حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ وَقَالَ مَرَّةً أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ يَؤُمُّ قَوْمَهُ فَدَخَلَ حَرَامٌ وَهُوَ يُرِيدُ أَنْ يَسْقِيَ نَخْلَهُ فَدَخَلَ الْمَسْجِدَ لِيُصَلِّيَ مَعَ الْقَوْمِ فَلَمَّا رَأَى مُعَاذًا طَوَّلَ تَجَوَّزَ فِي صَلَاتِهِ وَلَحِقَ بِنَخْلِهِ يَسْقِيهِ فَلَمَّا قَضَى مُعَاذٌ الصَّلَاةَ قِيلَ لَهُ إِنَّ حَرَامًا دَخَلَ الْمَسْجِدَ فَلَمَّا رَآكَ طَوَّلْتَ تَجَوَّزَ فِي صَلَاتِهِ وَلَحِقَ بِنَخْلِهِ يَسْقِيهِ قَالَ إِنَّهُ لَمُنَافِقٌ أَيَعْجَلُ عَنْ الصَّلَاةِ مِنْ أَجْلِ سَقْيِ نَخْلِهِ قَالَ فَجَاءَ حَرَامٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمُعَاذٌ عِنْدَهُ فَقَالَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ إِنِّي أَرَدْتُ أَنْ أَسْقِيَ نَخْلًا لِي فَدَخَلْتُ الْمَسْجِدَ لِأُصَلِّيَ مَعَ الْقَوْمِ فَلَمَّا طَوَّلَ تَجَوَّزْتُ فِي صَلَاتِي وَلَحِقْتُ بِنَخْلِي أَسْقِيهِ فَزَعَمَ أَنِّي مُنَافِقٌ فَأَقْبَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى مُعَاذٍ فَقَالَ أَفَتَّانٌ أَنْتَ أَفَتَّانٌ أَنْتَ لَا تُطَوِّلْ بِهِمْ اقْرَأْ بِسَبِّحْ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَالشَّمْسِ وَضُحَاهَا وَنَحْوِهِمَا
Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim] berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Shuhaib], dan sekali waktu ia mengatakan: telah mengabarkan kepada kami Abdul Aziz bin Shuhaib dari [Anas bin Malik] ia berkata: "suatu ketika Mu'adz bin Jabal mengimami kaumnya, kemudian Haram (nama seseorang) yang hendak mengairi kebun kurmanya masuk ke dalam masjid dan ikut shalat berjama'ah bersama orang-orang, namun ketika dia merasakan bahwa Mu'adz lama dalam shalatnya, ia pun mempercepat shalatnya (sendirian) dan keluar dari jama'ah untuk mengairi kebun kurmanya. Setelah Mu'adz selesai melaksanakan shalat maka disampaikan kepadanya, "Sesungguhnya Haram masuk ke dalam masjid ikut shalat berjama'ah, namun ketika ia melihatmu memanjangkan shalat ia pun mempercepat shalatnya (sendirian), setelah itu pergi untuk mengairi pohon kurmanya." Mu'adz berkata: "Sesungguhnya dia adalah seorang munafik, haruskah ia harus terburu-buru dalam shalat hanya karena ingin menyirami pohon kurmanya!" Anas berkata: "Kemudian Haram datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sementara Mu'adz sedang berada disamping beliau, ia lalu berkata: "Wahai Nabiyullah, sesungguhnya aku hendak mengairi pohon kurmaku, lalu aku masuk masjid untuk melaksanakan shalat berjama'ah bersama orang-orang, ketika imam memanjangkan shalatnya maka aku pun mempercepat shalatku, setelah itu aku pergi mengairi pohon kurmaku, namun ia menganggapku sebagai seorang munafik!" Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menghadap ke arah Mu'adz seraya bersabda: "Apakah engkau akan membuat fitnah ya Mu'adz, apakah engkau akan membuat fitnah ya Mu'adz! Janganlah engkau memanjangkan shalat di tengah-tengah mereka, bacalah: SABBIHISMA RABBIKAL A'LA dan WASY SYAMSI WA DHUHAHA atau semisal."
Sanad — chain of narrators
-
Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram
Komentar ulama
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- Shahabat
-
Abdul 'Aziz bin Shuhaib
Komentar ulama
- Ahmad bin Hambal
- tsiqah tsiqah
- Yahya bin Ma'in
- Tsiqah
- Ibnu Sa'd
- Tsiqah
- Al 'Ajli
- Tsiqah
- An Nasa'i
- Tsiqah
- Abu Hatim
- shalih
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- Tsiqah
- Adz Dzahabi
- Hujjah
-
Isma'il bin Ibrahim bin Muqsim
Komentar ulama
- Syu'bah
- Sayyidul Muhadditsin
- Yahya bin Ma'in
- tsiqah ma`mun
- Muhammad bin Sa'd
- Tsiqah tsabat hujjah
- Abdurrahman bin Mahdi
- dia lebih kuat dari Husyaim
- Abu Daud
- "tidak ada seorang muhaddits kecuali melakukan kesalahan, kecuali Ibnu 'Ulaiyah dan Bisyr bin al Mufadldlal"
- Yahya bin Said
- Lebih kuat daripada Wuhaib
- As Saji
- Perlu dikoreksi ulang
- An Nasa'i
- Tsiqah tsabat
- Ibnu Hajar al 'Asqalani
- dlaif
- Adz Dzahabi
- dlaif