Musnad Ahmad #21707

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي عَطَاءٍ السَّكْسَكِيِّ عَنْ مُعَاذِ بْنِ سَعْدٍ السَّكْسَكِيِّ عَنْ جُنَادَةَ بْنِ أَبِي أُمَيَّةَ أَنَّهُ سَمِعَ عُبَادَةَ بْنَ الصَّامِتِ يَذْكُرُ أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا مُدَّةُ أُمَّتِكَ مِنْ الرَّخَاءِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ شَيْئًا حَتَّى سَأَلَهُ ثَلَاثَ مِرَارٍ كُلُّ ذَلِكَ لَا يُجِيبُهُ ثُمَّ انْصَرَفَ الرَّجُلُ ثُمَّ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَيْنَ السَّائِلُ فَرَدُّوهُ عَلَيْهِ فَقَالَ لَقَدْ سَأَلْتَنِي عَنْ شَيْءٍ مَا سَأَلَنِي عَنْهُ أَحَدٌ مِنْ أُمَّتِي مُدَّةُ أُمَّتِي مِنْ الرَّخَاءِ مِائَةُ سَنَةٍ قَالَهَا مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا فَقَالَ الرَّجُلُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَهَلْ لِذَلِكَ مِنْ أَمَارَةٍ أَوْ عَلَامَةٍ أَوْ آيَةٍ فَقَالَ نَعَمْ الْخَسْفُ وَالرَّجْفُ وَإِرْسَالُ الشَّيَاطِينِ الْمُجَلِّبَةِ عَلَى النَّاسِ

Telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Nafi'] telah bercerita kepada kami [Isma'il bin 'Ayyasy] dari [Yazid bin Sa'id] dari [Abu 'Atho` As Saksaki] dari [Mu'adz bin Sa'ad As Saksaki] dari [Junadah bin Abu Umaiyah] bahwa ia mendengar ['Ubadah bin Ash Shamit] menuturkan bahwa seseorang mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu berkata: Wahai Rasulullah! Seberapa lamakah kemakmuran ummat baginda? Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak menjawab apa pun hingga orang itu bertanya tiga kali, semuanya tidak dijawab oleh beliau. Orang itu pun pergi kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya: "Mana si penanya itu?" mereka memanggilnya lalu beliau bersabda: "Kau telah menanyakan sesuatu yang belum pernah ditanyakan oleh seorangpun ummatku, lamanya kemakmuran ummatku adalah seratus tahun." Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengucapkannya dua atau tiga kali lalu orang itu bertanya: Wahai Rasulullah! Apakah ada tanda-tandanya? Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ya, gerhana bulan, gempa bumi, dan setan diutus untuk menggoda manusia."

Sanad — chain of narrators

  1. Ubadah bin Ash Shamit bin Qais · Shahabat · Madinah · wafat 34 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
    Adz Dzahabi
    Shahabat
  2. Junadah bin Abi Umayyah · Tabi'in kalangan tua · Syam · wafat 80 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Al 'Ajli
    Tsiqah
  3. Mu'adz bin Sa'ad · Shahabat
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Abu Hatim
    majhul
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    majhul
  4. Yazid bin 'Atha' · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat)
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    maqbul
  5. Yazid bin Sa'id bin Dzi 'Ashwan · Tabi'in kalangan biasa
    Komentar ulama
    NULL
    Tsiqah
  6. Isma'il bin 'Ayyasy bin Sulaim · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan · Syam · wafat 181 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    Husnu riwayatihi 'an asy Syamiyyin
    Yahya bin Ma'in
    Laisa bihi ba`s fi ahli asy Syam
    Ali bin Al Madini
    Dia mentsiqahkannya pada orang-orang Syam dan mendhaifkannya pada yang lainnya
    Ibnu Abi Syaibah
    Dia mentsiqahkannya pada orang-orang Syam dan mendhaifkannya pada yang lainnya
    Amru bin Al Fallas
    Dia mentsiqahkannya pada orang-orang Syam dan mendhaifkannya pada yang lainnya
    Dahim
    Dia mentsiqahkannya pada orang-orang Syam dan mendhaifkannya pada yang lainnya
    At Tirmidzi
    Dishahihkan selain dari hadits ahli Syam
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shaduq jika ia meriwayatkan dari penduduk negerinya
    Adz Dzahabi
    Alimnya ahli Syam
  7. Al Hakam bin Nafi' · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Syam · wafat 222 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Abu Hatim Ar Rozy
    Tsiqah Shaduuq
    Al 'Ajli
    la ba`sa bih
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat