangannya ketika bertakbir, maksudnya ketika mengawalmulai shalat, beliau angkat kedua tangannya ketika bertakbir, beliau angkat kedua tangannya ketika ruku', beliau angkat kedua tangannya ketika mengucapkan sami'allahu liman hamidah dan sujud, lantas beliau letakkan kedua tangannya sejajar kedua telinganya, kemudian beliau duduk dan menyilangkan kaki kirinya, kemudian beliau letakkan tangan kirinya diatas lutut kirinya, dan beliau letakkan hasta kanannya diatas paha kanannya, kemudian beliau memberi isyarat dengan telunjuknya dan meletakkan jempol pada jari tengahnya, dan beliau genggam seluruh jarinya, kemudian sujud dan kedua tangannya sejajar kedua telinganya.

  4. Musnad Ahmad #18104
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَائِلٍ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَجُلًا يُقَالُ لَهُ سُوَيْدُ بْنُ طَارِقٍ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْخَمْرِ فَنَهَاهُ عَنْهَا فَقَالَ إِنِّي أَصْنَعُهَا لِلدَّوَاءِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهَا دَاءٌ وَلَيْسَتْ بِدَوَاءٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] Telah memberitakan kepada kami [Israil] dari [Simak bin Harb] dari ['Alqomah bin Wail alkhadrami] dari [ayahnya], ada seorang laki-laki yang dijuluki Suwaid bin Thariq bertanya nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentang khamar. Dan, beliau melarangnya. Kata Suwaid, saya mengoplosnya hanya untuk obat. Lantas Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berujar: "Khamar itu penyakit, bukan obat."

  5. Musnad Ahmad #18105
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَبْدِ الْجَبَّارِ بْنِ وَائِلٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَجُلٌ الْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ فَلَمَّا صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ الْقَائِلُ قَالَ الرَّجُلُ أَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا أَرَدْتُ إِلَّا الْخَيْرَ فَقَالَ لَقَدْ فُتِحَتْ لَهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ فَلَمْ يُنَهْنِهْهَا دُونَ الْعَرْشِ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Israil] dari [Abu Ishaq] dari ['Abdul Jabbar bin Wail Al Hadhrami] dari [ayahnya], mengatakan: Aku shalat bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, lantas ada seseorang mengucapkan bacaan "ALHAMDU LILLAAHI KATSIIRON THOYYIBAN MUBAAROKAN FIIHI" (segala puji bagi Alalh dengan pujian yang banyak, baik, dan barakah). Selesai shalat, Rasululalh shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya 'Siapa yang mengucapkan bacaan tadi? Si laki-laki menjawab "Saya ya Rasulullah, dan aku tak berniyat selain kebaikan semata! nabi menimpali: Sungguh pintu-pintu langit telah dibuka karena ucapanmu, dan tidak ada yang mencegat ucapan itu selain 'arsy."

  6. Musnad Ahmad #18106
    Detail

    حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا أَشْعَثُ بْنُ سَوَّارٍ عَنْ عَبْدِ الْجَبَّارِ بْنِ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ لِي مِنْ وَجْهِهِ مَا لَا أُحِبُّ أَنَّ لِي بِهِ مِنْ وَجْهِ رَجُلٍ مِنْ بَادِيَةِ الْعَرَبِ صَلَّيْتُ خَلْفَهُ وَكَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ كُلَّمَا كَبَّرَ وَرَفَعَ وَوَضَعَ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ وَيُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ شِمَالِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Yazid] Telah mengabarkan kepada kami [Asy'ats bin Sawwar] dari ['Abdul Jabbar bin Wail bin Hujr] dari [ayahnya], aku pernah mendatangi Rasululah shallallahu 'alaihi wa sallam, dari wajahnya ada sesuatu yang aku kurang "sreg" karena seolah-olah ada kemiripan wajah seorang arab pelosok. Aku shalat berada di belakangnya, beliau mengangkat kedua tangannya setiap kali bertakbir, dan juga mengangkat dan meletakkan tangannya diantara dua sujud, dan beliau ucapkan salam ke arah kanan dan kirinya.

  7. Musnad Ahmad #18107
    Detail

    حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَائِلٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ طَارِقَ بْنَ سُوَيْدٍ الْجُعْفِيَّ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْخَمْرِ فَنَهَاهُ أَوْ كَرِهَ لَهُ أَنْ يَصْنَعَهَا فَقَالَ إِنَّمَا نَصْنَعُهَا لِلدَّوَاءِ فَقَالَ إِنَّهُ لَيْسَ بِدَوَاءٍ وَلَكِنَّهُ دَاءٌ

    Telah menceritakan kepada kami [Rauh] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Simak] dari ['Alqomah bin Wail] dari [ayahnya], bahwasanya Thariq bin Suwaid alju'fi bertanya nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentang khamar. Lantas Nabi melarangnya atau membenci jika ia terus membuatnya. Kata Suwaid 'Kami membuatnya hanya untuk obat! Nabi menjawab: "Khamar bukan obat, namun ia hanyalah penyakit."

  8. Musnad Ahmad #18108
    Detail

    حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ أَخْبَرَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَائِلٍ عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَ كُنْتُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَاهُ رَجُلَانِ يَخْتَصِمَانِ فِي أَرْضٍ فَقَالَ أَحَدُهُمَا إِنَّ هَذَا انْتَزَى عَلَى أَرْضِي يَا رَسُولَ اللَّهِ فِي الْجَاهِلِيَّةِ وَهُوَ امْرُؤُ الْقَيْسِ بْنُ عَابِسٍ الْكِنْدِيُّ وَخَصْمُهُ رَبِيعَةُ بْنُ عَبْدَانَ فَقَالَ لَهُ بَيِّنَتُكَ قَالَ لَيْسَ لِي بَيِّنَةٌ قَالَ يَمِينُهُ قَالَ إِذًا يَذْهَبُ قَالَ لَيْسَ لَكَ إِلَّا ذَلِكَ قَالَ فَلَمَّا قَامَ لِيَحْلِفَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ اقْتَطَعَ أَرْضًا ظَالِمًا لَقِيَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَهُوَ عَلَيْهِ غَضْبَانُ

    Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Abdul Malik] Telah mengabarkan kepada kami [Abu 'Awanah] dari ['Abdul Malik] dari ['Aqlomah bin Wail] dari [Wail bin Hujr] mengatakan, aku berada disisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Lantas dua orang menemui beliau menyengketakan tanah. Salah satunya menyampaikan uneg-uneg: "Orang ini mau merampas tanahku ya Rasulullah semasa jahiliyah". Orang itu adalah Amrul qais bin 'Abis alkindi sedang lawan sengketanya adalah Rabi'ah bin "abdan. nabi berujar "Tolong beri kami bukti! Amrul qais menjawab "kalau bukti, kami tak punya! Kata nabi "Kalau begitu, saya akan meminta sumpahnya! Amrul qais menjawab: "kalau sumpah, tentu ia mau bersumpah! Nabi menjawab: "Tak ada hak bagimu selain seperti ini! Tatkala Rabi'ah bin Abdan akan bersumpah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa merampas tanah secara zhalim, ia berjumpa Allah azza wa jalla pada hari kiamat dan Allah dalam keadaan murka kepadanya."

  9. Musnad Ahmad #18109
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَبْدِ الْجَبَّارِ بْنِ وَائِلٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ يَسْجُدُ عَلَى الْأَرْضِ وَاضِعًا جَبْهَتَهُ وَأَنْفَهُ فِي سُجُودِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdushshamad] Telah menceritakan kepada kami [Abdul aziz bin Muslim] Telah menceritakan kepada kami [Al-A'masy] dari [Abdul Jabbar bin Wail] dari [ayahnya] mengatakan, Pernah kulihat Rasulullah bersujud diatas tanah dengan meltakkan dahinya dan hidungnya dalam sujudnya.

  10. Musnad Ahmad #18110
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُسْلِمٍ قَالَ ثَنَا عَاصِمُ بْنُ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكَعَ فَوَضَعَ يَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ

    Telah menceritakan kepada kami ['Abdush shamad] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muslim] mengatkan, telah menceritakan kepada kami ['Ashim bin Kulaib] dari [ayahnya] dari [Wail bin Hajar] mengtakan, Kulihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ruku' dan meletakkan kedua tangannya diatas kedua lututnya.