Musnad Ahmad #8619

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبُ بْنُ خَالِدٍ الْبَصْرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سُهَيْلٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ صَاحِبِ كَنْزٍ لَا يُؤَدِّي زَكَاتَهُ إِلَّا جِيءَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَبِكَنْزِهِ فَيُحْمَى عَلَيْهِ صَفَائِحُ فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَيُكْوَى بِهَا جَبِينُهُ وَجَنْبُهُ وَظَهْرُهُ حَتَّى يَحْكُمَ اللَّهُ بَيْنَ عِبَادِهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ ثُمَّ يُرَى سَبِيلَهُ إِمَّا إِلَى الْجَنَّةِ وَإِمَّا إِلَى النَّارِ وَمَا مِنْ صَاحِبِ إِبِلٍ لَا يُؤَدِّي زَكَاتَهَا إِلَّا جِيءَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَبِإِبِلِهِ كَأَوْفَرِ مَا كَانَتْ عَلَيْهِ فَيُبْطَحُ لَهَا بِقَاعٍ قَرْقَرٍ كُلَّمَا مَضَى أُخْرَاهَا رُدَّ عَلَيْهِ أُولَاهَا حَتَّى يَحْكُمَ اللَّهُ بَيْنَ عِبَادِهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ ثُمَّ يُرَى سَبِيلَهُ إِمَّا إِلَى الْجَنَّةِ وَإِمَّا إِلَى النَّارِ وَمَا مِنْ صَاحِبِ غَنَمٍ لَا يُؤَدِّي زَكَاتَهَا إِلَّا جِيءَ بِهِ وَبِغَنَمِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَوْفَرِ مَا كَانَتْ فَيُبْطَحُ لَهَا بِقَاعٍ قَرْقَرٍ فَتَطَؤُهُ بِأَظْلَافِهَا وَتَنْطَحُهُ بِقُرُونِهَا كُلَّمَا مَضَتْ أُخْرَاهَا رُدَّتْ عَلَيْهِ أُولَاهَا حَتَّى يَحْكُمَ اللَّهُ بَيْنَ عِبَادِهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ ثُمَّ يُرَى سَبِيلَهُ إِمَّا إِلَى الْجَنَّةِ وَإِمَّا إِلَى النَّارِ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَالْخَيْلُ قَالَ الْخَيْلُ مَعْقُودٌ بِنَوَاصِيهَا الْخَيْرُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَالْخَيْلُ ثَلَاثَةٌ وَهِيَ لِرَجُلٍ أَجْرٌ وَهِيَ لِرَجُلٍ سِتْرٌ وَهِيَ عَلَى رَجُلٍ وِزْرٌ فَأَمَّا الَّذِي هِيَ لَهُ أَجْرٌ الَّذِي يَتَّخِذُهَا وَيَحْبِسُهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَمَا غَيَّبَتْ فِي بُطُونِهَا فَهُوَ لَهُ أَجْرٌ وَإِنْ اسْتَنَّتْ مِنْهُ شَرَفًا أَوْ شَرَفَيْنِ كَانَ لَهُ فِي كُلِّ خُطْوَةٍ خَطَاهَا أَجْرٌ وَلَوْ عَرَضَ لَهُ نَهْرٌ فَسَقَاهَا مِنْهُ كَانَ لَهُ بِكُلِّ قَطْرَةٍ غَيَّبَتْهُ فِي بُطُونِهَا أَجْرٌ حَتَّى ذَكَرَ الْأَجْرَ فِي أَرْوَاثِهَا وَأَبْوَالِهَا وَأَمَّا الَّذِي هِيَ لَهُ سِتْرٌ فَرَجُلٌ يَتَّخِذُهَا تَعَفُّفًا وَتَجَمُّلًا وَتَكَرُّمًا وَلَا يَنْسَى حَقَّهَا فِي ظُهُورِهَا وَبُطُونِهَا فِي عُسْرِهَا وَيُسْرِهَا وَأَمَّا الَّذِي هِيَ عَلَيْهِ وِزْرٌ فَرَجُلٌ يَتَّخِذُهَا أَشَرًا وَبَطَرًا وَرِئَاءَ النَّاسِ وَبَذَخًا عَلَيْهِ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَالْحُمُرُ قَالَ مَا أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهَا شَيْءٌ إِلَّا هَذِهِ الْآيَةُ الْجَامِعَةُ الْفَاذَّةُ { فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ } حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ هَذَا الْكَلَامِ كُلِّهِ حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ قَالَ حَدَّثَ أَبُو عُمَرَ الْغُدَانِيُّ قَالَ عَفَّانُ بِهَذَا الْحَدِيثِ

Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib bin Khalid Al Bashri] berkata: telah menceritakan kepada kami [Suhail] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Tidaklah seorang pemilik simpanan harta dan dia tidak membayarkan hak zakatnya kecuali ia akan datang pada hari kiamat dengan membawa harta simpanannya, lalu simpanannya tersebut akan dipanggang di atas api jahannam, kemudian disetrikakan pada jidad, lambung dan punggungnya sehingga Allah selesai menghakimi seluruh hamba-hamba-Nya, pada hari yang dalam hitungan kalian sebanding dengan seribu tahun. Kemudian akan diperlihatkan jalannya antara ke surga atau ke neraka. Dan tidaklah pemilik unta yang tidak memberikan haknya kecuali ia akan datang pada hari kiamat dengan membawa untanya yang besar, lalu akan ditimpakan ke mukanya bongkahan sebesar bumi, sehingga apabila telah hancur akan dikembalikan sebagaimana semula, dan itu akan berlanjut sehingga Allah selesai menghakimi seluruh hamba-hamba-Nya, pada hari yang dalam hitungan kalian sebanding dengan seribu tahun. Kemudian akan diperlihatkan jalannya antara ke surga atau ke neraka. Dan tidaklah pemilik kambing yang tidak memberikan haknya kecuali ia akan datang pada hari kiamat bersama kambingnya yang gemuk, lalu akan ditimpakan ke mukanya bongkahan sebesar bumi, lalu ia akan diinjak dengan kakinya dan akan ditanduk dengan tanduknya. Sehingga apabila telah hancur akan dikembalikan sebagaimana semula, dan itu akan berlanjut sehingga Allah selesai menghakimi seluruh hamba-hamba-Nya, pada hari yang dalam hitungan kalian sebanding dengan seribu tahun. Kemudian akan diperlihatkan jalannya antara ke surga atau ke neraka." Maka ditanyakanlah kepada beliau: "Wahai Rasulullah, bagaimana dengan kuda?" maka beliau bersabda: "Adapun kuda telah diikat di ubun-ubunnya kebaikan hingga hari kiamat, dan kuda itu ada tiga: kuda sebagai pahala bagi seorang laki-laki, sebagai satir bagi seorang laki-laki dan sebagai dosa atas seorang laki-laki. Ia akan menjadi pahala jika dia mengambil dan menahannya untuk jihad di jalan Allah, semua yang ia makan akan menjadi pahala baginya, jika ia mendaki satu atau dua tempat ketinggian maka setiap langkah yang ia langkahkan adalah pahala, jika dia melewati sungai kemudian memberinya minum maka setiap tetes air yang masuk ke dalam perutnya adalah pahala, " sehingga beliau menyebutkan pahala yang terdapat pada kotoran dan air kencingnya."Adapun kuda sebagai satir, yaitu jika dia mengambilnya untuk menjaga harga diri dan sebagai kendaraan tanpa melupakan hak-hak perutnya, baik di saat senang maupun susah. Adapun kuda sebagai penambah dosa, yaitu seorang laki-laki yang mengambilnya karena berbangga-bangga, sombong, riya` kepada manusia dan keangkuhan dirinya." Ditanyakanlah kepada beliau: "Wahai Rasulullah, bagaimana dengan himar?" Beliau menjawab: "Tidak pernah diturunkan sesuatu pun kepadaku tentang hal itu kecuali ayat yang padat makna ini: "Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula." Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Suhail] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam persis sebagaimana hadits diatas ini. Telah menceritakan kepada kami ['Affan] ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammam] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Umar Al Ghudani], 'Affan menyebutkan dengan hadits ini.

Sanad — chain of narrators

  1. Abdur Rahman bin Shakhr · Shahabat · Madinah · wafat 57 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
  2. Dzakwan · Tabi'in kalangan pertengahan · Madinah · wafat 101 H
    Komentar ulama
    Abu Zur'ah
    mustaqiimul hadist
    Muhammad bin Sa'd
    Tsiqah banyak haditsnya
    As Saaji
    Tsiqah Shaduuq
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah tsabat
    Adz Dzahabi
    Termasuk dari imam-imam Tsiqah
  3. Suhail bin Abi Shalih Dzakwan · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Madinah · wafat 138 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim Ar Rozy
    shaduuq tsiqah
    An Nasa'i
    Tsabat
    Maslamah bin Qasim
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    mentsiqahkannya
  4. Wuhaib bin Khalid bin 'Ajlan · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua · Bashrah · wafat 165 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    laisa bihi ba`s
    Al 'Ajli
    tsiqah tsabat
    Abu Hatim
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah tsabat
    Adz Dzahabi
    Hafizh
  5. Affan bin Muslim bin 'Abdullah · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Baghdad · wafat 219 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar
    tsiqah tsabat
    Adz Dzahabi
    Hafizh
    Ibnu Saad
    Tsiqah
  1. Abdur Rahman bin Shakhr · Shahabat · Madinah · wafat 57 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
  2. Dzakwan · Tabi'in kalangan pertengahan · Madinah · wafat 101 H
    Komentar ulama
    Abu Zur'ah
    mustaqiimul hadist
    Muhammad bin Sa'd
    Tsiqah banyak haditsnya
    As Saaji
    Tsiqah Shaduuq
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah tsabat
    Adz Dzahabi
    Termasuk dari imam-imam Tsiqah
  3. Suhail bin Abi Shalih Dzakwan · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Madinah · wafat 138 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim Ar Rozy
    shaduuq tsiqah
    An Nasa'i
    Tsabat
    Maslamah bin Qasim
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    mentsiqahkannya
  4. Hammad bin Salamah bin Dinar · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan · Bashrah · wafat 167 H
    Komentar ulama
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Muhammad bin Sa'd
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    diperselisihkan statusnya sebagai shahabat
  5. Affan bin Muslim bin 'Abdullah · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Baghdad · wafat 219 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar
    tsiqah tsabat
    Adz Dzahabi
    Hafizh
    Ibnu Saad
    Tsiqah
  1. Abdur Rahman bin Shakhr · Shahabat · Madinah · wafat 57 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
  2. Abu 'Umar · Tabi'in kalangan pertengahan · Bashrah
    Komentar ulama
    Adz Dzahabi
    mentsiqahkannya
    Ibnu Hibban
    mentsiqahkannya
  3. Qatadah bin Da'amah bin Qatadah · Tabi'in kalangan biasa · Bashrah · wafat 117 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Muhammad bin Sa'd
    tsiqah ma`mun
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah tsabat
    Adz Dzahabi
    Hafizh
  4. Hammam bin Yahya bin Dinar · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Bashrah · wafat 165 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    Tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnu Sa'd
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Hakim
    Tsiqah
    As Saji
    "shaduuq, buruk hafalannya"
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Hafizh
  5. Affan bin Muslim bin 'Abdullah · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Baghdad · wafat 219 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar
    tsiqah tsabat
    Adz Dzahabi
    Hafizh
    Ibnu Saad
    Tsiqah

Similar hadiths