حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ الْجُعْفِيُّ عَنْ مُجَمِّعِ بْنِ يَحْيَى بْنِ زَيْدِ بْنِ جَارِيَةَ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ سَمِعْتُهُ يَذْكُرُهُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ صَلَّيْنَا الْمَغْرِبَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قُلْنَا لَوْ انْتَظَرْنَا حَتَّى نُصَلِّيَ مَعَهُ الْعِشَاءَ قَالَ فَانْتَظَرْنَا فَخَرَجَ إِلَيْنَا فَقَالَ مَا زِلْتُمْ هَاهُنَا قُلْنَا نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قُلْنَا نُصَلِّي مَعَكَ الْعِشَاءَ قَالَ أَحْسَنْتُمْ أَوْ أَصَبْتُمْ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ إِلَى السَّمَاءِ قَالَ وَكَانَ كَثِيرًا مَا يَرْفَعُ رَأْسَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ النُّجُومُ أَمَنَةٌ لِلسَّمَاءِ فَإِذَا ذَهَبَتْ النُّجُومُ أَتَى السَّمَاءَ مَا تُوعَدُ وَأَنَا أَمَنَةٌ لِأَصْحَابِي فَإِذَا ذَهَبْتُ أَتَى أَصْحَابِي مَا يُوعَدُونَ وَأَصْحَابِي أَمَنَةٌ لِأُمَّتِي فَإِذَا ذَهَبَتْ أَصْحَابِي أَتَى أُمَّتِي مَا يُوعَدُونَ
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abdullah] Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Ali Al Ju'fi] dari [Mujammi' bin Yahya bin Zaid bin Jariyah Al Anshari] ia berkata: saya mendengarnya menyebutkan dari [Sa'id bn Abu Burdah] dari Abu Burdah dari [Abu Musa] ia berkata: Suatu saat kami shalat maghrib bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian kami berkata: "Oh, seandainya kita menunggu beliau hingga kita bisa shalat Isya bersama beliau!" Maka kami pun menunggu. Lalu beliau menemui kami dan bertanya: "Kalian masih berada disini?" Kami menjawab, "Ya, Wahai Rasulallah, kami akan shalat Isya` bersama Anda. Beliau bersabda: "Bagus, kalian telah berbuat baik. -Atau- kalian telah mendapatkan (pahala)." Kemudian beliau mengangkat kepalanya ke atas langit -dan beliau sering melakukakn itu- dan bersabda: "Bintang-bintang adalah kepercayaan-kepercayaan langit, apabila bintang pergi, maka akan terjadi pada langit apa yang dijanjikan. Dan aku adalah orang yang dapat dipercaya bagi para sahabatku, maka apabila aku pergi maka akan terjadi pada sahabatku apa yang telah dijanjikan untuk mereka. Dan para sahabatku adalah orang yang dapat dipercaya bagi umatku, maka apabila para sahabatku telah pergi, maka umatku akan mendapatkan apa yang telah dijanjikan untuk mereka."
Sanad — chain of narrators
-
Abdullah bin Qais bin Sulaim bin Hadldlor
Komentar ulama
- NULL
- Shahabat
-
Amir bin 'Abdullah bin Qais
Komentar ulama
- Yahya bin Ma'in
- Tsiqah
- Ibnu Sa'd
- Tsiqah
- Ibnu Hibban
- disebutkan dalam 'ats tsiqaat
- Al Bukhari
- katsirul glalath
-
Sa'id bin Abi Bardah 'Amir vbin Abi Musa
Komentar ulama
- Ahmad bin Hambal
- Tsiqah
- Al 'Ajli
- Tsiqah
- Ibnu Hibban
- disebutkan dalam 'ats tsiqaat
- Abu Hatim
- shaduuq tsiqah
- An Nasa'i
- Tsiqah
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- Tsiqah Tsabat
- Adz Dzahabi
- Hujjah
-
Mujammi' bin Yahya bin Yazid bin Jariyah
Komentar ulama
- Yahya bin Ma'in
- Shalih
- Abu Hatim
- shalihul hadits
- Ibnu Hibban
- disebutkan dalam 'ats tsiqaat
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- Shaduuq
- Adz Dzahabi
- Tsiqah
-
Al Husain bin 'Ali bin Al Walid
Komentar ulama
- Yahya bin Ma'in
- Tsiqah
- Ibnu Hibban
- disebutkan dalam 'ats tsiqaat
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- Tsiqah abid
-
Ali bin 'Abdullah bin Ja'far bin Najih
Komentar ulama
- Ibnu Hibban
- disebutkan dalam atstsiqat
- An Nasa'i
- tsiqah ma'mun imam
- Ibnu Hajar
- tsiqah tsabat imam