Sunan Darimi #2983

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ رَاشِدٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ مُوسَى عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى أَنَّ لِكُلِّ مُسْتَلْحَقٍ اسْتُلْحِقَ بَعْدَ أَبِيهِ الَّذِي ادَّعَاهُ وَرَثَتُهُ بَعْدَهُ فَقَضَى إِنْ كَانَ مِنْ أَمَةٍ يَمْلِكُهَا يَوْمَ يَطَؤُهَا فَقَدْ لَحِقَ بِمَنْ اسْتَلْحَقَهُ وَلَيْسَ لَهُ مِمَّا قُسِمَ قَبْلَهُ مِنْ الْمِيرَاثِ شَيْءٌ وَمَا أَدْرَكَ مِنْ مِيرَاثٍ لَمْ يُقْسَمْ فَلَهُ نَصِيبُهُ وَلَا يَلْحَقُ إِذَا كَانَ الَّذِي يُدْعَى لَهُ أَنْكَرَهُ وَإِنْ كَانَ مِنْ أَمَةٍ لَا يَمْلِكُهَا أَوْ حُرَّةٍ عَاهَرَهَا فَإِنَّهُ لَا يَلْحَقُ وَلَا يَرِثُ وَإِنْ كَانَ الَّذِي يُدْعَى لَهُ هُوَ ادَّعَاهُ وَهُوَ وَلَدُ زِنَا لِأَهْلِ أُمِّهِ مَنْ كَانُوا حُرَّةً أَوْ أَمَةً

Telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Yahya] dari [Muhammad bin Rasyid] dari [Sulaiman bin Musa] dari [Amr bin Syu'aib] dari [ayahnya] dari [kakeknya] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah memutuskan: "Bahwa setiap orang yang menasabkan pada dirinya, maka ia dinisbatkan kepada ayahnya yang diakuinya dan ahli warisnya adalah setelahnya." Lalu beliau memutuskan: "Jika ia berasal dari budak wanita yang dimiliki pada hari ia menggaulinya, maka ia mengikuti nasab orang yang diakui sebagai ayahnya dan sedikit pun ia tidak mendapat bagian harta warisan yang telah dibagikan sebelumnya. Sedangkan harta warisan yang belum dibagi, maka ia mendapat bagian darinya. Namun jika orang yang diakui sebagai ayahnya mengingkarinya maka ia tidak berhak mengikuti nasab kepadanya. dan jika ia berasal dari seorang budak yang bukan miliknya atau wanita merdeka yang dizinai maka ia tidak mengikuti nasab dan mendapat warisan. Meskipun orang yang diakui sebagai ayah itu mengakuinya. Ia tetap berstatus anak zina yang mengikuti keluarga ibunya, baik wanita merdeka maupun budak."

Sanad — chain of narrators

  1. Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash bin Wa'il · Shahabat · Maru · wafat 63 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Shahabat
    Adz Dzahabi
    Shahabat
  2. Syu'aib bin 'Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash · Tabi'in kalangan pertengahan · Hijaz
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Shaduuq
  3. Amru bin Syu'aib bin Muhammad bin 'Abdullah bin 'Amru · Tabi'in kalangan biasa · Marur Rawdz · wafat 118 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Abu Daud
    Laisa bihujjah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shaduuq
  4. Sulaiman bin Musa · Tabi'in kalangan biasa · Syam · wafat 115 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Muhammad bin Sa'd
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    mentsiqahkannya
    Adz Dzahabi
    Ahadul aimmah
    An Nasa'i
    laisa bi qowi
  5. Muhammad bin Raosyid · Tabi'in kalangan biasa · Bashrah
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ya'kub Ibnu Syaibah
    Shaduuq
    Abu Hatim
    Shaduuq
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Madini
    Tsiqah
    Ibnu Kharasy
    dla'iful hadits
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tertuduh Seorang Qasariyah
  6. Zaid bin Yahya bin 'Ubaid · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua · Syam · wafat 207 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ahmad bin Hambal
    Tsiqah
    Ad Daruquthni
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah

Similar hadiths