Musnad Ahmad مسند أحمد

12411–12420 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #12411
    Detail

    مَضْرُوبٌ عَلَيْهِ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ بَنِي سَلِمَةَ أَرَادُوا أَنْ يَتَحَوَّلُوا مِنْ دِيَارِهِمْ إِلَى قُرْبِ الْمَسْجِدِ فَكَرِهَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُعْرَى الْمَسْجِدُ فَقَالَ يَا بَنِي سَلِمَةَ أَلَا تَحْتَسِبُونَ آثَارَكُمْ فَأَقَامُوا قَالَ أَبِي أَخْطَأَ فِيهِ يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ وَإِنَّمَا هُوَ أَنْ يُعْرُوا الْمَدِينَةَ فَقَالَ يَحْيَى الْمَسْجِدَ وَضَرَبَ عَلَيْهِ أَبِي هَاهُنَا وَقَدْ حَدَّثَنَا بِهِ فِي كِتَابِ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ

    Ditandai pada hadits ini, Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Humaid] dari [Anas], Bani Salimah hendak memindahkan rumahnya ke dekat masjid. Maka Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam tidak suka masjid disewa. Lalu (Nabi shallallahu'alaihi wasallam) bersabda, "Wahai Bani Salimah, tidak sebaiknyakah kalian mengharap pahala Allah terhadap bekas kaki kalian" lalu mereka berdiri. Bapakku berkata: Yahya Bin Said salah tulis, yang benar yaitu "Mereka hendak menyewa Madinah". Yahya berkata: menyewa masjid dan bapakku mencoret hal itu, dan telah menceritakan kepada kami (bapakku) (dengan hadits itu) pada tulisan Yahya Bin Said.

  2. Musnad Ahmad #12412
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمِعَ بُكَاءَ صَبِيٍّ فِي الصَّلَاةِ فَخَفَّفَ فَظَنَنَّا أَنَّهُ خَفَّفَ مِنْ أَجْلِ أُمِّهِ رَحْمَةً لِلصَّبِيِّ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Humaid] dari [Anas], Nabi Shallallahu'alaihi wasallam mendengar tangisan bayi dalam shalatnya sehingga beliau meringankannya. Kami yakin beliau meringankan karena iba terhadap si ibu dan rasa sayang kepada si bayi.

  3. Musnad Ahmad #12413
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ مَا رَأَيْتُ أَحَدًا أَتَمَّ صَلَاةً مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا أَوْجَزَ حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا أَشْعَثُ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَنَسٍ نَحْوَهُ مِثْلَهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Humaid] dari [Anas] berkata saya tidak melihat seorangpun yang shalatnya lebih sempurna dan lebih ringkas dari Nabi shallallahu'alaihi wasallam. Telah menceritakan kepada kami [Yahya] telah menceritakan kepada kami [Asy'ats] dari [al-Hasan] dari [Anas] dengan makna semisal.

  4. Musnad Ahmad #12414
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ حُمَيْدٍ قَالَ سُئِلَ أَنَسٌ هَلْ اتَّخَذَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَاتَمًا قَالَ نَعَمْ أَخَّرَ الْعِشَاءَ لَيْلَةً إِلَى شَطْرِ اللَّيْلِ فَقَالَ إِنَّ النَّاسَ قَدْ صَلَّوْا وَرَقَدُوا وَإِنَّكُمْ لَمْ تَزَالُوا فِي صَلَاةٍ مَا انْتَظَرْتُمُوهَا فَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى وَبِيصِ خَاتَمِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Humaid] berkata: [Anas] ditanya, apakah Nabi Shallallahu'alaihi wasallam memakai cincin?, ia menjawab, iya. Pada suatu malam (beliau Shallallahu'alaihi wasallam) mengakhirkan Isya` hingga tengah malam, lalu (Anas Bin Malik) berkata: "Sesungguhnya orang-orang telah shalat dan tidur sedangkan kalian masih saja berada dalam hitungan shalat selama kalian menunggunya, maka seakan saya melihat kilau cincin beliau Shallallahu'alaihi wasallam".

  5. Musnad Ahmad #12415
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَجِيٌّ لِرَجُلٍ حَتَّى نَعَسَ أَوْ كَادَ يَنْعَسُ بَعْضُ الْقَوْمِ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Humaid] dari [Anas] berkata: shalat hendak dilaksanakan sedang Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam masih berbicara pada seseorang sampai sebagian kaum mengantuk atau setidaknya nyaris mengantuk.

  6. Musnad Ahmad #12416
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ حُمَيْدٍ قَالَ سُئِلَ أَنَسٌ عَنْ صَلَاةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِاللَّيْلِ فَقَالَ مَا كُنَّا نَشَاءُ أَنْ نَرَاهُ مُصَلِّيًا إِلَّا رَأَيْنَاهُ وَلَا نَائِمًا إِلَّا رَأَيْنَاهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Humaid] berkata: [Anas] ditanya tentang shalat malam Nabi shallallahu'alaihi wasallam, maka dia berkata: tidak saya lihat beliau kecuali selalu dalam kedaan shalat dan atau juga sedang tidur (terkadang shalat dan terkadang tidur).

  7. Musnad Ahmad #12417
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ حُمَيْدٍ قَالَ سُئِلَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ عَنْ كَسْبِ الْحَجَّامِ قَالَ احْتَجَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَجَمَهُ أَبُو طَيْبَةَ فَأَمَرَ لَهُ بِصَاعٍ مِنْ شَعِيرٍ وَكَلَّمَ مَوَالِيَهُ أَنْ يُخَفِّفُوا عَنْهُ مِنْ ضَرِيبَتِهِ وَقَالَ أَمْثَلُ مَا تَدَاوَيْتُمْ بِهِ الْحِجَامَةُ وَالْقُسْطُ الْبَحْرِيُّ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Humaid] berkata: [Anas Bin Malik] ditanya tentang upah tukang bekam. Dia berkata: Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam berbekam, yang membekam Abu Thaibah lalu membayarnya dengan kurang lebih satu setengah liter gandum. Lalu Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam memerintahkan para pejabat pemerintahannya agar meringankan pajaknya dan (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda "Pengobatan yang paling baik adalah bekam dan al-qusth al-bahri". (sejenis kayu yang digunakan dalam pengobatan).

  8. Musnad Ahmad #12418
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقْبَلَ عَلَى أَصْحَابِهِ فَقَالَ أَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ وَتَرَاصُّوا فَإِنِّي أَرَاكُمْ مِنْ بَعْدِ ظَهْرِي

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Humaid] dari [Anas], Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam menjumpai para sahabatnya dan bersabda, "Luruskan barisan kalian dan rapatkanlah, karena aku bisa melihat kalian dari belakang punggungku."

  9. Musnad Ahmad #12419
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْأَنْصَارِيُّ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَادَ أَنْ يَكْتُبَ لِنَاسٍ مِنْ الْأَنْصَارِ إِلَى الْبَحْرَيْنِ فَقَالُوا لَا إِلَّا أَنْ تَكْتُبَ لِإِخْوَانِنَا مِنْ الْمُهَاجِرِينَ مِثْلَهَا فَدَعَاهُمْ فَأَبَوْا قَالَ أَمَا إِنَّكُمْ سَتَرَوْنَ بَعْدِي أَثَرَةً فَاصْبِرُوا حَتَّى تَلْقَوْنِي

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami dari [Yahya Bin Said Al-Anshori] berkata: saya telah mendengar [Anas Bin Malik] menceritakan, Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam hendak mengutus beberapa orang dari Anshar ke Bahrain tapi mereka berkata: tidak, kecuali anda juga menunjuk saudara kami alias kaum muhajirin seperti itu. Lalu Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam memanggilnya namun mereka menolaknya. Maka beliau bersabda, "Sesungguhnya kalian setelahku akan menyaksikan 'atsarah, bersabarlah sampai kalian bertemu denganku".

  10. Musnad Ahmad #12420
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ التَّيْمِيِّ عَنْ أَنَسٍ قَالَ ذُكِرَ لِي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَلَمْ أَسْمَعْهُ مِنْهُ إِنَّ فِيكُمْ قَوْمًا يَعْبُدُونَ وَيَدْأَبُونَ حَتَّى يُعْجَبَ بِهِمْ النَّاسُ وَتُعْجِبَهُمْ نُفُوسُهُمْ يَمْرُقُونَ مِنْ الدِّينِ مُرُوقَ السَّهْمِ مِنْ الرَّمِيَّةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [at-Taimi] dari [Anas] berkata: telah diberitakan kepadaku Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda dan saya tidak mendengar langsung dari (Beliau Shallallahu'alaihi wasallam), "Akan ada di antara kalian sebuah kaum, mereka rajin beribadah dan tekun melaksanakannya sehingga orang-orang kagum terhadap mereka dan mereka pun kagum terhadap diri mereka sendiri, namun mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah yang melesat dari busurnya".