Musnad Ahmad مسند أحمد

11821–11830 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #11821
    Detail

    حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي سَفَرٍ فِي رَمَضَانَ فَأُتِيَ بِإِنَاءٍ فَوَضَعَهُ عَلَى يَدِهِ فَلَمَّا رَآهُ النَّاسُ أَفْطَرُوا

    Telah menceritakan kepada kami [Rauh bin Ubadah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Hassan] dari [Humaid Ath Thawil] dari [Anas bin Malik] berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pada bulan ramadhan Pernah melakukan safar, lalu diberikan kepada beliau bejana, lalu beliau meletakannya di tangannya. Maka ketika orang-orang melihat, mereka langsung berbuka."

  2. Musnad Ahmad #11822
    Detail

    حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ حَدَّثَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ سَمِعْتُ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا أَبْصَرَهُمْ أَهْلُ الْجَنَّةِ قَالُوا هَؤُلَاءِ الْجَهَنَّمِيُّونَ

    Telah menceritakan kepada kami [Rauh] berkata: telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qotadah] ia berkata: [Anas bin Malik] menceritakan, ia berkata: Aku mendengar Nabiyullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika para penghuni surga melihat mereka, para malaikat berkata: 'Mereka adalah Jahannamiun (orang-orang yang telah disiksa dalam neraka jahannam).'"

  3. Musnad Ahmad #11823
    Detail

    حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ وَيُونُسُ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ وَتَوَلَّى عَنْهُ أَصْحَابُهُ حَتَّى إِنَّهُ لَيَسْمَعُ قَرْعَ نِعَالِهِمْ أَتَاهُ مَلَكَانِ فَيُقْعِدَانِهِ فَيَقُولَانِ لَهُ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ لِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَّا الْمُؤْمِنُ فَيَقُولُ أَشْهَدُ أَنَّهُ عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ فَيُقَالُ انْظُرْ إِلَى مَقْعَدِكَ مِنْ النَّارِ فَقَدْ أَبْدَلَكَ اللَّهُ بِهِ مَقْعَدًا فِي الْجَنَّةِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَرَاهُمَا جَمِيعًا قَالَ رَوْحٌ فِي حَدِيثِهِ قَالَ قَتَادَةُ فَذَكَرَ لَنَا أَنَّهُ يُفْسَحُ لَهُ فِي قَبْرِهِ سَبْعُونَ ذِرَاعًا وَيُمْلَأُ عَلَيْهِ خُضْرًا إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ ثُمَّ رَجَعَ إِلَى حَدِيثِ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ وَأَمَّا الْكَافِرُ وَالْمُنَافِقُ فَيُقَالُ لَهُ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ فَيَقُولُ لَا أَدْرِي كُنْتُ أَقُولُ مَا يَقُولُ النَّاسُ فَيُقَالُ لَهُ لَا دَرَيْتَ وَلَا تَلَيْتَ ثُمَّ يُضْرَبُ بِمِطْرَاقٍ مِنْ حَدِيدٍ ضَرْبَةً بَيْنَ أُذُنَيْهِ فَيَصِيحُ صَيْحَةً فَيَسْمَعُهَا مَنْ يَلِيهِ غَيْرُ الثَّقَلَيْنِ وَقَالَ بَعْضُهُمْ يَضِيقُ عَلَيْهِ قَبْرُهُ حَتَّى تَخْتَلِفَ أَضْلَاعُهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Rauh bin Ubadah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qotadah] dari [Anas bin Malik]. Sedang menurut jalur [Yunus], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Syaiban] berkata: telah menceritakan kepada kami [Qotadah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Anas bin Malik] berkata: Bahwasanya Nabiyullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika seorang hamba telah diletakkan dalam kuburnya maka sahabat-sahabatnya akan pergi meninggalkannya, dan ia dapat mendengar suara sandal mereka. Lalu datanglah kepadanya dua orang malaikat seraya mendudukkannya, mereka berdua kemudian berkata kepadanya: 'Apa yang engkau katakan tentang orang ini -Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam-? ' Jika seorang mukmin maka ia akan berkata: 'Aku bersaksi bahwa ia adalah hamba Allah dan Rasul-Nya.' Maka dikatakan kepadanya: 'Lihatlah tempat dudukmu di neraka, sungguh Allah telah menggantikannya dengan tempat duduk di surga! '" Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Hingga ia dapat melihat kedua tempat duduknya." Rauh menyebutkan dalam haditsnya: Qotadah berkata: "Ia menyebutkan kepada kami bahwa kuburnya akan diperluas sepanjang tujuh puluh hasta, lalu ia akan dipenuhi tanaman yang hijau hingga datangnya hari kebangkitan. Lalu ia kembali kepada hadits Anas bin Malik, beliau bersabda: "Adapun orang kafir dan munafik akan dikatakan kepadanya: 'Apa yang engkau katakan tentang orang ini, ' lalu ia akan berkata: 'Aku tidak tahu, aku hanya berkata sebagaimana yang dikatakan oleh manusia, ' lalu dikatakan: 'kamu tidak tahu dan tidak mau membaca! ' lalu mereka pun dipukul dengan palu besi di antara kedua telinganya dengan sekali pukul, hingga ia berteriak keras dan dapat didengar oleh setiap yang ada di sekelilingnya kecuali jin dan manusia." Sebagian yang lain menyebutkan: "Kuburan mereka akan disempitkan hingga tulang rusuknya saling bersilangan."

  4. Musnad Ahmad #11824
    Detail

    حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الرُّؤْيَا الْحَسَنَةُ مِنْ الرَّجُلِ الصَّالِحِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Rauh] berkata: telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah] dari [Anas bin Malik] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Mimpi yang benar dari seorang laki-laki shalih adalah satu bagian dari empat puluh enam bagian kenabian."

  5. Musnad Ahmad #11825
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ نَفْسٍ تَمُوتُ لَهَا عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ يَسُرُّهَا أَنْ تَرْجِعَ إِلَى الدُّنْيَا إِلَّا الشَّهِيدُ فَإِنَّهُ يَسُرُّهُ أَنْ يَرْجِعَ إِلَى الدُّنْيَا فَيُقْتَلَ مَرَّةً أُخْرَى لِمَا يَرَى مِنْ فَضْلِ الشَّهَادَةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shamad] berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad] berkata: telah menceritakan kepada kami [Tsabit] dari [Anas] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada jiwa yang meninggal dan memperoleh kebaikan di sisi Allah, kemudian ia ingin kembali lagi ke dunia kecuali seorang yang mati syahid, sesungguhnya ia senang untuk kembali lagi ke dunia agar terbunuh karena melihat balasan yang diberikan."

  6. Musnad Ahmad #11826
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنْ هِلَالِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ أَنَسٍ قَالَ لَمْ يَكُنْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبَّابًا وَلَا لَعَّانًا وَلَا فَحَّاشًا كَانَ يَقُولُ لِأَحَدِنَا عِنْدَ الْمُعَاتَبَةِ مَا لَهُ تَرِبَ جَبِينُهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Amir] berkata: telah menceritakan kepada kami [Fulaih] dari [Hilal bin Ali] dari [Anas] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah mencela, melaknat, atau berkata keji. Bila beliau mencela salah seorang dari kami maka beliau akan mengatakan: "kenapa dahinya berdebu."

  7. Musnad Ahmad #11827
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنْ هِلَالِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ أَنَسٍ قَالَ شَهِدْنَا ابْنَةً لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَالِسٌ عَلَى الْقَبْرِ فَرَأَيْتُ عَيْنَيْهِ تَدْمَعَانِ فَقَالَ هَلْ فِيكُمْ رَجُلٌ لَمْ يُقَارِفْ اللَّيْلَةَ فَقَالَ أَبُو طَلْحَةَ نَعَمْ أَنَا قَالَ فَانْزِلْ قَالَ فَنَزَلَ فِي قَبْرِهَا

    Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Amir] berkata: telah menceritakan kepada kami [Fulaih] dari [Hilal bin 'Ali] dari [Anas] ia berkata: "Kami ikut menyaksikan penguburan puteri Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, sedang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam duduk di atas kubur. Aku melihat kedua mata beliau meneteskan air mata, lalu beliau bersabda: "Apakah di antara kalian ada yang tidak bersetubuh tadi malam?" maka Abu Thalhah berkata: "Saya, " beliau bersabda: "Turunlah, " Anas berkata: "Maka Abu Thalhah pun turun ke dalam kubur putrinya."

  8. Musnad Ahmad #11828
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ حَدَّثَنَا الْمُخْتَارُ بْنُ فُلْفُلٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَوْ رَأَيْتُمْ مَا رَأَيْتُ لَضَحِكْتُمْ قَلِيلًا وَلَبَكَيْتُمْ كَثِيرًا قَالُوا مَا رَأَيْتَ قَالَ رَأَيْتُ الْجَنَّةَ وَالنَّارَ وَحَضَّهُمْ عَلَى الصَّلَاةِ وَنَهَاهُمْ أَنْ يَسْبِقُوهُ إِذَا كَانَ إِمَامَهُمْ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ وَأَنْ يَنْصَرِفُوا قَبْلَ انْصِرَافِهِ مِنْ الصَّلَاةِ وَقَالَ لَهُمْ إِنِّي أَرَاكُمْ مِنْ أَمَامِي وَمِنْ خَلْفِي وَسَأَلْتُ أَنَسًا عَنْ صَلَاةِ الْمَرِيضِ فَقَالَ يَرْكَعُ وَيَسْجُدُ قَاعِدًا فِي الْمَكْتُوبَةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shamad bin Abdul Warits] berkata: telah menceritakan kepada kami [Za`idah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Al Mukhtar bin Fulful] dari [Anas bin Malik] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada dalam genggaman-Nya, sekiranya kalian dapat melihat apa yang aku lihat maka kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis, " para sahabat berkata: "Apa yang engkau lihat?" beliau bersabda: "Surga dan neraka." Beliau lalu menganjurkan mereka untuk shalat, dan jika beliau menjadi imam mereka, beliau melarang mereka untuk mendahuluinya, baik dalam ruku', sujud dan beranjak pergi dari tempat shalat sebelum beliau beranjak pergi. Beliau lalu bersabda kepada mereka: "Sesungguhnya aku dapat melihat kalian dari depan dan belakangku." Lalu aku bertanya kepada Anas tentang shalatnya orang yang sedang sakit, maka ia berkata: "ruku' dan sujud dengan duduk dalam shalat wajib."

  9. Musnad Ahmad #11829
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا بَكَّارُ بْنُ مَاهَانَ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ سِيرِينَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي عَلَى نَاقَتِهِ تَطَوُّعًا فِي السَّفَرِ لِغَيْرِ الْقِبْلَةِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shamad bin Abdul Warits] berkata: telah menceritakan kepada kami [Bakkar bin Mahan] berkata: telah menceritakan kepada kami [Anas bin Sirin] dari [Anas bin Malik] berkata: "Bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam selalu shalat tathawu' di atas kendaraan jika dalam perjalanan dengan tanpa menghadap kiblat."

  10. Musnad Ahmad #11830
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ شُمَيْطٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ الْحَنَفِيَّ يُحَدِّثُ أَنَّهُ سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ الْمَسْأَلَةَ لَا تَحِلُّ إِلَّا لِثَلَاثَةٍ لِذِي فَقْرٍ مُدْقِعٍ أَوْ لِذِي غُرْمٍ مُفْظِعٍ أَوْ لِذِي دَمٍ مُوجِعٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shamad] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Syumaith] berkata: aku mendengar [Abdullah bin Al Hanafi] menceritakan, bahwasanya ia mendengar [Anas bin Malik] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya meminta-minta tidak halal kecuali tiga golongan: seorang fakir, orang yang terlilit hutang, dan orang yang terkena tanggungan untuk membayar tebusan diat (dan tidak mampu)."