Musnad Ahmad مسند أحمد

12461–12470 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #12461
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا سَلِيمُ بْنُ حَيَّانَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ فِي الْجَنَّةِ شَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ فِي ظِلِّهَا مِائَةَ عَامٍ لَا يَقْطَعُهَا قَالَ فَحَدَّثْتُ بِهِ أَبِي قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يُحَدِّثُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] telah menceritakan kepada kami [Salim bin Hayyan] dari [Qatadah] dari [Anas] berkata: Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Di surga ada sebuah pohon, yang jika seseorang pengendara melewati naungannya selama seratus tahun maka tidak akan selesai". (Anas Bin Malik radliyallahu'anhu berkata: telah kuceritakan hadits itu pada [bapakku] dan dia berkata: saya mendengar [Abu Hurairah] menceritakannya.

  2. Musnad Ahmad #12462
    Detail

    قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ عَنِ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ قَالَ دَخَلْنَا عَلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ بَعْدَ الظُّهْرِ فَقَامَ يُصَلِّي الْعَصْرَ فَلَمَّا فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ ذَكَرْنَا تَعْجِيلَ الصَّلَاةِ أَوْ ذَكَرَهَا فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ تِلْكَ صَلَاةُ الْمُنَافِقِينَ تِلْكَ صَلَاةُ الْمُنَافِقِينَ يَجْلِسُ أَحَدُهُمْ حَتَّى إِذَا اصْفَرَّتْ الشَّمْسُ وَكَانَتْ بَيْنَ قَرْنَيْ الشَّيْطَانِ أَوْ عَلَى قَرْنِ الشَّيْطَانِ قَامَ فَنَقَرَ أَرْبَعًا لَا يَذْكُرُ اللَّهَ فِيهَا إِلَّا قَلِيلًا

    (Ahmad bin Hanbal) berkata: aku membaca dihadapan ['Abdurrahman]: [Malik] dari [al-'Ala' bin Abdurrahman] berkata: aku menemui [Anas bin Malik] setelah zhuhur lalu ia mendirikan shalat ashar, tatkala selesai shalat kami mengingatkan keutamaan menyegerakan shalat atau Anas mengingatkannya, lalu Anas mengatakan: telah saya dengar Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Begini yang dimaksud shalatnya orang munafik, begini yang dimaksud shalatnya orang munafik. Mereka sukanya duduk-duduk hingga jika matahari telah menguning padahal yang demikian adalah waktu diantara dua tanduk setan atau di atas tanduk setan, ia berdiri lalu mematuk empat kali (shalat dengan kecepatan luar biasa), tidak berdzikir pada Allah kecuali hanya sedikit".

  3. Musnad Ahmad #12463
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رُؤْيَا الْمُؤْمِنِ أَوْ الْمُسْلِمِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Tsu'bah] dari [Qatadah] dari [Anas] dari ['Ubadah bin Shomit] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Mimpi orang mukmin atau orang muslim merupakan satu bagian dari empat puluh enam bagian kenabian". Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Syu'bah] dari [Tsabit] dari [Anas] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam dengan redaksi semisalnya.

  4. Musnad Ahmad #12464
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ مَكَّةَ عَامَ الْفَتْحِ وَعَلَى رَأْسِهِ الْمِغْفَرُ فَلَمَّا نَزَعَهُ جَاءَهُ رَجُلٌ وَقَالَ ابْنُ خَطَلٍ مُتَعَلِّقٌ بِأَسْتَارِ الْكَعْبَةِ فَقَالَ اقْتُلُوهُ قَالَ مَالِكٌ وَلَمْ يَكُنْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَئِذٍ مُحْرِمًا وَاللَّهُ أَعْلَمُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman]: [Malik] dari [Ibnu Syihab] dari [Anas bin Malik], Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam memasuki Makkah pada Fathu Makkah dengan memakai topi besi, tatkala beliau melepasnya datang seseorang dan berkata: Ibnu Khattal bersembunyi di penutup ka'bah, maka beliau bersabda, "Bunuhlah!", Malik berkata: pada saat itu Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam tidak sedang berihram. Allah yang lebih tahu.

  5. Musnad Ahmad #12465
    Detail

    حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْتَقَ صَفِيَّةَ وَتَزَوَّجَهَا قَالَ فَقَالَ لَهُ ثَابِتٌ مَا أَصْدَقَهَا قَالَ نَفْسَهَا أَعْتَقَهَا وَتَزَوَّجَهَا

    Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Shuhaib] dari [Anas bin Malik], Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam membebaskan dan menikahi Shafiyyah. (Anas bin Malik radliyallahu'anhu berkata: Tsabit bertanya, dan apa maharnya? (Anas bin Malik radliyallahu'anhu menjawab, "Dirinya, yaitu dibebaskannya lalu dinikahinya."

  6. Musnad Ahmad #12466
    Detail

    حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ بِالْمَدِينَةِ أَرْبَعًا وَصَلَّى الْعَصْرَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ رَكْعَتَيْنِ

    Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Anas bin Malik], Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam shalat zhuhur di Madinah empat rakaat dan shalat ashar di Dzil Hulaifah dua rakaat.

  7. Musnad Ahmad #12467
    Detail

    حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى عَلَى أَزْوَاجِهِ وَسَوَّاقٌ يَسُوقُ بِهِنَّ يُقَالُ لَهُ أَنْجَشَةُ فَقَالَ وَيْحَكَ يَا أَنْجَشَةُ رُوَيْدَكَ سَوْقَكَ بِالْقَوَارِيرِ قَالَ أَبُو قِلَابَةَ تَكَلَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَلِمَةٍ لَوْ تَكَلَّمَ بِهَا بَعْضُكُمْ لَعِبْتُمُوهَا عَلَيْهِ يَعْنِي قَوْلَهُ سَوْقَكَ بِالْقَوَارِيرِ

    Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Anas], Nabi Shallallahu'alaihi wasallam datang bersama para istrinya dengan seorang pemandu yang bernama Anjasyah, lalu bersabda, "Hei Anjasyah pelanlah kamu jika menuntun para wanita ". Abu Qilabah berkata: Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam berbicara dengan perkataan yang seandainya diantara kalian mengatakannya niscaya bisa mencandainya, yaitu tuntunlah wanita itu dengan pelan".

  8. Musnad Ahmad #12468
    Detail

    حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ أَبِي عُثْمَانَ حَدَّثَنِي أَبُو رَجَاءٍ مَوْلَى أَبِي قِلَابَةَ قَالَ أَنَا أُحَدِّثُكُمْ حَدِيثَ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ إِيَّايَ حَدَّثَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ نَفَرًا مِنْ عُكْلٍ ثَمَانِيَةً قَدِمُوا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبَايَعُوهُ عَلَى الْإِسْلَامِ فَاسْتَوْخَمُوا الْأَرْضَ فَسَقِمَتْ أَجْسَامُهُمْ فَشَكَوْا ذَلِكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَلَا تَخْرُجُونَ مَعَ رَاعِينَا فِي إِبِلِهِ فَتُصِيبُونَ مِنْ أَبْوَالِهَا وَأَلْبَانِهَا قَالُوا بَلَى فَخَرَجُوا فَشَرِبُوا مِنْ أَبْوَالِهَا وَأَلْبَانِهَا فَصَحُّوا فَقَتَلُوا الرَّاعِيَ وَأَطْرَدُوا النَّعَمَ فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَرْسَلَ فِي آثَارِهِمْ فَأُدْرِكُوا فَجِيءَ بِهِمْ فَأَمَرَ بِهِمْ فَقُطِّعَتْ أَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْ وَسُمِرَتْ أَعْيُنُهُمْ ثُمَّ نُبِذُوا فِي الشَّمْسِ حَتَّى مَاتُوا

    Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] telah menceritakan kepada kami [al-Hajjaj bin Abu Utsman] telah menceritakan kepadaku [Abu Raja', budak Abu Qilabah] berkata: aku ceritakan kalian hadits Anas Bin Malik padaku, telah menceritakan kepadaku Anas bin Malik, ada delapan orang dari kabilah 'Ukl menemui Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam dan berbaiat masuk Islam lalu mereka merasa tidak betah dengan udara Madinah hingga tubuh mereka menjadi sakit. Maka mereka mengadukan keadaannya kepada Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam. Lalu Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Tida sebaiknyakah kalian jalan-jalan bersama penggembala unta kami lalu kalian minum susu dan air kencingnya?. Mereka berkata: "Ya", lalu mereka berangkat hingga mereka minum susu dan air kencingnya dan mereka sembuh. Sialnya, mereka berkhianat dan membunuh penggembala dan merampas hewan ternak. Kasus ini didengar Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam, dan Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam mengutus pasukan untuk mengejarnya. Mereka tertangkap dan dikeler menghadap beliau. Nabi memerintahkan agar mereka dipotong tangan dan kaki, dicungkil matanya dan dijemur matahari sampai mati.

  9. Musnad Ahmad #12469
    Detail

    حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ قَالَ سُئِلَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ عَنْ الثُّومِ فَقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَكَلَ مِنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ شَيْئًا فَلَا يَقْرَبَنَّ أَوْ لَا يُصَلِّيَنَّ مَعَنَا

    Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrohim] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Shuhaib] berkata: [Anas bin Malik] pernah ditanya tentang bawang putih, maka ia berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallambersabda, "Barangsiapa memakan pohon ini walau sedikit maka janganlah sekali-kali mendekati atau shalat bersama kami".

  10. Musnad Ahmad #12470
    Detail

    حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ عَنْ أَنَسٍ قَالَ مَرُّوا بِجِنَازَةٍ فَأَثْنَوْا عَلَيْهَا خَيْرًا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَبَتْ وَجَبَتْ وَجَبَتْ وَمَرُّوا بِجَنَازَةٍ فَأَثْنَوْا عَلَيْهَا شَرًّا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَبَتْ وَجَبَتْ وَجَبَتْ فَقَالَ عُمَرُ فِدَاكَ أَبِي وَأُمِّي مُرَّ بِجَنَازَةٍ فَأُثْنِيَ عَلَيْهَا خَيْرًا فَقُلْتَ وَجَبَتْ وَجَبَتْ وَجَبَتْ وَمُرَّ بِجَنَازَةٍ فَأُثْنِيَ عَلَيْهَا شَرًّا فَقُلْتَ وَجَبَتْ وَجَبَتْ وَجَبَتْ فَقَالَ مَنْ أَثْنَيْتُمْ عَلَيْهِ خَيْرًا وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ وَمَنْ أَثْنَيْتُمْ عَلَيْهِ شَرًّا وَجَبَتْ لَهُ النَّارُ أَنْتُمْ شُهَدَاءُ اللَّهِ فِي الْأَرْضِ أَنْتُمْ شُهَدَاءُ اللَّهِ فِي الْأَرْضِ أَنْتُمْ شُهَدَاءُ اللَّهِ فِي الْأَرْضِ

    Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz] dari [Anas] berkata: ada jenazah yang lewat, lalu mereka (para sahabat) memujinya. Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Pasti, pasti, pasti" lalu ada jenazah yang lewat, lalu mereka (para sahabat) mencelanya, maka Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Pasti, pasti, pasti". Lalu 'Umar berkata: demi bapakku dan ibuku sebagai jaminan, ketika ada jenazah lewat lalu dipuji karena kebaikannya maka anda mengatakan pasti, pasti, pasti sedang pada jenazah yang dicela anda mengatakan pasti, pasti, pasti. Maka Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Yang kalian puji kebaikannya maka dia pasti masuk surga, sedang yang kalian cela karena kejelekannya maka pasti masuk neraka, kalian adalah para saksi Allah di bumi, kalian adalah para saksi Allah di bumi, kalian adalah para saksi Allah di bumi!".