Musnad Ahmad مسند أحمد

10281–10290 dari 26363

  1. Musnad Ahmad #10281
    Detail

    حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ سُمَيٍّ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي بِطَرِيقٍ اشْتَدَّ عَلَيْهِ الْعَطَشُ فَوَجَدَ بِئْرًا فَنَزَلَ فِيهَا فَشَرِبَ ثُمَّ خَرَجَ فَإِذَا كَلْبٌ يَلْهَثُ يَأْكُلُ الثَّرَى مِنْ الْعَطَشِ فَقَالَ الرَّجُلُ لَقَدْ بَلَغَ هَذَا الْكَلْبَ مِنْ الْعَطَشِ مِثْلُ الَّذِي بَلَغَنِي فَنَزَلَ الْبِئْرَ فَمَلَأَ خُفَّهُ ثُمَّ أَمْسَكَهُ بِفِيهِ حَتَّى رَقِيَ فَسَقَى الْكَلْبَ فَشَكَرَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لَنَا فِي الْبَهَائِمِ لَأَجْرًا فَقَالَ فِي كُلِّ ذَاتِ كَبِدٍ رَطْبَةٍ أَجْرٌ

    Telah menceritakan kepada kami [Rauh], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Sumay] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ketika seorang lelaki berjalan pada sebuah jalan ia merasa kehausan, kemudian ia mendapatkan sebuah sumur lalu turun ke dalam untuk minum, setelah ia keluar dari sumur tersebut tiba-tiba ada seekor anjing yang menjilati tanah yang basah karena haus. Laki-laki itu kemudian berkata: 'Anjing ini telah kehausan sebagaimana aku tadi kehausan, ' lalu ia pun turun ke dalam sumur seraya mengisi sepatunya dengan air, lalu ia membawa keluar sepatunya dengan cara menggigitnya dengan mulut, dan memberi minum anjing tersebut. Maka Allah 'azza wajalla bersyukur kepadanya, dan mengampuni dosanya." Timbul pertanyaan kepada beliau: "Wahai Rasulullah, apakah kami akan mendapatkan pahala dengan berbuat baik kepada binatang?" maka beliau bersabda: "Setiap yang mempunyai hati maka di dalamnya terkandung pahala."

  2. Musnad Ahmad #10282
    Detail

    حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ مِنْ شَرِّ النَّاسِ ذَا الْوَجْهَيْنِ الَّذِي يَأْتِي هَؤُلَاءِ بِوَجْهٍ وَهَؤُلَاءِ بِوَجْهٍ

    Telah menceritakan kepada kami [Rauh], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya seburuk-buruk manusia adalah pemilik dua wajah, ia datang kepada suatu kaum dengan satu wajah, dan kepada kaum yang lain dengan wajah yang lain."

  3. Musnad Ahmad #10283
    Detail

    حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنِ الْأَعْرَجِ عَنِ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا تَحَسَّسُوا وَلَا تَنَافَسُوا وَلَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا

    Telah menceritakan kepada kami [Rauh], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jauhilah oleh kalian berprasangka buruk, karena sesungguhnya berprasangka buruk adalah seburuk-buruk pembicaraan, jangan saling menaikkan harga untuk menipu pembeli, jangan saling mencari-cari aib, jangan saling bersaing, jangan saling dengki, jangan saling benci dan jangan saling membelakangi, jadilah kalian hamba-hamba Allah yang saling bersaudara."

  4. Musnad Ahmad #10284
    Detail

    حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ وَلَكِنَّ الشَّدِيدَ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ

    Telah menceritakan kepada kami [Rauh], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Ibnu Syihab] dari [Sa'id Ibnul Musayyab] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "tidak dikatakan orang kuat yang pandai bergulat, tetapi yang dikatakan kuat adalah orang yang mampu mengendalikan diri ketika marah."

  5. Musnad Ahmad #10285
    Detail

    حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَعْقُوبَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الْمُسْتَبَّانِ مَا قَالَا عَلَى الْبَادِئِ حَتَّى يَعْتَدِيَ الْمَظْلُومُ

    Telah menceritakan kepada kami [Rauh], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] berkata: aku mendengar [Al 'Ala` bin Abdurrahman bin Ya'qub] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Kedua orang yang saling mencela maka celaan mereka adalah bagi orang yang memulainya, kecuali jika orang yang dicela membalas dengan hal yang sama."

  6. Musnad Ahmad #10286
    Detail

    حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي وَأَنَا مَعَهُ حِينَ يَذْكُرُنِي

    Telah menceritakan kepada kami [Rauh], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Muhammad], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Aslam] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Allah 'azza wajalla berfirman: 'Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku."

  7. Musnad Ahmad #10287
    Detail

    حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَجْلَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَرُونِي مَا تَرَكْتُكُمْ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِسُؤَالِهِمْ وَاخْتِلَافِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ

    Telah menceritakan kepada kami [Adh Dhahak bin Makhlad], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Ajlan] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Biarkanlah apa yang telah aku tinggalkan untuk kalian, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa karena pertanyaan dan perselisihan mereka kepada para Nabinya."

  8. Musnad Ahmad #10288
    Detail

    حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ حَدَّثَنَا ابْنُ عَجْلَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ شَاةً طُبِخَتْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْطِنِي الذِّرَاعَ فَنَاوَلَهَا إِيَّاهُ فَقَالَ أَعْطِنِي الذِّرَاعَ فَنَاوَلَهَا إِيَّاهُ ثُمَّ قَالَ أَعْطِنِي الذِّرَاعَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّمَا لِلشَّاةِ ذِرَاعَانِ قَالَ أَمَا إِنَّكَ لَوْ الْتَمَسْتَهَا لَوَجَدْتَهَا

    Telah menceritakan kepada kami [Adh Dhahak], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Ajlan] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah], dia berkata: ada seekor kambing sedang dimasak, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Berikan untukku satu lengannya, " lalu diberikanlah kepada beliau, beliau bersabda lagi: "Berikan untukku satu lengannya lagi, " lalu diberikan kepada beliau lagi, kemudian beliau bersabda lagi: "Berikan aku satu lengannya lagi, " Abu Hurairah berkata: "Wahai Rasulullah, bukankah kambing itu hanya memiliki dua lengan?" Beliau menjawab: "Sekiranya engkau mengambilnya (tidak bertanya), engkau pasti akan mendapatkannya."

  9. Musnad Ahmad #10289
    Detail

    حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ حَدَّثَنَا ابْنُ عَجْلَانَ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعُطَاسَ وَيَكْرَهُ التَّثَاؤُبَ فَإِذَا تَثَاءَبَ أَحَدُكُمْ فَقَالَ هَاهْ فَإِنَّ ذَلِكَ شَيْطَانٌ يَضْحَكُ مِنْ جَوْفِهِ

    Telah menceritakan kepada kami [Adh Dhahak], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Ajlan] dari [Sa'id] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya Allah menyukai (orang yang) bersin dan membenci menguap, maka jika salah seorang dari kalian menguap lalu mengucapkan: 'hah' sesungguhnya hal itu adalah setan yang sedang tertawa dari dalam perutnya."

  10. Musnad Ahmad #10290
    Detail

    حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ الصَّوَّافُ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَا شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ

    Telah menceritakan kepada kami [Adh Dhahak], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hajjaj Ash Shawwaf], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Ja'far] adri [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tiga doa yang pasti dikabulkan dan tidak ada keraguan di dalamnya, yaitu: doa orang tua kepada anaknya, doa orang yang dizhalimi dan doa orang yang di perjalanan."