وَبِإِسْنَادِهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ رَجُلَانِ مِنْ بَلِيٍّ مِنْ قُضَاعَةَ أَسْلَمَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاسْتُشْهِدَ أَحَدُهُمَا وَأُخِّرَ الْآخَرُ سَنَةً قَالَ طَلْحَةُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ فَأُرِيتُ الْجَنَّةَ فَرَأَيْتُ فِيهَا الْمُؤَخَّرَ مِنْهُمَا أُدْخِلَ قَبْلَ الشَّهِيدِ فَعَجِبْتُ لِذَلِكَ فَأَصْبَحْتُ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ ذُكِرَ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَيْسَ قَدْ صَامَ بَعْدَهُ رَمَضَانَ وَصَلَّى سِتَّةَ آلَافِ رَكْعَةٍ أَوْ كَذَا وَكَذَا رَكْعَةً صَلَاةَ السَّنَةِ حَدَّثَنَا يَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ هَارُونَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ أَنَّ رَجُلَيْنِ مِنْ بَلِيٍّ وَهُمْ حَيٌّ مِنْ قُضَاعَةَ فَذَكَرَهُ
dan dengan sanadnya, dari [Abu Hurairah] ia berkata: "Ada dua orang laki-laki dari baliy dari kabilah Qudha'ah yang masuk Islam bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan salah satu dari keduanya mati syahid dahulu, sedangkan seorang lagi masih hidup dan syahid setahun sesudahnya. Tholhah bin Ubaidillah berkata: "Maka aku diperlihatkan surga dalam mimpi, aku melihat orang terakhir dari keduanya dimasukkan ke dalam surga lebih dahulu dari yang pertama hingga membuatku heran, dan ketika pagi hari aku menceritakan hal itu -atau hal itu diceritakan- pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Maka beliau pun Bersabda: "Bukankah setelah yang pertama meninggal dia kemudian berpuasa Ramadhan dan mengerjakan shalat enam ribu rakaat, atau sekian dan sekian rakaat shalat dalam waktu satu tahun?" telah menceritakan padaku [Yazid] -yakni Ibnu Harun-, telah mengabarkan padaku [Muhammad bin 'Amru] dari [Abu Salamah] dari [Tholhah bin Ubaidillah] bahwa ada dua orang laki laki dari baliy dari salah satu perkampungan Qudha'ah, kemudian ia menyebutkan Hadits di atas.
Sanad — chain of narrators
-
Abdur Rahman bin Shakhr
Komentar ulama
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- Shahabat
-
Abdullah bin 'Abdur Rahman bin 'Auf
Komentar ulama
- Abu Zur'ah
- tsiqah imam
- Ibnu Hibban
- Tsiqah
-
Muhammad bin 'Amru bin 'Alqamah bin Waqash
Komentar ulama
- Abu Hatim
- shalihul hadits
- An Nasa'i
- laisa bihi ba`s
- Abu Ahmad bin Adi
- shalihul hadits
- Ibnu Hibban
- disebutkan dalam 'ats tsiqaat
- Yahya bin Ma'in
- Tsiqah
- Ibnu Mubarak
- laisa bihi ba`s
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- Shaduuq
-
Muhammad bin Bisyir bin Al Furafashah
Komentar ulama
- Yahya bin Ma'in
- Tsiqah
- Ibnu Hibban
- disebutkan dalam 'ats tsiqaat
- An Nasa'i
- Tsiqah
- Ibnu Syahin
- disebutkan dalam 'ats tsiqaat
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- Tsiqah Tsabat
- Adz Dzahabi
- tsabat
-
Thalhah bin 'Ubaidillah bin 'Utsman
Komentar ulama
- NULL
- Shahabat
-
Abdullah bin 'Abdur Rahman bin 'Auf
Komentar ulama
- Abu Zur'ah
- tsiqah imam
- Ibnu Hibban
- Tsiqah
-
Muhammad bin 'Amru bin 'Alqamah bin Waqash
Komentar ulama
- Abu Hatim
- shalihul hadits
- An Nasa'i
- laisa bihi ba`s
- Abu Ahmad bin Adi
- shalihul hadits
- Ibnu Hibban
- disebutkan dalam 'ats tsiqaat
- Yahya bin Ma'in
- Tsiqah
- Ibnu Mubarak
- laisa bihi ba`s
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- Shaduuq
-
Yazid bin Harun
Komentar ulama
- Yahya bin Ma'in
- Tsiqah
- Ibnul Madini
- Tsiqah
- Al 'Ajli
- Tsiqah
- Abu Hatim
- Tsiqah
- Ibnu Sa'd
- Tsiqah
- Ibnu Hibban
- disebutkan dalam 'ats tsiqaat
- Ya'kub bin Syaibah
- Tsiqah
- Ibnu Qani'
- tsiqah ma`mun
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- tsiqah ahli ibadah
- Adz Dzahabi
- seorang tokoh