Musnad Ahmad #6814

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي الرَّبِيعِ السَّمَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ إِيَادِ بْنِ لَقِيطٍ الْعِجْلِيِّ عَنْ أَبِي رِمْثَةَ التَّيْمِيِّ تَيْمَ الرِّبَابِ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعِي ابْنِي فَأَرَانِيهِ إِيَّاهُ فَقُلْتُ لِابْنِي هَذَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخَذَتْهُ الرِّعْدَةُ هَيْبَةً لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ لَهُ يَا نَبِيَّ اللَّهِ إِنِّي رَجُلٌ طَبِيبٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتٍ أَطِبَّاءَ فَأَرِنِي ظَهْرَكَ فَإِنْ تَكُنْ سِلْعَةً أَبُطُّهَا وَإِنْ تَكُ غَيْرَ ذَلِكَ أَخْبَرْتُكَ فَإِنَّهُ لَيْسَ مِنْ إِنْسَانٍ أَعْلَمَ بِجُرْحٍ أَوْ خُرَاجٍ مِنِّي قَالَ طَبِيبُهَا اللَّهُ وَعَلَيْهِ بُرْدَانِ أَخْضَرَانِ لَهُ شَعَرٌ قَدْ عَلَاهُ الْمَشِيبُ وَشَيْبُهُ أَحْمَرُ فَقَالَ ابْنُكَ هَذَا قُلْتُ إِي وَرَبِّ الْكَعْبَةِ قَالَ ابْنُ نَفْسِكَ قُلْتُ أَشْهَدُ بِهِ قَالَ فَإِنَّهُ لَا يَجْنِي عَلَيْكَ وَلَا تَجْنِي عَلَيْهِ

Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Abi Rabi' As Saman] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Abdul Malik bin 'Umair] dari [Iyad bin Laqith Al 'ijli] dari [Abu Rimtsah At Taimi Taima Ar Ribab], dia berkata: Aku mendatangi Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam sedang aku bersama dengan putraku, aku perlihatkan Rasulullah kepada putraku dan aku katakan kepadanya: "Ini adalah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam." Maka diapun bergetar karena terkesima dengan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam. Lalu aku berkata kepada beliau: "Wahai Nabi Allah, Sesungguhnya aku adalah seorang laki-laki yang pandai ilmu kedokteran dari keluarga dokter, maka perlihatkanlah punggungmu kepadaku, jika di sana ada luka maka aku akan membedahnya, namun jika tidak aku akan memberimu sebuah analisa, sebab tidak ada seorang pun yang lebih paham tentang ilmu luka atau bisul kecuali aku." Beliau bersabda: "Dokternya adalah Allah." Beliau mengenakan dua selendang biru, rambutnya telah banyak ditumbuhi uban yang berwana kemerahan, lalu beliau bersabda: "Apakah ini putramu?" "Iya, demi Rabbul Ka'bah." Jawabku. Beliau bersabda: "Putra kandungmu?" "Iya, aku berani bersaksi atasnya." Jawabku. Beliau bersabda: "Sesungguhnya dia tidak akan berbuat jahat kepadamu dan kamu tidak akan berbuat jahat kepadanya."

Sanad — chain of narrators

  1. Rifa'ah bin Yatsribiy · Shahabat · Maru
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Iyad bin Laqith · Tabi'in kalangan biasa · Kufah
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Abu Hatim
    Shalihul hadits
    Ya'qub bin Sufyan
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    Dia mentsiqahkannya
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
  3. Abdul Malik bin 'Umair bin Suwaid · Tabi'in kalangan biasa · Kufah · wafat 136 H
    Komentar ulama
    An Nasa'i
    laisa bihi ba`s
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnu Hajar
    Tsiqah
    Abu Hatim
    shalihul hadits
  4. Wadldloh bin 'Abdullah, maula Yazid bin 'Atha' · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan · Bashrah · wafat 176 H
    Komentar ulama
    Affan bin Muslim
    tsabat
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Abu Hatim
    shaduuq tsiqah
    Ya'kub bin Syaibah
    tsabat shalih
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    Ibnu Sa'd
    tsiqah shaduuq
  5. Sa'id bin Asy'ats bin Sa'id · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    Tsiqah

Similar hadiths