Musnad Ahmad #6634

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا الْعَوَّامُ حَدَّثَنِي أَسْوَدُ بْنُ مَسْعُودٍ عَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ خُوَيْلِدٍ الْعَنْبَرِيِّ قَالَ بَيْنَمَا أَنَا عِنْدَ مُعَاوِيَةَ إِذْ جَاءَهُ رَجُلَانِ يَخْتَصِمَانِ فِي رَأْسِ عَمَّارٍ يَقُولُ كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا أَنَا قَتَلْتُهُ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ لِيَطِبْ بِهِ أَحَدُكُمَا نَفْسًا لِصَاحِبِهِ فَإِنِّي سَمِعْتُ يَعْنِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَبْد اللَّهِ بْن أَحْمَد كَذَا قَالَ أَبِي يَعْنِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ تَقْتُلُهُ الْفِئَةُ الْبَاغِيَةُ فَقَالَ مُعَاوِيَةُ أَلَا تُغْنِي عَنَّا مَجْنُونَكَ يَا عَمْرُو فَمَا بَالُكَ مَعَنَا قَالَ إِنَّ أَبِي شَكَانِي إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَطِعْ أَبَاكَ مَا دَامَ حَيًّا وَلَا تَعْصِهِ فَأَنَا مَعَكُمْ وَلَسْتُ أُقَاتِلُ

Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengkhabarkan kepada kami [Al Awwam] telah menceritakan kepadaku [Aswab bin Mas'ud] dari [Hanzhalah bin Khuwailid Al 'Anbari] dia berkata: ketika aku sedang bersama dengan Mu'awiyah, datanglah kepadanya dua orang laki-laki yang saling cekcok tentang (kematian) `Ammar, setiap dari mereka mengaku bahwa dirinyalah yang telah membunuhnya. Maka berkatalah [Abdullah bin 'Amru]: "hendaknya setiap kalian tidak menyalahkan dirinya masing-masing atas kematian `Ammar. Maka sesungguhnya aku mendengar -yaitu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam, " -Abdullah bin Ahmad berkata: "beginilah yang dikatakan oleh bapakku, – yaitu bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Dia telah dibunuh oleh kelompok pemberontak." Lalu Mu'awiyah berkata: "Tidakkah cukup leluconmu wahai 'Amru, apa urusanmu dengan aku?" Dia menjawab: "sesungguhnya bapakku telah mengadukan aku ke Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam, dan beliau berkata kepadaku: "Taatilah bapakmu selama ia masih hidup, dan jangan kau berbuat salah kepadanya. Sesungguhnya aku bersama kalian dan aku tidak akan memerangi"

Sanad — chain of narrators

  1. Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash bin Wa'il · Shahabat · Maru · wafat 63 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Shahabat
    Adz Dzahabi
    Shahabat
  2. Hanzhalah binKhuwailid · Tabi'in kalangan tua
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
  3. Al Aswad bin Mas'ud · Tabi'in kalangan pertengahan
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Tsiqah
  4. Al 'Awwam bin Hawsyab bin Yazid · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Hait · wafat 148 H
    Komentar ulama
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ahmad bin Hambal
    Tsiqah Tsiqah
    Abu Hatim
    laisa bihi ba`s
    An Nasa'i
    Laisa bihi ba's
    Ibnu Sa'd
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah tsabat
    Adz Dzahabi
    Mereka Mentsiqahkan
  5. Yazid bin Harun · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa · Hait · wafat 206 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnul Madini
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Abu Hatim
    Tsiqah
    Ibnu Sa'd
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ya'kub bin Syaibah
    Tsiqah
    Ibnu Qani'
    tsiqah ma`mun
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah ahli ibadah
    Adz Dzahabi
    seorang tokoh

Similar hadiths