Musnad Ahmad مسند أحمد

11441–11450 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #11441
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ يُحَدِّثُ عَنِ الْأَغَرِّ أَبِي مُسْلِمٍ أَنَّهُ قَالَ أَشْهَدُ عَلَى أَبِي هُرَيْرَةَ وَأَبِي سَعِيدٍ أَنَّهُمَا شَهِدَا عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا يَقْعُدُ قَوْمٌ يَذْكُرُونَ اللَّهَ إِلَّا حَفَّتْهُمْ الْمَلَائِكَةُ وَغَشِيَتْهُمْ الرَّحْمَةُ وَنَزَلَتْ عَلَيْهِمْ السَّكِينَةُ وَذَكَرَهُمْ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] berkata: telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] berkata: aku mendengar [Abu Ishaq] menceritakan dari [Al Aghar Abu Muslim] bahwasanya ia berkata: aku bersaksi atas [Abu Hurairah] dan [Abu Sa'id] bahwa keduanya bersaksi atas Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda: "Tidaklah suatu kaum berdzikir kepada Allah kecuali malaikat akan mengelilingi mereka, rahmat akan melingkupi mereka, ketenangan akan diturunkan dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya."

  2. Musnad Ahmad #11442
    Detail

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَيْسِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ طَارِقِ بْنِ شِهَابٍ أَنَّ مَرْوَانَ خَطَبَ قَبْلَ الصَّلَاةِ فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ الصَّلَاةُ قَبْلَ الْخُطْبَةِ فَقَالَ لَهُ مَرْوَانُ تُرِكَ ذَاكَ يَا أَبَا فُلَانٍ فَقَالَ أَبُو سَعِيدٍ أَمَّا هَذَا فَقَدْ قَضَى مَا عَلَيْهِ قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُنْكِرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَاكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ

    Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] berkata: telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qais bin Muslim] dari [Thariq bin Syihab] bahwa Marwan pernah berkhutbah (ied) sebelum shalat, maka seseorang menegurnya: "Shalat (ied) itu sebelum khutbah, " Marwan lalu berkata: "Itu telah berlalu ya Fulan!" maka [Abu Sa'id] berkata: "Adapun orang ini, ia telah melakukan apa yang pernah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam katakan kepada kami: "Barangsiapa dari kalian melihat sebuah kemungkaran, hendaklah ia rubah dengan tangannya, jika tidak mampu hendaklah dengan lisannya, jika tidak mampu hendaklah dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemah iman."

  3. Musnad Ahmad #11443
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ ثَنَا أَبُو نَعَامَةَ السَّعْدِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ فَلَمَّا كَانَ فِي بَعْضِ صَلَاتِهِ خَلَعَ نَعْلَيْهِ فَوَضَعَهُمَا عَنْ يَسَارِهِ فَلَمَّا رَأَى النَّاسُ ذَلِكَ خَلَعُوا نِعَالَهُمْ فَلَمَّا قَضَى صَلَاتَهُ قَالَ مَا بَالُكُمْ أَلْقَيْتُمْ نِعَالَكُمْ قَالُوا رَأَيْنَاكَ أَلْقَيْتَ نَعْلَيْكَ فَأَلْقَيْنَا نِعَالَنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ جِبْرِيلَ أَتَانِي فَأَخْبَرَنِي أَنَّ فِيهِمَا قَذَرًا أَوْ قَالَ أَذًى فَأَلْقَيْتُهُمَا فَإِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْمَسْجِدِ فَلْيَنْظُرْ فِي نَعْلَيْهِ فَإِنْ رَأَى فِيهِمَا قَذَرًا أَوْ قَالَ أَذًى فَلْيَمْسَحْهُمَا وَلْيُصَلِّ فِيهِمَا قَالَ أَبِي لَمْ يَجِئْ فِي هَذَا الْحَدِيثِ بَيَانُ مَا كَانَ فِي النَّعْلِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil] berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad] berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Na'amah As Sa'di] berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Nadhrah] dari [Abu Sa'id Al Khudri], ia berkata: "Pada suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah shalat bersama kami, lalu ketika di tengah-tengah shalatnya, beliau melepaskan kedua sandalnya dan meletakkan di sebelah kirinya. Ketika orang-orang melihat hal itu maka mereka pun ikut melepaskan sandal-sandal mereka. Kemudian setelah selesai dari shalatnya beliau bertanya: "Kenapa kalian melepas sandal kalian?" mereka menjawab: "Kami melihat engkau melepaskan sandal, maka kamipun ikut melepaskannya, " maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian bersabda: "Sesungguhnya Jibril telah mendatangiku dan mengakabarkan bahwa di sandalku ada kotoran, atau beliau mengatakan, "najis sehingga aku melepasnya. Maka jika salah seorang dari kalian masuk ke dalam masjid hendaklah ia melihat sandalnya, jika ia melihat ada kotoran, atau beliau mengatakan, "najis hendaklah ia menggosoknya kemudian shalat dengannya." Bapakku berkata: "Dalam hadits ini tidak ada penjelasan bagaimana bentuk kotoran pada sandal tersebut."

  4. Musnad Ahmad #11444
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْعَزْلِ فَقَالَ إِنْ تَفْعَلُوا ذَلِكَ لَا عَلَيْكُمْ أَنْ لَا تَفْعَلُوهُ فَإِنَّهُ لَيْسَ نَسَمَةٌ قَضَى اللَّهُ أَنْ تَكُونَ إِلَّا هِيَ كَائِنَةٌ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa'd] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibnu Syihab] dari [Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah] dari [Abu Sa'id Al Khudri], ia berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya tentang 'azl, maka beliau bersabda: "Jika kalian melakukannya maka hal itu tidaklah mengapa, karena sesungguhnya tidaklah suatu jiwa yang Allah telah menetapkannya untuk hidup (lahir) kecuali ia akan hidup."

  5. Musnad Ahmad #11445
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أَبَا سَعِيدٍ أَخْبَرَهُ وَأَبُو هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى فِي جِدَارِ الْمَسْجِدِ نُخَامَةً فَتَنَاوَلَ حَصَاةً فَحَتَّهَا ثُمَّ قَالَ إِذَا تَنَخَّمَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَتَنَخَّمَنَّ قِبَلَ وَجْهِهِ وَلَا عَنْ يَمِينِهِ وَلْيَبْصُقْ عَنْ يَسَارِهِ أَوْ تَحْتَ قَدَمِهِ الْيُسْرَى

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibrahim] dari [Ibnu Syihab] dari [Humaid bin Abdurrahman] bahwa [Abu Sa'id Al Khudri] dan [Abu Hurairah] telah mengabarkan kepadanya, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melihat dahak di dinding masjid, maka beliau mengambil kerikil kemudian membersihkannya, dan bersabda: "Jika salah seorang dari kalian ingin berdahak, maka Jangan sampai melakukannya di depannya atau samping kanannya. Akan tetapi hendaklah ia meludahkannya ke sebelah kiri atau di bawah telapak kaki kirinya."

  6. Musnad Ahmad #11446
    Detail

    حَدَّثَنَا سَكَنُ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا صَالِحٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَنِي حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ وَأَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ يَقُولَانِ رَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نُخَامَةً فِي الْقِبْلَةِ فَتَنَاوَلَ حَصَاةً فَحَكَّهَا بِهَا ثُمَّ قَالَ لَا يَتَنَخَّمْ أَحَدٌ فِي الْقِبْلَةِ وَلَا عَنْ يَمِينِهِ وَلْيَبْصُقْ عَنْ يَسَارِهِ أَوْ تَحْتَ رِجْلِهِ الْيُسْرَى

    Telah menceritakan kepada kami [Sakan bin Nafi'] berkata: telah menceritakan kepada kami [Shalih] dari [Az Zuhri] berkata: telah mengabarkan kepadaku [Humaid bin Abdurrahman] Bahwasanya ia mendengar [Abu Hurairah] dan [Abu Sa'id Al Khudri] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melihat dahak di arah kiblat, lalu beliau mengambil kerikil dan mengosoknya dengan kerikil tersebut. Setelah itu beliau bersabda: " Jangan sampai seseorang membuang dahak di arah kiblat atau sebelah kanannya, tetapi hendaklah ia meludahkannya di sebelah kiri atau di bawah telapak kaki kirinya."

  7. Musnad Ahmad #11447
    Detail

    حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ شُجَاعٍ حَدَّثَنِي خُصَيْفٌ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّتَيْنِ عَلَى الْمِنْبَرِ يَقُولُ الذَّهَبُ بِالذَّهَبِ وَالْفِضَّةُ بِالْفِضَّةِ وَزْنًا بِوَزْنٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Marwan bin Syuja'] berkata: telah menceritakan kepadaku [Khushaif] dari [Mujahid] dari [Abu Sa'id Al Khudri], ia berkata: "Dua kali aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda di atas mimbar: "Emas dengan emas dan perak dengan perak dengan berat timbangan yang sebanding."

  8. Musnad Ahmad #11448
    Detail

    حَدَّثَنَا ابْنُ فُضَيْلٍ حَدَّثَنَا سَالِمٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي حَفْصَةَ وَالْأَعْمَشُ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ صُهْبَانَ وَكَثِيرٌ النَّوَّاءُ وَابْنُ أَبِي لَيْلَى عَنْ عَطِيَّةَ الْعَوْفِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَهْلَ الدَّرَجَاتِ الْعُلَى لَيَرَاهُمْ مَنْ تَحْتَهُمْ كَمَا تَرَوْنَ النَّجْمَ الطَّالِعَ فِي أُفُقٍ مِنْ آفَاقِ السَّمَاءِ أَلَا وَإِنَّ أَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ مِنْهُمْ وَأَنْعَمَا

    Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Fudhail] berkata: telah menceritakan kepada kami [Salim] -yaitu Ibnu Hafshah dan [Al A'masy] dan [Abdullah bin Shuhban] dan [Katsir An Nawwa'] dan [Ibnu Abu Laila] dari ['Athiyyah Al 'Aufi] dari [Abu Sa'id Al Khudri], ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya, penghuni derajat yang paling tinggi (di surga), mereka dapat dilihat oleh orang-orang yang ada di bawahnya sebagaimana kalian dapat melihat bintang yang terbit di ufuk langit, ketahuilah bahwa Abu Bakar dan Umar adalah dari mereka yang mendapatkan nikmat tersebut."

  9. Musnad Ahmad #11449
    Detail

    حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ شَهْرٍ قَالَ لَقِينَا أَبَا سَعِيدٍ وَنَحْنُ نُرِيدُ الطُّورَ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تُشَدُّ الْمَطِيُّ إِلَّا إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَمَسْجِدِ الْمَدِينَةِ وَبَيْتِ الْمَقْدِسِ

    Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Laits] dari [Syahr] berkata: "Kami bertemu dengan [Abu Sa'id] ketika kami hendak pergi ke bukit Ath Thur, maka ia pun berkata: "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak boleh bersusah-payah dalam melakukan perjalanan kecuali ke tiga masjid: masjidil haram, masjid Madinah dan baitul maqdis."

  10. Musnad Ahmad #11450
    Detail

    حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ عُبَيْدٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْعَزْلِ فَقَالَ لَيْسَ مِنْ كُلِّ الْمَاءِ يَكُونُ الْوَلَدُ إِذَا أَرَادَ اللَّهُ أَنْ يَخْلُقَ شَيْئًا لَمْ يَمْنَعْهُ شَيْءٌ

    Telah menceritakan kepada kami [Umar bin Ubaid] dan [Abu Ishaq] dari [Abul Waddak] dari [Abu Sa'id Al Khudri], ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya tentang 'azl, maka beliau bersabda: "Tidak semua air dapat menjadi anak, dan jika Allah berkehendak untuk menciptakannya maka tidak akan ada yang dapat menghalanginya."