Musnad Ahmad مسند أحمد

10321–10330 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #10321
    Detail

    حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي بَلْجٍ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ مَيْمُونٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَجِدَ طَعْمَ الْإِيمَانِ فَلْيُحِبَّ الْعَبْدَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

    Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Dawud], dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Balj] berkata: aku mendengar ['Amru bin Maimun] menceritakan dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa ingin mendapatkan nikmatnya keimanan hendaklah ia mencintai seorang hamba, ia tidak mencintainya kecuali karena Allah 'azza wajalla."

  2. Musnad Ahmad #10322
    Detail

    حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عِيسَى أَخْبَرَنَا ابْنُ عَجْلَانَ عَنِ الْقَعْقَاعِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى رَجُلًا يَدْعُو هَكَذَا بِأُصْبُعَيْهِ يُشِيرُ فَقَالَ أَحِّدْ أَحِّدْ

    Telah menceritakan kepada kami [Shafwan bin Isa], dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Ibnu 'Ajlan] dari [Al Qa'qa'] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melihat seorang lelaki berdoa seperti ini memberi isyarat dengan jari-jarinya, seraya berkata: "Esakan, esakan."

  3. Musnad Ahmad #10323
    Detail

    حَدَّثَنَا صَفْوَانُ أَخْبَرَنَا ابْنُ عَجْلَانَ عَنِ الْقَعْقَاعِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مَجْرُوحٍ يُجْرَحُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَنْ يُجْرَحُ فِي سَبِيلِهِ إِلَّا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالْجُرْحُ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ جُرِحَ اللَّوْنُ لَوْنُ دَمٍ وَالرِّيحُ رِيحُ مِسْكٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Shafwan], dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Ibnu 'Ajlan] dari [Al Qa'qa'] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah setiap luka yang terluka di jalan Allah, dan Allah lebih tahu siapa yang terluka di jalan-Nya, kecuali ia akan datang pada hari kiamat dengan keadaan lukanya seperti hari ia terluka, warnanya warna darah dan baunya bau kesturi."

  4. Musnad Ahmad #10324
    Detail

    حَدَّثَنَا صَفْوَانُ حَدَّثَنَا ابْنُ عَجْلَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلْحَيَّاتِ مَا سَالَمْنَاهُنَّ مُنْذُ حَارَبْنَاهُنَّ فَمَنْ تَرَكَ شَيْئًا خِيفَتَهُنَّ فَلَيْسَ مِنَّا

    Telah menceritakan kepada kami [Shafwan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Ajlan] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda tentang bangsa ular: "Kami tidak pernah berdamai dengan mereka semenjak kami memerangi mereka, barangsiapa meninggalkan permusuhan dengan mereka karena takut maka ia bukan dari golongan kami."

  5. Musnad Ahmad #10325
    Detail

    حَدَّثَنَا صَفْوَانُ قَالَ ابْنُ عَجْلَانَ أَخْبَرَنَا عَنِ الْقَعْقَاعِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صَلَاةُ الْجَمْعِ تَفْضُلُ ذَاتَ الْفَذِّ خَمْسًا وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

    Telah menceritakan kepada kami [Shafwan] berkata: [Ibnu 'Ajlan] telah mengabarkan kepada kami dari [Al Qa'qa'] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Shalat berjama'ah melebihi shalat sendirian dengan dua puluh lima derajat."

  6. Musnad Ahmad #10326
    Detail

    حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ وَشُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَعَدَ بَيْنَ شُعَبِهَا الْأَرْبَعِ قَالَ شُعْبَةُ ثُمَّ جَهَدَهَا وَقَالَ هِشَامٌ ثُمَّ اجْتَهَدَ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ

    Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Dawud], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dan [Syu'bah] dari [Qotadah] dari [Al Hasan] dari [Abu Rafi'] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apabila telah duduk di atas cabang yang empat, -Syu'bah menyebutkan: – "kemudian bersungguh-sungguh atasnya, -sedang Hisyam menyebutkan: "kemudian bersungguh-sungguh, maka telah wajib mandi."

  7. Musnad Ahmad #10327
    Detail

    حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ حَرْبٍ أَبُو صَالِحٍ قَالَ سَمِعْتُ مَالِكَ بْنَ أَنَسٍ وَذَكَرَ سُفْيَانَ الثَّوْرِيَّ فَقَالَ أَمَا إِنَّهُ قَدْ فَارَقَنِي عَلَى أَنَّهُ لَا يَشْرَبُ النَّبِيذَ

    Telah menceritakan kepada kami [Syu'aib bin Harb Abu Shalih] ia berkata: aku mendengar [Malik bin Anas], dan dia menyebutkan [Sufyan Ats Tsauri], kemudian dia berkata: "Ia telah meninggalkanku dengan bahwa ia tidak minum nabidz (arak)."

  8. Musnad Ahmad #10328
    Detail

    حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ سَمِعْتُ إِبْرَاهِيمَ بْنَ سَعْدٍ يَقُولُ أَشْهَدُ عَلَى سُفْيَانَ أَنِّي سَأَلْتُهُ أَوْ سُئِلَ عَنْ النَّبِيذِ فَقَالَ كُلْ تَمْرًا وَاشْرَبْ مَاءً يَصِيرُ فِي بَطْنِكَ نَبِيذًا

    Telah menceritakan kepada kami [Yahya] berkata: aku mendengar [Ibrahim bin Sa'd] berkata: aku bersaksi atas [Sufyan] bahwasanya aku bertanya kepadanya, atau ia ditanya tentang arak, lalu ia menjawab: "Makanlah kurma dan minumlah air, maka di dalam perutmu ia akan menjadi nabidz (arak)."

  9. Musnad Ahmad #10329
    Detail

    حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَعَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ قَتَادَةَ يَعْنِي عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا جَلَسَ بَيْنَ شُعَبِهَا الْأَرْبَعِ ثُمَّ اجْتَهَدَ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ قَالَ عَبْدُ الصَّمَدِ ثُمَّ جَهَدَهَا

    Telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Jarir], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dan [Abdush Shamad], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Qotadah] -yaitu- dari [Al Hasan] dari [Abu Rafi'] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Jika ia telah duduk di atas cabang yang empat kemudian bersungguh-sungguh maka telah wajib mandi." Abdush Shamad menyebutkan: "kemudian ia bersungguh-sungguh atasnya."

  10. Musnad Ahmad #10330
    Detail

    حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ عَنْ هِشَامٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ فَلْيُخَالِفْ بَيْنَ طَرَفَيْهِ عَلَى عَاتِقِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin 'Amir] dari [Hisyam] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Ikrimah] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian shalat dengan menggunakan satu kain, maka hendaklah ia selempangkan dua ujung kainnya di atas pundak."