Musnad Ahmad #299

حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنِ الْمُغِيرَةِ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَ أَتَيْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فِي أُنَاسٍ مِنْ قَوْمِي فَجَعَلَ يَفْرِضُ لِلرَّجُلِ مِنْ طَيِّئٍ فِي أَلْفَيْنِ وَيُعْرِضُ عَنِّي قَالَ فَاسْتَقْبَلْتُهُ فَأَعْرَضَ عَنِّي ثُمَّ أَتَيْتُهُ مِنْ حِيَالِ وَجْهِهِ فَأَعْرَضَ عَنِّي قَالَ فَقُلْتُ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ أَتَعْرِفُنِي قَالَ فَضَحِكَ حَتَّى اسْتَلْقَى لِقَفَاهُ ثُمَّ قَالَ نَعَمْ وَاللَّهِ إِنِّي لَأَعْرِفُكَ آمَنْتَ إِذْ كَفَرُوا وَأَقْبَلْتَ إِذْ أَدْبَرُوا وَوَفَيْتَ إِذْ غَدَرُوا وَإِنَّ أَوَّلَ صَدَقَةٍ بَيَّضَتْ وَجْهَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَوُجُوهَ أَصْحَابِهِ صَدَقَةُ طَيِّئٍ جِئْتَ بِهَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ أَخَذَ يَعْتَذِرُ ثُمَّ قَالَ إِنَّمَا فَرَضْتُ لِقَوْمٍ أَجْحَفَتْ بِهِمْ الْفَاقَةُ وَهُمْ سَادَةُ عَشَائِرِهِمْ لِمَا يَنُوبُهُمْ مِنْ الْحُقُوقِ

Telah menceritakan kepada kami [Bakar Bin Isa] Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Al Mughirah] dari [Asy Sya'bi] dari ['Adi Bin Hatim] dia berkata "Aku datang kepada [Umar Bin Al Khaththab] ketika dia berada di tengah-tengah sekelompok orang dari kaumku, kemudian dia memberikan bagian dua puluh ribu kepada seseorang dari Bani Thayyi' dan berpaling dariku." 'Adi berkata: "Maka aku mendatanginya namun dia berpaling dariku, kemudian aku menemuinya dari arah wajahnya namun dia tetap berpaling dariku." 'Adi melanjutkan: Maka aku bertanya kepadnya: "Wahai Amirul Mukminin bukankah kamu mengenaliku?" 'Adi berkata: "Kemudian dia tertawa sampai mendongak kemudian berkata: "Ya, demi Allah, sungguh aku mengenalimu, kamu adalah orang yang beriman pada saat orang-orang menjadi kafir, kamu adalah orang yang maju ke garis depan pada saat orang-orang mundur ke belakang, dan kamu adalah orang yang menepati janji ketika semua orang berkhianat, dan sesungguhnya sedekah yang pertama kali membuat wajah Rasulullah dan wajah para sahabatnya berseri adalah sedekahnya Bani Thayyi' yang kamu bawa ke hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam." Kemudian dia meminta maaf dan berkata: "Bahwasannya sedekah itu diberikan kepada kaum yang sedang dilanda kekurangan dan mereka adalah pemimpin-pemimpin keluarga mereka, karena yang mereka tanggung adalah hak."

Sanad — chain of narrators

  1. Umar bin Al Khaththab bin Nufail · Shahabat · Madinah · wafat 23
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Adiy bin Hatimbin 'Abdullah · Shahabat · Kufah · wafat 68 H
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  3. Amir bin Syarahil · Tabi'in kalangan pertengahan · Kufah · wafat 104 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah masyhur
    Adz Dzahabi
    seorang tokoh
  4. Al Mughirah bin Miqsam · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Kufah · wafat 136 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    tsiqah ma`mun
    An Nasa'i
    tsiqah
    Ibnu Hajar
    Tsiqah
  5. Wadldloh bin 'Abdullah, maula Yazid bin 'Atha' · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan · Bashrah · wafat 176 H
    Komentar ulama
    Affan bin Muslim
    tsabat
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Abu Hatim
    shaduuq tsiqah
    Ya'kub bin Syaibah
    tsabat shalih
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    Ibnu Sa'd
    tsiqah shaduuq
  6. Bakar bin 'Isa · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa · Bashrah · wafat 204 H
    Komentar ulama
    An Nasa'i
    tsiqah
    Ibnu Hajar
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    tidak menyebutkannya
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'Ats Tsiqat'

Similar hadiths