Musnad Ahmad #1568

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ كُرَيْبٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَ لَهُ عُمَرُ يَا غُلَامُ هَلْ سَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ مِنْ أَحَدٍ مِنْ أَصْحَابِهِ إِذَا شَكَّ الرَّجُلُ فِي صَلَاتِهِ مَاذَا يَصْنَعُ قَالَ فَبَيْنَا هُوَ كَذَلِكَ إِذْ أَقْبَلَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ فَقَالَ فِيمَ أَنْتُمَا فَقَالَ عُمَرُ سَأَلْتُ هَذَا الْغُلَامَ هَلْ سَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ أَحَدٍ مِنْ أَصْحَابِهِ إِذَا شَكَّ الرَّجُلُ فِي صَلَاتِهِ مَاذَا يَصْنَعُ فَقَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا شَكَّ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاتِهِ فَلَمْ يَدْرِ أَوَاحِدَةً صَلَّى أَمْ ثِنْتَيْنِ فَلْيَجْعَلْهَا وَاحِدَةً وَإِذَا لَمْ يَدْرِ ثِنْتَيْنِ صَلَّى أَمْ ثَلَاثًا فَلْيَجْعَلْهَا ثِنْتَيْنِ وَإِذَا لَمْ يَدْرِ أَثَلَاثًا صَلَّى أَمْ أَرْبَعًا فَلْيَجْعَلْهَا ثَلَاثًا ثُمَّ يَسْجُدْ إِذَا فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ وَهُوَ جَالِسٌ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ سَجْدَتَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa'd] telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Ishaq] dari [Makhul] dari [Kuraib] dari [Ibnu Abbas] bahwa Umar bertanya kepadanya: "Wahai anak muda! apakah kamu mendengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam atau dari salah seorang sahabat beliau, bahwa jika salah seorang ragu dalam shalatnya, apa yang harus dia lakukan?" Kuraib berkata: Ketika itu datang Abdurrahman bin Auf dan bertanya: "apa yang sedang kalian bicarakan?" Umar menjawab: "Saya bertanya kepada anak muda ini, apakah dia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam atau salah seorang dari sahabat beliau, mengenai seseorang yang ragu dalam shalatnya, apa yang harus dia lakukan?" [Abdurrahman] berkata: saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian ragu dalam shalatnya dan dia tidak tahu apakah sudah shalat satu raka'at atau dua raka'at maka anggaplah shalat satu raka'at. Jika tidak tahu apakah dia sudah shalat dua raka'at atau tiga raka'at maka anggaplah dia shalat dua raka'at. Jika tidak tahu apakah dia sudah shalat tiga raka'at atau empat raka'at maka anggaplah tiga raka'at, kemudian sujud dua kali jika selesai shalat ketika masih duduk sebelum salam."

Sanad — chain of narrators

  1. Abdur Rahman bin 'Auf bin 'Abdi 'Auf bin 'Abdi bin Al Harits bin Zahrah · Shahabat · Madinah · wafat 32 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
    Adz Dzahabi
    Shahabat
  2. Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim · Shahabat · Marur Rawdz · wafat 68 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Shahabat
    Adz Dzahabi
    Shahabat
  3. "Kuraib bin Abi Muslim, maula Ibnu 'Abbas" · Tabi'in kalangan pertengahan · Madinah · wafat 98 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Muhammad bin Sa'd
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    mentsiqahkannya
  4. Makhul · Tabi'ul Atba' kalangan biasa · Syam · wafat 113 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Kharasy
    Shaduuq
    Abu Hatim
    orang yang paling faqih di syam pada masanya
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Yunus
    faqih 'alim
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    "tsiqah,faqih"
    Adz Dzahabi
    orang yang paling faqih di syam pada masanya
  5. Muhammad bin Ishaq bin Yasar · Tabi'in kalangan biasa · Madinah · wafat 150 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    Hasanul Hadits
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Madini
    shalih Wasath
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    shaduuq Yudallis
  6. Ibrahim bin Sa'ad bin Ibrahim bin 'Abdur Rahman bin 'Auf · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan · Madinah · wafat 185 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    Tsiqah
    Abu Hatim
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Seorang ulama besar

Similar hadiths