Musnad Ahmad #26241

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ ثَابِتٍ حَدَّثَنِي هِشَامُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ حَاتِمِ بْنِ أَبِي نَصْرٍ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ نُسَيٍّ قَالَ كَانَ رَجُلٌ بِالشَّامِ يُقَالُ لَهُ مَعْدَانُ كَانَ أَبُو الدَّرْدَاءِ يُقْرِئُهُ الْقُرْآنَ فَفَقَدَهُ أَبُو الدَّرْدَاءِ فَلَقِيَهُ يَوْمًا وَهُوَ بِدَابِقٍ فَقَالَ لَهُ أَبُو الدَّرْدَاءِ يَا مَعْدَانُ مَا فَعَلَ الْقُرْآنُ الَّذِي كَانَ مَعَكَ كَيْفَ أَنْتَ وَالْقُرْآنُ الْيَوْمَ قَالَ قَدْ عَلِمَ اللَّهُ مِنْهُ فَأَحْسَنَ قَالَ يَا مَعْدَانُ أَفِي مَدِينَةٍ تَسْكُنُ الْيَوْمَ أَوْ فِي قَرْيَةٍ قَالَ لَا بَلْ فِي قَرْيَةٍ قَرِيبَةٍ مِنْ الْمَدِينَةِ قَالَ مَهْلًا وَيْحَكَ يَا مَعْدَانُ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ خَمْسَةِ أَهْلِ أَبْيَاتٍ لَا يُؤَذَّنُ فِيهِمْ بِالصَّلَاةِ وَتُقَامُ فِيهِمْ الصَّلَوَاتُ إِلَّا اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمْ الشَّيْطَانُ وَإِنَّ الذِّئْبَ يَأْخُذُ الشَّاذَّةَ فَعَلَيْكَ بِالْمَدَائِنِ وَيْحَكَ يَا مَعْدَانُ

Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Tsabit] telah menceritakan kepadaku [Hisyam bin Sa'd] dari [Hatim bin Abu Nashr] dari [Ubadah bin Nusai] berkata: "Seorang laki-laki dari Syam yang biasa dipanggil Ma'dan -yang Abu darda' biasa membacakan Al Qur'an kepadanya-, tiba-tiba Abu Darda' merasaa kehilangan dia, lalu Abu darda' menemukan orang tersebut sedang berada di Dabiq (nama tempat). Abu Darda' lalu berkata kepadanya, "Wahai Ma'dan, apa yang terjadi dengan Al-Qur'an yang bersamamu? Bagaimana interaksimu dengan Al-Qur'an hari ini?" Ma'dan menjawab, "Allah telah mengetahuinya kemudian membaguskannya." Abu Darda' berkata: "Wahai Ma'dan, kamu tinggal di kota atau di desa?" Ma'dan menjawab, "Bahkan aku tidanggal di desa yang dekat Kota." Abu Darda' berkata: "Sebentar dulu, celaka kamu wahai Ma'dan! Sungguh, aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah lima penghuni rumah, tidak dikumandangkan adzan dan ditegakkan shalat di dalamnya, kecuali setan akan menguasai mereka. Sesungguhnya setan akan menerkam kambing yang sendirian, maka hendaklah kamu tinggal di Kota, celaka kami hai Ma'dan."

Sanad — chain of narrators

  1. Uwaimir bin Malik bin Qais bin Umayyah bin 'Amir · Shahabat · Syam · wafat 32 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
    Adz Dzahabi
    Shahabat
  2. Ubadah bin Nusay · Tabi'in kalangan pertengahan · Syam · wafat 118 H
    Komentar ulama
    Ibnu Sa'd
    Tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ahmad bin Hambal
    Tsiqah
    Ibnu Kharasy
    la ba`sa bih
    Abu Hatim
    la ba`sa bih
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah fadlil
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
  3. Hatim bin Abi Nashr · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Syam
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    majhul
  4. Hisyam bin Sa'ad · Tabi'in kalangan biasa · Madinah · wafat 160 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    shalih
    Abu Zur'ah
    terdapat kejujuran padanya
    Al 'Ajli
    haditsnya baik
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    shaduuq tapi punya keragu-raguan
  5. Ali bin Tsabit · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    tsiqah shaduq
    Abu Daud
    tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    tsiqah
    Abu Zur'ah
    la ba`sa bih
    Al 'Ajli
    mentsiqahkannyanya
    Al Azdi
    mendlaifkannya
    Ibnu Hajar
    "shaduq, banyak salah"