Musnad Ahmad #20393

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ قَالَ سَمِعْتُ رِبْعِيَّ بْنَ حِرَاشٍ يُحَدِّثُ عَنْ زَيْدِ بْنِ ظَبْيَانَ رَفَعَهُ إِلَى أَبِي ذَرٍّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثَةٌ يُحِبُّهُمْ اللَّهُ وَثَلَاثَةٌ يُبْغِضُهُمْ اللَّهُ أَمَّا الثَّلَاثَةُ الَّذِينَ يُحِبُّهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فَرَجُلٌ أَتَى قَوْمًا فَسَأَلَهُمْ بِاللَّهِ وَلَمْ يَسْأَلْهُمْ بِقَرَابَةٍ بَيْنَهُمْ فَمَنَعُوهُ فَتَخَلَّفَ رَجُلٌ بِأَعْقَابِهِمْ فَأَعْطَاهُ سِرًّا لَا يَعْلَمُ بِعَطِيَّتِهِ إِلَّا اللَّهُ وَالَّذِي أَعْطَاهُ وَقَوْمٌ سَارُوا لَيْلَتَهُمْ حَتَّى إِذَا كَانَ النَّوْمُ أَحَبَّ إِلَيْهِمْ مِمَّا يُعْدَلُ بِهِ نَزَلُوا فَوَضَعُوا رُءُوسَهُمْ فَقَامَ يَتَمَلَّقُنِي وَيَتْلُو آيَاتِي وَرَجُلٌ كَانَ فِي سَرِيَّةٍ فَلَقَوْا الْعَدُوَّ فَهُزِمُوا فَأَقْبَلَ بِصَدْرِهِ حَتَّى يُقْتَلَ أَوْ يَفْتَحَ اللَّهُ لَهُ وَالثَّلَاثَةُ الَّذِينَ يُبْغِضُهُمْ اللَّهُ الشَّيْخُ الزَّانِي وَالْفَقِيرُ الْمُخْتَالُ وَالْغَنِيُّ الظَّلُومُ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Manshur] berkata: Aku mendengar [Rib'i bin Hirasy] menceritakan dari [Zaid Abu Isa Zhaiban] ia memarfu'kan hadits tersebut kepada [Abu Dzar] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Allah mencintai tiga golongan dan membenci tiga golongan lainnya. Tiga golongan yang Allah cintai adalah: seorang laki-laki yang datang dan meminta kepada suatu kaum dan mereka menahan hartanya, lalu salah seorang dari mereka memberinya dengan tidak terlihat oleh orang lain kecuali oleh Allah semata dan orang yang ia beri. Seorang laki-laki yang berada dalam sekelompok orang yang melakukan perjalanan di malam hari, lalu sampailah pada satu kondisi yang mereka lebih menyukai untuk tidur dari melanjutkan perjalanan, maka mereka pun tidur. Lalu ia berdiri menegakkan shalat dan membaca ayat-ayat? Ku hingga tenggelam dalam kekhusyuan. Dan seorang laki-laki yang berada dalam sebuah pasukan, mereka terdesak mundur, lalu ia masju dengan membusungkan dada hingga ia terbunuh atau Allah memberi kemenangan kepadanya. Sementara orang-orang yang Allah benci adalah: orang yang telah berumur lalu berzina, orang fakir yang sombong dan orang kaya yang zhalim."

Sanad — chain of narrators

  1. Jundub bin Junadah · Shahabat · Madinah · wafat 32 H
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Zaid bin Zhabyan · Tabi'in kalangan tua · Kufah
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    maqbul
  3. Rib'iy bin Hirasy bin Jahsy · Tabi'in kalangan tua · Kufah · wafat 104 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah abid
    Adz Dzahabi
    Tidak pernah berbohong
  4. Manshur bin Al Mu'tamir · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Kufah · wafat 132 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    tsiqah tsabat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah tsabat
    Abu Hatim
    Tsiqah
    Ibnu Sa'd
    tsiqah ma`mun
  5. Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua · Bashrah · wafat 160 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    tsiqah tsabat
    Ibnu Sa'd
    tsiqah ma`mun
    Abu Daud
    tidak ada seorangpun yang lebih baik haditsnya dari padanya
    Ats Tsauri
    amirul mukminin fil hadits
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    tsiqoh hafidz
    Adz Dzahabi
    tsabat hujjah
  6. Muhammad bin Ja'far · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa · Bashrah · wafat 193 H
    Komentar ulama
    Muhammad bin Sa'd
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Abul Fath Al Azdy
    Shaduuq