Musnad Ahmad مسند أحمد

11601–11610 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #11601
    Detail

    حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى لَا يُقَالَ فِي الْأَرْضِ اللَّهُ اللَّهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] dari [Humaid] dari [Anas] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak akan terjadi hari kiamat hingga di muka bumi tidak ada yang menyebut: 'Allah, Allah."

  2. Musnad Ahmad #11602
    Detail

    حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَسْأَلُونِي عَنْ شَيْءٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ إِلَّا حَدَّثْتُكُمْ قَالَ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ حُذَافَةَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَبِي قَالَ أَبُوكَ حُذَافَةُ فَقَالَتْ أُمُّهُ مَا أَرَدْتَ إِلَى هَذَا قَالَ أَرَدْتُ أَنْ أَسْتَرِيحَ قَالَ وَكَانَ يُقَالُ فِيهِ قَالَ حُمَيْدٌ وَأَحْسَبُ هَذَا عَنْ أَنَسٍ قَالَ فَغَضِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ عُمَرُ رَضِينَا بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا نَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ غَضِبِ اللَّهِ وَغَضِبِ رَسُولِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] dari [Humaid] dari [Anas] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah kalian bertanya kepadaku tentang sesuatu sampai tentang hari kiamat kecuali aku akan menjawabnya." Anas berkata: Maka Abdullah bin Hudzafah bertanya: "Wahai Rasulullah, siapakah bapakku?" beliau bersabda: "Bapakmu Hudzafah." Lalu ibunya berkata: "Apa yang kamu inginkan dari pertanyaan ini?" Abdullah menjawab, "Aku ingin istirahat." Anas berkata: "Abdullah selalu menjadi perbincangan." Humaid berkata: "Menurutku ini adalah perkataan Anas." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun marah. Umar lalu berkata: "Kami ridla Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama kami dan Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam sebagai Nabi kami, kami berlindung kepada Allah dari kemarahan Allah dan Rasul-Nya."

  3. Musnad Ahmad #11603
    Detail

    حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُ مَا تَدَاوَيْتُمْ بِهِ الْحِجَامَةُ وَالْقُسْطُ الْبَحْرِيُّ وَلَا تُعَذِّبُوا صِبْيَانَكُمْ بِالْغَمْزِ

    Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] dari [Humaid] dari [Anas] Bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sebaik-baik sesuatu yang kalian gunakan untuk berobat adalah bekam, kayu gaharu, dan janganlah kalian sakiti anak kalian dengan memasukkan jari ke dalam mulut."

  4. Musnad Ahmad #11604
    Detail

    حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلْتُ الْجَنَّةَ فَإِذَا أَنَا بِقَصْرٍ مِنْ ذَهَبٍ فَقُلْتُ لِمَنْ هَذَا الْقَصْرُ قَالُوا لِشَابٍّ مِنْ قُرَيْشٍ قُلْتُ لِمَنْ قَالُوا لِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ فَلَوْلَا مَا عَلِمْتُ مِنْ غَيْرَتِكَ لَدَخَلْتُهُ فَقَالَ عُمَرُ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَغَارُ

    Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] dari [Humaid] dari [Anas] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku masuki surga, ternyata aku berada di dalam istana yang terbuat dari emas. Lalu aku bertanya: 'Milik siapa istana ini? ' mereka menjawab: 'Milik seorang laki-laki dari Quraisy.' Aku bertanya lagi: 'Siapakah dia? ' mereka menjawab: 'Dia adalah Umar bin Khaththab.'" Beliau bersabda: "Sekiranya aku tidak mengetahui sebesar apa rasa cemburumu, sungguh aku akan memasukinya." Lalu Umar berkata: "Aku justru cemburu kepadamu ya Rasulullah."

  5. Musnad Ahmad #11605
    Detail

    حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ أَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ وَمَنْ كَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ كَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ كُلُّنَا نَكْرَهُ الْمَوْتَ قَالَ لَيْسَ ذَاكَ كَرَاهِيَةَ الْمَوْتِ وَلَكِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا حُضِرَ جَاءَهُ الْبَشِيرُ مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَا هُوَ صَائِرٌ إِلَيْهِ فَلَيْسَ شَيْءٌ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ أَنْ يَكُونَ قَدْ لَقِيَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فَأَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ وَإِنَّ الْفَاجِرَ أَوْ الْكَافِرَ إِذَا حُضِرَ جَاءَهُ بِمَا هُوَ صَائِرٌ إِلَيْهِ مِنْ الشَّرِّ أَوْ مَا يَلْقَاهُ مِنْ الشَّرِّ فَكَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ وَكَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] dari [Humaid] dari [Anas] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa senang bertemu dengan Allah, maka Allah senang bertemu dengannya. Dan barangsiapa tidak senang bertemu dengan Allah, maka Allah tidak senang bertemu dengannya." Para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, kami semua tidak menyukai kematian?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Bukan itu yang aku maksud, namun seorang yang beriman apabila menghadapi sakaratul maut, maka seorang pemberi kabar gembira utusan Allah datang menghampirinya seraya menunjukkan tempat kembalinya, hingga tidak ada sesuatu yang lebih dia sukai kecuali bertemu dengan Allah. Lalu Allah pun suka bertemu dengannya. Adapun orang yang banyak berbuat dosa, atau orang kafir, apabila telah menghadapi sakaratul maut, maka datang seseorang dengan menunjukkan tempat kembalinya yang buruk, atau apa yang akan dijumpainya berupa keburukan. Maka itu membuatnya tidak suka bertemu Allah, hingga Allah pun tidak suka bertemu dengannya."

  6. Musnad Ahmad #11606
    Detail

    حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ قَالَ قَالَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ مَا مَسِسْتُ شَيْئًا قَطُّ خَزًّا وَلَا حَرِيرًا أَلْيَنَ مِنْ كَفِّ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا شَمَمْتُ رَائِحَةً أَطْيَبَ مِنْ رِيحِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

    Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] dari [Humaid] ia berkata: [Anas bin Malik] berkata: "Aku tidak pernah menyentuh kain sutra yang lebih lembut dari telapak tangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan aku juga tidak pernah mencium bau yang lebih harum dari bau badan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam."

  7. Musnad Ahmad #11607
    Detail

    حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَكْرٍ السَّهْمِيُّ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَادَ رَجُلًا مِنْ الْمُسْلِمِينَ قَدْ صَارَ مِثْلَ الْفَرْخِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ كُنْتَ تَدْعُو بِشَيْءٍ أَوْ تَسْأَلُهُ إِيَّاهُ قَالَ نَعَمْ كُنْتُ أَقُولُ اللَّهُمَّ مَا كُنْتَ مُعَاقِبِي بِهِ فِي الْآخِرَةِ فَعَجِّلْهُ لِي فِي الدُّنْيَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُبْحَانَ اللَّهِ لَا تُطِيقُهُ وَلَا تَسْتَطِيعُهُ فَهَلَّا قُلْتَ اللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ قَالَ فَدَعَا اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فَشَفَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ

    Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] dari [Humaid] dan [Abdullah bin Bakr As Sahmi] berkata: telah menceritakan kepada kami [Humaid] dari [Tsabit] dari [Anas] berkata: "Bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjenguk seorang laki-laki dari kaum muslimin yang sudah seperti anak burung. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya kepadanya: "Apakah engkau pernah berdoa meminta sesuatu?" dia menjawab: "Ya, pernah. Aku dahulu pernah berkata: 'Ya Allah apabila engkau hendak mengazabku di akhirat nanti, maka gantilah azab tersebut di dunia! ' Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Subhanallah, kamu tidak akan sanggup! Kenapa kamu tidak berdoa saja dengan mengatakan: "ALLAHUMMA AATINA FIDDUNYA HASANATAN WA FIL AKHIRATI HASANATAN WAQINA ADZAABANNAR (ya Allah berikanlah aku kebaikan di dunia dan di akhirat serta lindungilah aku dari azab neraka)." Anas berkata: "Maka orang tersebut berdoa kepada Allah 'azza wajalla (dengan doa tersebut), lalu Allah menyembuhkannya."

  8. Musnad Ahmad #11608
    Detail

    حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ الرَّجُلُ يَأْتِي النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيُسْلِمُ لِشَيْءٍ يُعْطَاهُ مِنْ الدُّنْيَا فَلَا يُمْسِي حَتَّى يَكُونَ الْإِسْلَامُ أَحَبَّ إِلَيْهِ وَأَعَزَّ عَلَيْهِ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

    Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] dari Humaid [Anas] ia berkata: "Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan masuk Islam disebabkan suatu pemberian yang diberikan kepadanya. Orang tersebut tidak pergi sampai Islam menjadi sesuatu yang paling dia cintai dan paling dia agungkan dari dunia dan seisinya."

  9. Musnad Ahmad #11609
    Detail

    حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ مُوسَى بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَكُنْ يُسْأَلُ شَيْئًا عَلَى الْإِسْلَامِ إِلَّا أَعْطَاهُ قَالَ فَأَتَاهُ رَجُلٌ فَسَأَلَهُ فَأَمَرَ لَهُ بِشَاءٍ كَثِيرٍ بَيْنَ جَبَلَيْنِ مِنْ شَاءِ الصَّدَقَةِ قَالَ فَرَجَعَ إِلَى قَوْمِهِ فَقَالَ يَا قَوْمِ أَسْلِمُوا فَإِنَّ مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْطِي عَطَاءً مَا يَخْشَى الْفَاقَةَ

    Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] dari [Humaid] dari [Musa bin Anas] dari Anas berkata: "Bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah diminta tentang sesuatu kecuali beliau pasti memberikannya. Maka datanglah seorang laki-laki yang meminta kepada beliau, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan untuk memberikan orang tersebut domba hasil zakat antara dua bukit banyaknya. Kemudian orang tersebut pulang kepada kaumnya dan mengatakan: "Wahai kaumku masuklah kalian ke dalam Islam, karena Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam apabila memberi tidak membuat orang takut jatuh miskin."

  10. Musnad Ahmad #11610
    Detail

    حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ بَعَثَتْ مَعِي أُمُّ سُلَيْمٍ بِمِكْتَلٍ فِيهِ رُطَبٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ أَجِدْهُ وَخَرَجَ قَرِيبًا إِلَى مَوْلًى لَهُ دَعَاهُ صَنَعَ لَهُ طَعَامًا قَالَ فَأَتَيْتُهُ فَإِذَا هُوَ يَأْكُلُ فَدَعَانِي لِآكُلَ مَعَهُ قَالَ وَصَنَعَ لَهُ ثَرِيدًا بِلَحْمٍ وَقَرْعٍ قَالَ وَإِذَا هُوَ يُعْجِبُهُ الْقَرْعُ قَالَ فَجَعَلْتُ أَجْمَعُهُ وَأُدْنِيهِ مِنْهُ قَالَ فَلَمَّا طَعِمَ رَجَعَ إِلَى مَنْزِلِهِ قَالَ وَوَضَعْتُ الْمِكْتَلَ بَيْنَ يَدَيْهِ قَالَ فَجَعَلَ يَأْكُلُ وَيَقْسِمُ حَتَّى فَرَغَ مِنْ آخِرِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] dari [Humaid] dari [Anas] ia berkata: "Ummu Sulaim menyuruhku untuk membawa satu keranjang ruthab (kurma segar) kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, tapi aku tidak menemukan beliau. Ternyata beliau baru saja keluar menemui budaknya yang diperintahkan untuk membuat makanan." Anas berkata: "Maka aku mendatangi beliau di sana, dan ternyata beliau sedang makan. Lalu beliau mengajakku makan bersamanya." Anas berkata: "Beliau dibuatkan bubur dari daging dan labu, dan beliau sangat menyukai labu." Anas berkata: "Maka aku bergabung dengan beliau dan lebih mendekatkan kepadanya." Anas berkata: "Setelah makan beliau kembali ke rumahnya dan aku letakkan keranjang tadi di hadapannya, lalu beliau memakan ruthab tersebut seraya membagi-bagikannya kepada yang lain hingga habis."