حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ وَعَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ { إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُبِينًا لِيَغْفِرَ لَكَ اللَّهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ } مَرْجِعَهُ مِنْ الْحُدَيْبِيَةِ وَهُمْ مُخَالِطُهُمْ الْحُزْنُ وَالْكَآبَةُ وَقَدْ نَحَرَ الْهَدْيَ بِالْحُدَيْبِيَةِ فَقَالَ لَقَدْ أُنْزِلَتْ آيَةٌ هِيَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ الدُّنْيَا جَمِيعًا قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ عَلِمْنَا مَا يُفْعَلُ بِكَ فَمَا يُفْعَلُ بِنَا فَأُنْزِلَتْ { لِيُدْخِلَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَيُكَفِّرَ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَكَانَ ذَلِكَ عِنْدَ اللَّهِ فَوْزًا عَظِيمًا } قَالَ عَبْدُ الْوَهَّابِ فِي حَدِيثِهِ وَأَصْحَابُهُ مُخَالِطُو الْحُزْنِ وَالْكَآبَةِ وَقَالَ فِيهِ فَقَالَ قَائِلٌ هَنِيئًا مَرِيئًا لَكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ بَيَّنَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مَاذَا يَفْعَلُ بِكَ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bakr], telah mengabarkan kepada kami [Sa'id] dan [Abdul Wahhab] dari [Said] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik] berkata: tatkala ayat berikut turun kepada Nabi Shallallahu'alaihi wasallam "Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata, supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang" tepatnya sekembalinya beliau dari Hudaibiyah, yang saat itu para sahabat dirundung kesedihan dan kejengkelan, nabi telah menyembelih kurbannya di Hudaibiyah, beliau bersabda: "Telah diturunkan kepadaku suatu ayat yang lebih aku sukai daripada dunia semuanya". Para sahabat bertanya, wahai Rasulullah, kami telah mengetahui bagaimana anda diperlakukan, lalu bagaimana dengan nasib kami?. Kontan turunlah ayat "supaya Dia memasukkan orang-orang mu'min laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dan supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allah". Sementara Abdul Wahhab dalam hadisnya mengatakan dengan redaksi, –dan para sahabatnya sedang menjumpai kesedihan dan kesusahan-Juga ia katakan dengan redaksi –Selanjutnya ada seseorang yang berkata: selamat wahai Rasulullah, Allah telah menjelaskan bagaimana Ia memperlakukan anda.
Sanad — chain of narrators
-
Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram
Komentar ulama
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- Shahabat
-
Qatadah bin Da'amah bin Qatadah
Komentar ulama
- Yahya bin Ma'in
- Tsiqah
- Muhammad bin Sa'd
- tsiqah ma`mun
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- tsiqah tsabat
- Adz Dzahabi
- Hafizh
-
Sa'id bin Abi 'Urubah Mihran
Komentar ulama
- Yahya bin Ma'in
- Tsiqah
- An Nasa'i
- Tsiqah
- Abu Zur'ah
- tsiqah ma`mun
- Muhammad bin Sa'd
- Tsiqah sebelum IKHTALTH
-
Muhammad bin Bakkaar bin 'Utsman
Komentar ulama
- Ahmad bin Hambal
- shalihul hadits
- Yahya bin Ma'in
- Tsiqah
- Abu Daud
- Tsiqah
- Al 'Ajli
- Tsiqah
- Ibnu Hibban
- disebutkan dalam 'ats tsiqaat
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- Shaduuq Qad Yuhti
- Adz Dzahabi
- Tsiqah Shohibul Hadits
-
Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram
Komentar ulama
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- Shahabat
-
Qatadah bin Da'amah bin Qatadah
Komentar ulama
- Yahya bin Ma'in
- Tsiqah
- Muhammad bin Sa'd
- tsiqah ma`mun
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- tsiqah tsabat
- Adz Dzahabi
- Hafizh
-
Sa'id bin Abi 'Urubah Mihran
Komentar ulama
- Yahya bin Ma'in
- Tsiqah
- An Nasa'i
- Tsiqah
- Abu Zur'ah
- tsiqah ma`mun
- Muhammad bin Sa'd
- Tsiqah sebelum IKHTALTH
-
Abdul Wahhab bin 'Atha'
Komentar ulama
- Yahya bin Ma'in
- tsiqah
- An Nasa'i
- laisa bihi ba`s
- Ibnu Sa'ad
- Shaduuq
- Ad Daruquthni
- tsiqah
- Ahmad bin Hambal
- dla'iful hadits
- Ibnu Hibban
- disebutkan dalam 'ats tsiqaat
- Ibnu Hajar
- Shaduuq