Musnad Ahmad مسند أحمد

10801–10810 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #10801
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا أَبِي وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جُحَادَةَ حَدَّثَنِي الْوَلِيدُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ الْبَهِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَكُونُ أُمَرَاءُ تَلِينُ لَهُمْ الْجُلُودُ وَتَطْمَئِنُّ إِلَيْهِمْ الْقُلُوبُ وَيَكُونُ عَلَيْكُمْ أُمَرَاءُ تَشْمَئِزُّ مِنْهُمْ الْقُلُوبُ وَتَقْشَعِرُّ مِنْهُمْ الْجُلُودُ قَالُوا أَفَلَا نَقْتُلُهُمْ قَالَ لَا مَا أَقَامُوا الصَّلَاةَ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shamad] berkata: [bapakku] dan ['Affan] telah menceritakan kepada kami, mereka berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdul Warits] berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Juhadah] berkata: telah menceritakan kepadaku [Al Walid] dari [Abdullah bin Al Bahi] dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Akan muncul pemimpin-pemimpin yang akan menjadikan hati tenang dan kulit serasa lembut, kemudian akan muncul kepada kalian pemimpin-pemimpin yang menjadikan hati gemetar dan kulit merinding." Para sahabat berkata: "Wahai Rasulullah, apakah kami boleh membunuhnya?" beliau bersabda: "Jangan, selama ia masih mengerjakan shalat."

  2. Musnad Ahmad #10802
    Detail

    حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا دَرَّاجٌ عَنْ أَبِي الْهَيْثَمِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَقْعَدُ الْكَافِرِ فِي النَّارِ مَسِيرَةُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ وَكُلُّ ضِرْسٍ مِثْلُ أُحُدٍ وَفَخِذُهُ مِثْلُ وَرِقَانَ وَجِلْدُهُ سِوَى لَحْمِهِ وَعِظَامِهِ أَرْبَعُونَ ذِرَاعًا

    Telah menceritakan kepada kami [Hasan] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Darraj] dari [Abu Al Haitsam] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Tempat duduk orang kafir di neraka adalah perjalanan selama tiga hari, setiap gigi taring mereka seperti gunung Uhud, paha mereka seperti dua mata uang dan kulitnya mereka selain daging dan tulangnya setebal empat puluh hasta."

  3. Musnad Ahmad #10803
    Detail

    وَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ أَنَّ مِقْمَعًا مِنْ حَدِيدٍ وُضِعَ فِي الْأَرْضِ فَاجْتَمَعَ لَهُ الثَّقَلَانِ مَا أَقَلُّوهُ مِنْ الْأَرْضِ

    Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Abu Sa'id] dan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Sekiranya pemukul (neraka) yang terbuat dari besi diletakkan di bumi, kemudian jin dan manusia berkumpul, sungguh mereka tidak akan dapat mengangkatnya dari bumi."

  4. Musnad Ahmad #10804
    Detail

    وَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لِسُرَادِقِ النَّارِ أَرْبَعُ جُدُرٍ كَثُفَ كُلِّ جِدَارٍ مِثْلُ مَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ سَنَةً

    Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Abu Sa'id] dan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwasanya beliau bersabda: "Sesungguhnya tembok pembatas neraka ada empat tembok, tebal setiap tembok adalah setebal perjalanan empat puluh tahun."

  5. Musnad Ahmad #10805
    Detail

    وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الشِّيَاعُ حَرَامٌ قَالَ ابْنُ لَهِيعَةَ يَعْنِي بِهِ الَّذِي يَفْتَخِرُ بِالْجِمَاعِ

    Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Abu Sa'id] dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Syiya` adalah haram, " Ibnu Lahi'ah berkata: "Syiya` adalah orang yang berbangga-bangga dengan persetubuhan."

  6. Musnad Ahmad #10806
    Detail

    وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِلْجَنَّةِ مِائَةَ دَرَجَةٍ لَوْ أَنَّ الْعَالَمِينَ اجْتَمَعُوا فِي إِحْدَاهُنَّ لَوَسِعَتْهُمْ

    Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Abu Sa'id] dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya surga memiliki seratus derajat, sekiranya seluruh penghuni alam berkumpul di salah satu derajat itu, pasti dapat menampung mereka semua."

  7. Musnad Ahmad #10807
    Detail

    وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الشَّيْطَانَ قَالَ وَعِزَّتِكَ يَا رَبِّ لَا أَبْرَحُ أُغْوِي عِبَادَكَ مَا دَامَتْ أَرْوَاحُهُمْ فِي أَجْسَادِهِمْ قَالَ الرَّبُّ وَعِزَّتِي وَجَلَالِي لَا أَزَالُ أَغْفِرُ لَهُمْ مَا اسْتَغْفَرُونِي

    Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Abu Sa'id] dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya setan berkata: "Demi kemuliaan-Mu wahai Rabb, aku senantiasa akan menggelincirkan hamba-hamba-Mu selama ruh mereka masih ada di dalam jasad-jasad mereka, " maka Rabb berfirman: "Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, Aku akan senantiasa mengampuni mereka selama mereka meminta ampun kepada-Ku."

  8. Musnad Ahmad #10808
    Detail

    وَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّهُ لَيَخْتَصِمُ حَتَّى الشَّاتَانِ فِيمَا انْتَطَحَا

    Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Abu Sa'id] dan sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, sesungguhnya akan saling mengadukan perkara hingga dua ekor kambing dalam perkara saling menanduk."

  9. Musnad Ahmad #10809
    Detail

    وَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَا بَيْنَ مِصْرَاعَيْنِ فِي الْجَنَّةِ كَمَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ سَنَةً

    Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Abu Sa'id] dan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, Bahwasanya beliau bersabda: "Antara dua pintu di surga adalah sejauh perjalanan empat puluh tahun."

  10. Musnad Ahmad #10810
    Detail

    قَالَ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصْدَقُ الرُّؤْيَا بِالْأَسْحَارِ

    Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Abu Sa'id] Berkata: dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sebenar-benar mimpi adalah pada waktu sahur."