حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا الْعَلَاءُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْمَقْبَرَةِ فَسَلَّمَ عَلَى أَهْلِهَا قَالَ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ وَدِدْتُ أَنَّا قَدْ رَأَيْنَا إِخْوَانَنَا قَالُوا أَوَلَسْنَا إِخْوَانَكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ بَلْ أَنْتُمْ أَصْحَابِي وَإِخْوَانِي الَّذِينَ لَمْ يَأْتُوا بَعْدُ وَأَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ قَالُوا وَكَيْفَ تَعْرِفُ مَنْ لَمْ يَأْتِ بَعْدُ مِنْ أُمَّتِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أَرَأَيْتَ لَوْ أَنَّ رَجُلًا لَهُ خَيْلٌ غُرٌّ مُحَجَّلَةٌ بَيْنَ ظَهْرَيْ خَيْلٍ دُهْمٍ بُهْمٍ أَلَا يَعْرِفُ خَيْلَهُ قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَإِنَّهُمْ يَأْتُونَ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِنْ الْوُضُوءِ يَقُولُهَا ثَلَاثًا وَأَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ أَلَا لَيُذَادَنَّ رِجَالٌ عَنْ حَوْضِي كَمَا يُذَادُ الْبَعِيرُ الضَّالُّ أُنَادِيهِمْ أَلَا هَلُمَّ أَلَا هَلُمَّ فَيُقَالُ إِنَّهُمْ قَدْ بَدَّلُوا بَعْدَكَ فَأَقُولُ سُحْقًا سُحْقًا
Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Ibrahim] berkata: telah menceritakan kepada kami [Al 'Ala` bin Abdurrahman] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar menuju areal pekuburan, lalu beliau memberi salam kepada para penghuninya seraya bersabda: "Keselamatan atas kalian semua wahai kaum muslimin, dan sungguh insyaallah kami akan menyusul kalian, aku senang kita telah berjumpa dengan saudara-saudara kita." Para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, bukankah kami ini saudara-saudaramu?" maka beliau bersabda: "Bahkan kalian adalah sahabat dan saudara-saudaraku yang tidak ada lagi orang-orang seperti kalian setelahnya, dan aku akan mendahului kalian menuju telaga." Maka para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, bagaimana engkau tahu bahwa kelak akan ada orang-orang yang tidak datang dari umatmu?" beliau bersabda: "Tidakkah kau tahu sekiranya ada orang yang memiliki seekor kuda putih bersih kemudian pada bulunya ada bercak warna hitam yang pekat, tidak bisakah diketahui?" maka mereka menjawab, "Tentu wahai Rasulullah." Beliau bersabda: "Sesungguhnya mereka pada hari kiamat kelak akan datang dengan keadaan putih bersih karena bekas air wudhu, dan aku akan mendahului kalian menuju telaga. Ketahuilah, sungguh akan ada orang yang terusir dari talagaku seperti unta tersesat yang diusir, aku panggil mereka: 'kemarilah, kemarilah, ' namun dikatakan kepadaku: 'Sesungguhnya mereka telah murtad sepeninggalmu, ' maka akupun berkata: 'Menjauhlah, menjauhlah.'"
Sanad — chain of narrators
-
Abdur Rahman bin Shakhr
Komentar ulama
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- Shahabat
-
Abdur Rahman bin Ya'qub
Komentar ulama
- Al 'Ajli
- Tsiqah
- An Nasa'i
- laisa bihi ba`s
- Ibnu Hibban
- disebutkan dalam 'ats tsiqaat
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- Tsiqah
- Adz Dzahabi
- Tsiqah
-
Al 'Alaa' bin 'Abdur Rahman bin Ya'qub
Komentar ulama
- Ibnu 'Adi
- Aku tidak melihat dia memiliki masalah
- Nasa'i
- Laisa bihi ba's
- Ibnu Hibban
- mentsiqahkannyanya
- Abu Hatim Ar Rozy
- "Shalih, perawi tsiqah meriwayatkan darinya dan aku mengingkari haditsnya"
- Tirmidzi
- Tsiqah menurut ahli hadits
- Ahmad bin Hambal
- "Tsiqah, aku tidak pernah mendengar seseorang menyebutnya dengan keburukan"
-
Abdur Rahman bin Ibrahim
Komentar ulama
- Ahmad bin Hambal
- laisa bihi ba`s
- Yahya bin Ma'in
- Tsiqah
- Abu Zur'ah
- la ba`sa bih
- Al 'Ajli
- Tsiqah
- Abu Hatim
- laisa bi qowi
- Abu Daud
- mungkarul hadits
-
Affan bin Muslim bin 'Abdullah
Komentar ulama
- Ibnu Hajar
- tsiqah tsabat
- Adz Dzahabi
- Hafizh
- Ibnu Saad
- Tsiqah