Musnad Ahmad مسند أحمد

991–1000 of 26363

  1. Musnad Ahmad #991
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ حَارِثَةَ بْنِ مُضَرِّبٍ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ لَمَّا حَضَرَ الْبَأْسُ يَوْمَ بَدْرٍ اتَّقَيْنَا بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ مِنْ أَشَدِّ النَّاسِ مَا كَانَ أَوْ لَمْ يَكُنْ أَحَدٌ أَقْرَبَ إِلَى الْمُشْرِكِينَ مِنْهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Israil] dari [Abu Ishaq] dari [Haritsah bin Mudharrib] dari [Ali] berkata: "Pada saat datang kesulitan pada Perang Badar, kami berlindung dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan beliau adalah orang yang paling menghadapi kesulitan (pada saat itu) atau tidak ada orang yang lebih dekat dari orang-orang musyrik selain beliau."

  2. Musnad Ahmad #992
    Detail

    قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ وَحَدَّثَنَا إِسْحَاقُ يَعْنِي ابْنَ عِيسَى أَخْبَرَنِي مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ قَالَ إِسْحَاقُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ لُبْسِ الْقَسِّيِّ وَالْمُعَصْفَرِ وَعَنْ تَخَتُّمِ الذَّهَبِ وَعَنْ قِرَاءَةِ الْقُرْآنِ فِي الرُّكُوعِ

    Ahmad bin Hanbal berkata: saya membaca di hadapan [Abdurrahman] dari [Malik] dari [Nafi'], dan telah menceritakan kepada kami [Ishaq] yaitu Ibnu Isa, telah mengabarkan kepadaku [Malik] dari [Nafi'] dari [Ibrahim bin Abdullah bin Hunain] -Ishaq berkata:- dari [bapaknya] dari [Ali bin Abu Thalib] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang memakai pakaian yang dihiasi dengan sutra dan pakaian yang dicelup dengan warna kuning, juga melarang bercincin emas dan membaca Al Qur`an pada saat ruku'.

  3. Musnad Ahmad #993
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي وَأَبُو خَيْثَمَةَ قَالَا حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَنْبَأَنَا أَيُّوبُ عَنْ نَافِعٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ فُلَانِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ جَدِّهِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ قَالَ قَالَ عَلِيٌّ نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ لُبْسِ الْمُعَصْفَرِ وَعَنْ الْقَسِّيِّ وَعَنْ خَاتَمِ الذَّهَبِ وَعَنْ الْقِرَاءَةِ فِي الرُّكُوعِ قَالَ أَيُّوبُ أَوْ قَالَ أَنْ أَقْرَأَ وَأَنَا رَاكِعٌ قَالَ أَبُو خَيْثَمَةَ فِي حَدِيثِهِ حُدِّثْتُ أَنَّ إِسْمَاعِيلَ رَجَعَ عَنْ جَدِّهِ حُنَيْنٍ

    Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku bapakku dan [Abu Khaitsamah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Isma'il] telah memberitakan kepada kami [Ayyub] dari [Nafi'] dari [Ibrahim bin Fulan bin Hunain] dari [Kakeknya, Abdullah bin Hunain] berkata: [Ali] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarangku memakai pakaian yang dicelup sehingga berwarna kuning, memakai pakaian yang dihiasi dengan sutra, cincin emas dan membaca Al Qur`an pada saat ruku'." Ayyub berkata: Atau Ali berkata: "(malarangku) membaca (Al Qur'an) saat saya sedang ruku'." Abu Khaitsamah menuturkan dalam haditsnya, diceritakan kepadaku bahwa Isma'il mengklarifikasi lafadh dari kakeknya Hunain.

  4. Musnad Ahmad #994
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ رَجُلٍ عَنْ الْحَكَمِ بْنِ عُتَيْبَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ عَلِيٍّ أَنَّهُ قَالَ أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَبِيعَ غُلَامَيْنِ أَخَوَيْنِ فَبِعْتُهُمَا فَفَرَّقْتُ بَيْنَهُمَا فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَدْرِكْهُمَا فَارْتَجِعْهُمَا وَلَا تَبِعْهُمَا إِلَّا جَمِيعًا وَلَا تُفَرِّقْ بَيْنَهُمَا

    Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Sa'id] dari [seorang laki-laki] dari [Al Hakam bin 'Utaibah] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Ali Radhiallah 'anhu], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyuruhku untuk menjual dua orang budak laki-laki bersaudara. Saya menjualnya dengan memisahkan keduanya, kemudian hal itu saya sebutkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau bersabda: "Cari mereka berdua, dan tarik kembali. Jangan kamu jual kecuali semuanya dan jangan kamu pisahkan keduanya."

  5. Musnad Ahmad #995
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ هِشَامٍ الْبَزَّارُ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي حَيَّةَ قَالَ رَأَيْتُ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَتَوَضَّأُ فَغَسَلَ كَفَّيْهِ حَتَّى أَنْقَاهُمَا ثُمَّ مَضْمَضَ ثَلَاثًا ثُمَّ اسْتَنْشَقَ ثَلَاثًا وَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا وَذِرَاعَيْهِ ثَلَاثًا وَمَسَحَ بِرَأْسِهِ وَغَسَلَ قَدَمَيْهِ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَأَخَذَ فَضْلَ طَهُورِهِ فَشَرِبَ وَهُوَ قَائِمٌ ثُمَّ قَالَ أَحْبَبْتُ أَنْ أُرِيَكُمْ كَيْفَ كَانَ طُهُورُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ هِشَامٍ الْبَزَّارُ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ وَذَكَرَ عَبْدُ خَيْرٍ عَنْ عَلِيٍّ مِثْلَ حَدِيثِ أَبِي حَيَّةَ إِلَّا أَنَّ عَبْدَ خَيْرٍ قَالَ كَانَ إِذَا فَرَغَ مِنْ طُهُورِهِ أَخَذَ بِكَفَّيْهِ مِنْ فَضْلِ طَهُورِهِ فَشَرِبَ

    Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami [Khalaf bin Hisyam Al Bazar] telah menceritakan kepada kami [Abu Al Ahwash] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Hayyah] berkata: Saya melihat [Ali] radliyallahu 'anhu berwudhu. Dia membasuh kedua tangannya sampai bersih kemudian berkumur tiga kali, berisitinsyaq tiga kali, membasuh wajahnya tiga kali, kedua lengannya tiga kali, kemudian mengusap kepalanya dan membasuh kedua kakinya sampai mata kakinya. Lalu dia mengambil sisa air wudlunya dan meminumnya sambil berdiri seraya berkata: "Saya hendak memperlihatkan kepada kalian bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berwudhu." Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami [Khalaf bin Hisyam Al Bazar] telah menceritakan kepada kami [Abu Al Ahwash] dari [Abu Ishaq] berkata: [Abdu Khair] meriwayatkan dari [Ali] radliyallahu 'anhu sebagaimana hadits Abu Hayyah, kecuali dia berkata: "Jika telah selesai dari wudlunya, dia mengambil sisa air wudlu dengan kedua tangannya lalu meminumnya."

  6. Musnad Ahmad #996
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ قَالَ سُئِلَ سَعِيدٌ عَنْ الْأَعْضَبِ هَلْ يُضَحَّى بِهِ فَأَخْبَرَنَا عَنْ قَتَادَةَ عَنْ جُرَيِّ بْنِ كُلَيْبٍ رَجُلٍ مِنْ قَوْمِهِ أَنَّهُ سَمِعَ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُضَحَّى بِأَعْضَبِ الْقَرْنِ وَالْأُذُنِ قَالَ قَتَادَةُ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِسَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ فَقَالَ الْعَضَبُ النِّصْفُ فَأَكْثَرُ مِنْ ذَلِكَ

    Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] berkata: [Sa'id] ditanya tentang hewan yang tanduknya rusak apakah bisa digunakan untuk berkurban. Maka dia mengabarkan kepada kami dari [Qatadah] dari [Jurai bin Kulaib] seorang laki-laki dari kaumnya, bahwa dia mendengar [Ali] radliyallahu 'anhu berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang berkurban dengan hewan yang tanduknya dan telinganya rusak." Qatadah berkata: Saya bertanya mengenai hal itu kepada Sa'id bin Musayyab, dia menjawab: "Yang masuk kategori rusak adalah setengah atau lebih dari itu."

  7. Musnad Ahmad #997
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ هُبَيْرَةَ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ التَّخَتُّمِ بِالذَّهَبِ وَعَنْ لُبْسِ الْقَسِّيِّ وَالْمَيَاثِرِ

    Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Israil] dari [Abu Ishaq] dari [Hubairah] dari [Ali] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarangku memakai cincin emas, memakai pakaian yang bercampur dengan sutra dan pelana merah yang terbuat dari sutra juga."

  8. Musnad Ahmad #998
    Detail

    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ إِسْرَائِيلَ وَعَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي حَيَّةَ الْوَادِعِيِّ قَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ أَبِي حَيَّةَ قَالَ رَأَيْتُ عَلِيًّا بَالَ فِي الرَّحَبَةِ وَدَعَا بِمَاءٍ فَتَوَضَّأَ فَغَسَلَ كَفَّيْهِ ثَلَاثًا وَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ ثَلَاثًا وَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا وَغَسَلَ ذِرَاعَيْهِ ثَلَاثًا ثَلَاثًا وَمَسَحَ بِرَأْسِهِ وَغَسَلَ قَدَمَيْهِ ثَلَاثًا ثَلَاثًا ثُمَّ قَامَ فَشَرِبَ مِنْ فَضْلِ وَضُوئِهِ ثُمَّ قَالَ إِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَلَ كَالَّذِي رَأَيْتُمُونِي فَعَلْتُ فَأَرَدْتُ أَنْ أُرِيَكُمُوهُ

    Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Israil], dan [Abdurrazzaq] berkata: telah memberitakan kepada kami [Israil] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Hayyah Al Wadi'i] Abdurrazzaq berkata: Abu Hayyah berkata: Saya melihat [Ali] kencing di Rahabah lantas meminta air dan berwudlu. Dia membasuh kedua tangannya tiga kali, berkumur-kumur dan istinsyaq tiga kali. Kemudian mengusap wajahnya tiga kali dan membasuh kedua lengannya tiga kali. dia mengusap kepalanya dan membasuh kedua kakinya tiga kali-tiga kali. Setelah itu dia bangkit dan meminum sisa air wudlunya. Kemudian dia berkata: "Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan sebagaimana kalian telah melihatku melakukannya. Saya hendak memperlihatkan kepada kalian."

  9. Musnad Ahmad #999
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبُو صَالِحٍ الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا شِهَابُ بْنُ خِرَاشٍ حَدَّثَنِي الْحَجَّاجُ بْنُ دِينَارٍ عَنْ أَبِي مَعْشَرٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ النَّخَعِيِّ قَالَ ضَرَبَ عَلْقَمَةُ بْنُ قَيْسٍ هَذَا الْمِنْبَرَ وَقَالَ خَطَبَنَا عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَلَى هَذَا الْمِنْبَرِ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ وَذَكَرَ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَذْكُرَ وَقَالَ إِنَّ خَيْرَ النَّاسِ كَانَ بَعْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبُو بَكْرٍ ثُمَّ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ثُمَّ أَحْدَثْنَا بَعْدَهُمَا أَحْدَاثًا يَقْضِي اللَّهُ فِيهَا

    Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku [Abu Shalih Al Hakam bin Musa] telah menceritakan kepada kami [Syihab bin Khirasy] telah menceritakan kepadaku [Al Hajjaj bin Dinar] dari [Abu Ma'syar] dari [Ibrahim An Nakha'i] berkata: ['Alqamah bin Qais] memegang mimbar ini dan berkata: [Ali] radliyallahu 'anhu berkhutbah kepada kami pada mimbar ini, dia memuji Allah dan mengucapkan beberapa perkataan, dia berkata: "Orang yang paling baik setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah Abu Bakar kemudian Umar radliyallahu 'anhuma, kemudian kita membuat banyak peristiwa setelah mereka, yang Allah berikan putusan atas perisitwa-peristiwa itu."

  10. Musnad Ahmad #1000
    Detail

    حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا أَبُو صَالِحٍ الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا شِهَابُ بْنُ خِرَاشٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ بْنُ خَبَّابٍ عَنِ الْمُسَيَّبِ بْنِ عَبْدِ خَيْرٍ عَنْ عَبْدِ خَيْرٍ قَالَ سَمِعْتُ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ إِنَّ خَيْرَ هَذِهِ الْأُمَّةِ بَعْدَ نَبِيِّهَا أَبُو بَكْرٍ ثُمَّ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا

    Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami [Abu Shalih Al Hakam bin Musa] telah menceritakan kepada kami [Syihab bin Khirasy] telah mengabarkan kepadaku [Yunus bin Khabbab] dari [Al Musayyab bin Abdu Khair] dari [Abdu Khair] berkata: Saya mendengar [Ali] radliyallahu 'anhu berkata: "Orang yang paling baik dari kalangan umat ini setelah Nabi adalah Abu Bakar kemudian Umar radliyallahu 'anhuma."