Musnad Ahmad مسند أحمد

1191–1200 of 26363

  1. Musnad Ahmad #1191
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنِ الْأَسْوَدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ سُفْيَانَ قَالَ خَطَبَ رَجُلٌ يَوْمَ الْبَصْرَةِ حِينَ ظَهَرَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ عَلِيٌّ هَذَا الْخَطِيبُ الشَّحْشَحُ سَبَقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصَلَّى أَبُو بَكْرٍ وَثَلَّثَ عُمَرُ ثُمَّ خَبَطَتْنَا فِتْنَةٌ بَعْدَهُمْ يَصْنَعُ اللَّهُ فِيهَا مَا شَاءَ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Nua'im] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Al Aswad bin Qais] dari ['Amru bin Sufyan] berkata: Ada seorang laki-laki yang berkhutbah pada peristiwa Bashrah ketika Ali radliyallahu 'anhu menang, maka [Ali] radliyallahu 'anhu berkata: "Khatib ini adalah seorang orator. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lebih dahulu, kemudian Abu Bakar shalat (menyusul) dan Umar radliyallahu 'anhu yang ketiga menyusul juga, kemudian kita tertimpa fitnah sepeninggal mereka. Dan Allah yang menghedaki itu terjadi."

  2. Musnad Ahmad #1192
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ أَبِي عَوْنٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ الْحَنَفِيِّ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ قِيلَ لِعَلِيٍّ وَلِأَبِي بَكْرٍ يَوْمَ بَدْرٍ مَعَ أَحَدِكُمَا جِبْرِيلُ وَمَعَ الْآخَرِ مِيكَائِيلُ وَإِسْرَافِيلُ مَلَكٌ عَظِيمٌ يَشْهَدُ الْقِتَالَ أَوْ قَالَ يَشْهَدُ الصَّفَّ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Nua'im] telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Abu Aun] dari [Abu Shalih Al Hanafi] dari [Ali] berkata: Pada perang Badar, dikatakan kepada Ali dan Abu Bakar: "Bersama salah satu dari kalian berdua Jibril, sedangkan Mika`il bersama yang lainnya, dan Israfil malaikat yang besar ikut menyaksikan peperangan." atau Ali berkata: "Ikut bergabung dengan barisan perang."

  3. Musnad Ahmad #1193
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Nua'im] telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Abu Ishaq] dari ['Ashim] dari [Ali] radliyallahu 'anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan shalat empat raka'at sebelum Dhuhur.

  4. Musnad Ahmad #1194
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ كَثِيرٍ أَبِي هَاشِمٍ بَيَّاعِ السَّابِرِيِّ عَنْ قَيْسٍ الْخَارِفِيِّ قَالَ سَمِعْتُ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ عَلَى هَذَا الْمِنْبَرِ سَبَقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصَلَّى أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَثَلَّثَ عُمَرُ ثُمَّ خَبَطَتْنَا فِتْنَةٌ أَوْ أَصَابَتْنَا فِتْنَةٌ فَكَانَ مَا شَاءَ اللَّهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Nua'im] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Al Qasim bin Katsir, Abu Hisyam, Bayya' As Sabiri] dari [Qais Al Kharifi] berkata: Saya mendengar [Ali] radliyallahu 'anhu berkata di atas mimbar ini: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam datang lebih dahulu, kemudian Abu Bakar shalat (menyusul) dan Umar radliyallahu 'anhu yang ketiga menyusul juga, kemudian kita tertimpa atau terkena fitnah sepeninggal mereka. Dan Allah yang menghedaki itu terjadi."

  5. Musnad Ahmad #1195
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عَبْدُوَيْهِ أَبُو مُحَمَّدٍ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ مِنْ كُلِّ اللَّيْلِ قَدْ أَوْتَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَوَّلِهِ وَأَوْسَطِهِ وَآخِرِهِ وَانْتَهَى وِتْرُهُ إِلَى آخِرِ اللَّيْلِ

    Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abduwaih, Abu Muhammad] mantan budak Bani Hasyim, telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] dari ['Ashim bin Dlamrah] dari [Ali] radliyallahu 'anhu, dia berkata: "Setiap malam Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam terkadang melakukan shalat witir pada permulaannya, pertengahannya dan waktu akhirnya, dan pada akhirnya beliau melakukannya pada akhir malam."

  6. Musnad Ahmad #1196
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ خُثَيْمٍ أَبُو مَعْمَرٍ الْهِلَالِيُّ حَدَّثَنَا فُضَيْلُ بْنُ مَرْزُوقٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي مِنْ التَّطَوُّعِ ثَمَانِيَ رَكَعَاتٍ وَبِالنَّهَارِ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً

    Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ['Utsman bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Khutsaim, Abu Ma'mar Al Hilali] telah menceritakan kepada kami [Fudlail bin Marzuq] dari [Abu Ishaq] dari ['Ashim bin Dlamrah] dari [Ali] radliyallahu 'anhu, dia berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam selalu shalat sunnah delapan raka'at dan pada siang harinya dua belas raka'at."

  7. Musnad Ahmad #1197
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَنْدَلٍ وَسُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ جَمِيعًا فِي سَنَةِ سِتٍّ وَعِشْرِينَ وَمِائَتَيْنِ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ السَّلُولِيِّ قَالَ قَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَلَا إِنَّ الْوَتْرَ لَيْسَ بِحَتْمٍ كَصَلَاتِكُمْ الْمَكْتُوبَةِ وَلَكِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْتَرَ ثُمَّ قَالَ أَوْتِرُوا يَا أَهْلَ الْقُرْآنِ أَوْتِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ وَتْرٌ يُحِبُّ الْوَتْرَ وَهَذَا لَفْظُ حَدِيثِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَنْدَلٍ وَمَعْنَاهُمَا وَاحِدٌ

    Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Shandal] dan [Suwaid bin Sa'id], semuanya pada tahun dua ratus dua puluh enam, keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin 'Ayyas] dari [Abu Ishaq] dari ['Ashim bin Dlamrah As Saluli] berkata: [Ali] radliyallahu 'anhu berkata: Ketahuilah, witir bukanlah hal yang wajib sebagaimana shalat fardlu, namun Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan shalat witir dan beliau bersabda: "Lakukan shalat witir wahai ahli Qur`an, lakukan shalat witir. Sesungguhnya Allah ganjil menyukai yang ganjil." Ini adalah menurut redaksi hadits Abdullah bin Shandal, sedangkan makna keduanya adalah satu.

  8. Musnad Ahmad #1198
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا فِطْرٌ عَنْ كَثِيرِ بْنِ نَافِعٍ النَّوَّاءِ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مُلَيْلٍ قَالَ سَمِعْتُ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ لَمْ يَكُنْ قَبْلِي نَبِيٌّ إِلَّا قَدْ أُعْطِيَ سَبْعَةَ رُفَقَاءَ نُجَبَاءَ وُزَرَاءَ وَإِنِّي أُعْطِيتُ أَرْبَعَةَ عَشَرَ حَمْزَةُ وَجَعْفَرٌ وَعَلِيٌّ وَحَسَنٌ وَحُسَيْنٌ وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَالْمِقْدَادُ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْعُودٍ وَأَبُو ذَرٍّ وَحُذَيْفَةُ وَسَلْمَانُ وَعَمَّارٌ وَبِلَالٌ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Nua'im] telah menceritakan kepada kami [Fithr] dari [Katsir bin Nafi' An Nawa`] berkata: saya mendengar [Abdullah bin Mulail] berkata: saya mendengar [Ali] radliyallahu 'anhu berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada seorang Nabipun sebelumku kecuali telah diberi tujuh teman setia, orang pilihan dan mentri. Dan saya diberi empat belas orang: Hamzah, Ja'far, Ali, Hasan, Husain, Abu Bakar, Umar, Al Miqdad, Abdullah bin Mas'ud, Abu Dzar, Hudzaifah, Salman, 'Ammar dan Bilal."

  9. Musnad Ahmad #1199
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَبْدِ خَيْرٍ قَالَ رَأَيْتُ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ تَوَضَّأَ وَمَسَحَ عَلَى النَّعْلَيْنِ ثُمَّ قَالَ لَوْلَا أَنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَلَ كَمَا رَأَيْتُمُونِي فَعَلْتُ لَرَأَيْتُ أَنَّ بَاطِنَ الْقَدَمَيْنِ هُوَ أَحَقُّ بِالْمَسْحِ مِنْ ظَاهِرِهِمَا

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Nua'im] telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Abu Ishaq] dari [Abdu Khair] berkata: Saya melihat [Ali] radliyallahu 'anhu berwudlu dan mengusap kedua khufnya, kemudian berkata: "Seandainya saya tidak melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melihat sebagaimana yang kalian lihat, menurutku bagian bawah kaki lebih layak untuk diusap daripada bagian atasnya."

  10. Musnad Ahmad #1200
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ لَيْسَ فِي مَالٍ زَكَاةٌ حَتَّى يَحُولَ عَلَيْهِ الْحَوْلُ

    Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ['Utsman bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Abu Ishaq] dari ['Ashim bin Dlamrah] dari [Ali] radliyallahu 'anhu, dia berkata: "Tidak ada kewajiban zakat pada harta kecuali sudah sampai waktu satu tahun."