Musnad Ahmad #18476

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ يَعْنِي ابْنَ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ عَطِيَّةَ الْعَوْفِيِّ قَالَ سَأَلْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ فَقُلْتُ لَهُ إِنَّ خَتَنًا لِي حَدَّثَنِي عَنْكَ بِحَدِيثٍ فِي شَأْنِ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ يَوْمَ غَدِيرِ خُمٍّ فَأَنَا أُحِبُّ أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْكَ فَقَالَ إِنَّكُمْ مَعْشَرَ أَهْلِ الْعِرَاقِ فِيكُمْ مَا فِيكُمْ فَقُلْتُ لَهُ لَيْسَ عَلَيْكَ مِنِّي بَأْسٌ فَقَالَ نَعَمْ كُنَّا بِالْجُحْفَةِ فَخَرْجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَيْنَا ظُهْرًا وَهُوَ آخِذٌ بِعَضُدِ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَلَسْتُمْ تَعْلَمُونَ أَنِّي أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ قَالُوا بَلَى قَالَ فَمَنْ كُنْتُ مَوْلَاهُ فَعَلِيٌّ مَوْلَاهُ قَالَ فَقُلْتُ لَهُ هَلْ قَالَ اللَّهُمَّ وَالِ مَنْ وَالَاهُ وَعَادِ مَنْ عَادَاهُ قَالَ إِنَّمَا أُخْبِرُكَ كَمَا سَمِعْتُ

Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik] yakni Ibnu Abu Sulaiman, dari [Athiyah Al 'Aufi] ia berkata: Saya bertanya kepada Zaid bin Arqam, saya berkata: "Sesungguhnya, mertuaku telah menceritakan kepadaku suatu hadits dari Anda, terkait dengan Ali radliallahu 'anhu pada hari Ghadir Khum. Dan saya suka, untuk mendengarnya langsung darimu." Zaid pun berkata: "Kalian adalah penduduk Irak, dosa kalian adalah (dosa) yang terdapat pada diri kalian sendiri." Saya pun berkata kepadanya: "Dariku tidak ada masalah denganmu." Ia berkata: "Ya. Waktu itu, kami berada di Juhfah, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menemui kami pada waktu zhuhur. Beliau memegang lengan Ali radliallahu 'anhu seraya bersabda: "Wahai sekalian manusia, bukankah kalian telah mengetahui, bahwa saya adalah lebih utama bagi kaum muslimin atas diri mereka sendiri?" para sahabat menjawab: "Benar." Beliau bersabda: "Maka siapa saja yang aku menjadi walinya, maka Ali juga menjadi walinya." Saya bertanya kepada Zaid, "Apakah beliau mengatakan: 'Ya Allah, tolonglah orang yang menolongnya dan musuhilah orang yang memusuhinya.'?" Zaid menjawab: "Yang saya beritakan kepada kalian hanyalah sebagaimana apa yang saya dengar."

Sanad — chain of narrators

  1. Zaid bin Arqam bin Zaid · Shahabat · Kufah · wafat 68 H
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Athiyyah bin Sa'ad bin Junadah · Tabi'in kalangan pertengahan · Kufah · wafat 111 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar
    "shaduq, banyak salah"
    Adz Dzahabi
    mereka mendhaifkannya
    Yahya bin Ma'in
    shalih
    Abu Zur'ah
    layyin
    Abu Hatim
    dla'if
    An Nasa'i
    dla'if
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam Adl Dluafa'
  3. Abdul Malik bin Abi Sulaiman Maysarah · Tabi'in kalangan biasa · Kufah · wafat 145 H
    Komentar ulama
    Adz Dzahabi
    Hafizh
    Ahmad bin Hambal
    tsiqah yuhthi'
    Ibnu Hajar
    "shaduq, lahu auham"
  4. Abdullah bin Numair · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa · Kufah · wafat 199 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    tsiqah
    Abu Hatim
    Mustaqimul hadits
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar
    tsiqah
    Adz Dzahabi
    Hujjah