Musnad Ahmad #18482

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْحَكَمِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ الْقُرَظِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةٍ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُبَيٍّ لَئِنْ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الْأَعَزُّ مِنْهَا الْأَذَلَّ قَالَ فَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ قَالَ فَحَلَفَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُبَيٍّ أَنَّهُ لَمْ يَكُنْ شَيْءٌ مِنْ ذَلِكَ قَالَ فَلَامَنِي قَوْمِي وَقَالُوا مَا أَرَدْتَ إِلَى هَذَا قَالَ فَانْطَلَقْتُ فَنِمْتُ كَئِيبًا أَوْ حَزِينًا قَالَ فَأَرْسَلَ إِلَيَّ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ أَنْزَلَ عُذْرَكَ وَصَدَّقَكَ قَالَ فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ { هُمْ الَّذِينَ يَقُولُونَ لَا تُنْفِقُوا عَلَى مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ حَتَّى يَنْفَضُّوا حَتَّى بَلَغَ لَئِنْ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الْأَعَزُّ مِنْهَا الْأَذَلَّ }

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hakam] dari [Muhammad bin Ka'ab Al Qurazhi] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata: Saya pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu peperangan. Kemudian Abdullah bin Ubay berkata: "Jika kita kembali ke Madinah, niscaya orang yang mulia dan kuat akan mengusir orang yang terhina dan lemah." Kemudian saya pun mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan mengabarkan hal itu. Maka Abdullah bin Ubay bersumpah, bahwa ia tidak bermaksud lain dari ucapannya itu sehingga kaumku mencelaku dan berkata: "Apa yang kamu inginkan darinya?" maka saya pun pergi dan tidur dengan penuh kesedihan. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengutus seseorang padaku atau aku mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan beliau pun bersabda: "Sesungguhnya Allah 'azza wajalla telah menurunkan Udzurmu dan telah membenarkanmu." Dan turunlah ayat ini: "Mereka orang-orang yang mengatakan (kepada orang-orang Anshar): 'Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada disisi Rasulullah supaya mereka bubar (meninggalkan Rasulullah).' -sampai pada- Sesungguhnya jika kita Telah kembali ke Madinah, benar-benar orang yang Kuat akan mengusir orang-orang yang lemah dari padanya." (QS. Almunafiqun 7-8).

Sanad — chain of narrators

  1. Zaid bin Arqam bin Zaid · Shahabat · Kufah · wafat 68 H
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Muhammad bin Ka'ab bin Sulaim bin Asad · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Madinah · wafat 118 H
    Komentar ulama
    Ibnul Madini
    Tsiqah
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah 'alim
    Adz Dzahabi
    tsiqah hujjah
  3. Al Hakam bin 'Utaibah · Tabi'in kalangan biasa · Kufah · wafat 113 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Abu Hatim
    Tsiqah
    Ya'qub bin sufyan
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Ahli sunnah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
  4. Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua · Bashrah · wafat 160 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    tsiqah tsabat
    Ibnu Sa'd
    tsiqah ma`mun
    Abu Daud
    tidak ada seorangpun yang lebih baik haditsnya dari padanya
    Ats Tsauri
    amirul mukminin fil hadits
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    tsiqoh hafidz
    Adz Dzahabi
    tsabat hujjah
  5. Muhammad bin Ja'far · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa · Bashrah · wafat 193 H
    Komentar ulama
    Muhammad bin Sa'd
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Abul Fath Al Azdy
    Shaduuq