Sunan Ibnu Majah #769

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ الْهَجَرِيِّ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَلْقَى اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ غَدًا مُسْلِمًا فَلْيُحَافِظْ عَلَى هَؤُلَاءِ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ حَيْثُ يُنَادَى بِهِنَّ فَإِنَّهُنَّ مِنْ سُنَنِ الْهُدَى وَإِنَّ اللَّهَ شَرَعَ لِنَبِيِّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُنَنَ الْهُدَى وَلَعَمْرِي لَوْ أَنَّ كُلَّكُمْ صَلَّى فِي بَيْتِهِ لَتَرَكْتُمْ سُنَّةَ نَبِيِّكُمْ وَلَوْ تَرَكْتُمْ سُنَّةَ نَبِيِّكُمْ لَضَلَلْتُمْ وَلَقَدْ رَأَيْتُنَا وَمَا يَتَخَلَّفُ عَنْهَا إِلَّا مُنَافِقٌ مَعْلُومُ النِّفَاقِ وَلَقَدْ رَأَيْتُ الرَّجُلَ يُهَادَى بَيْنَ الرَّجُلَيْنِ حَتَّى يَدْخُلَ فِي الصَّفِّ وَمَا مِنْ رَجُلٍ يَتَطَهَّرُ فَيُحْسِنُ الطُّهُورَ فَيَعْمِدُ إِلَى الْمَسْجِدِ فَيُصَلِّي فِيهِ فَمَا يَخْطُو خَطْوَةً إِلَّا رَفَعَ اللَّهُ لَهُ بِهَا دَرَجَةً وَحَطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةً

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] berkata: telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ibrahim Al Hajari] dari [Abu Al Ahwash] dari [Abdullah] ia berkata: "Barangsiapa suka bertemu Allah dalam keadaan muslim, maka hendaklah ia menjaga shalat lima waktu setiap ia dipanggil untuk mengerjakannya. Sebab itu adalah jalan menuju petunjuk. Dan Allah telah memerintahkan Nabi kalian untuk mengikuti jalan petunjuk. Demi hidupku, sekiranya kalian semua shalat di rumah masing-masing sungguh kalian telah meninggalkan sunah Nabi kalian. Dan sekiranya kalian meninggalkan sunah Nabi kalian maka kalian akan tersesat. Kami perhatikan bahwa orang-orang yang meninggalkan shalat berjama'ah adalah seorang munafik yang tampak jelas kemunafikannya. Sungguh, aku telah melihat seorang laki-laki yang menyibak antara dua orang hingga ia masuk dalam barisan shalat, tidaklah seorang laki-laki bersuci dan membaguskannya, kemudian menuju masjid untuk shalat, maka tidaklah ia melangkahkan kaki kecuali dengan langkah tersebut Allah akan mengangkat derajatnya dan menghapus dosanya."

Sanad — chain of narrators

  1. Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib · Shahabat · Kufah · wafat 32 H
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Auf bin Malik bin Nadlolah · Tabi'in kalangan pertengahan · Kufah
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Mereka Mentsiqahkan
  3. Ibrahim bin Muslim · Tabi'in kalangan biasa · Kufah
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    laisa bi qowi
    An Nasa'i
    dla'if
    Al Bukhari
    mungkarul hadits
    At Tirmidzi
    dla'iful hadits
    Ibnu Sa'd
    dla'iful hadits
    Adz Dzahabi
    dla'if
  4. Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua · Bashrah · wafat 160 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    tsiqah tsabat
    Ibnu Sa'd
    tsiqah ma`mun
    Abu Daud
    tidak ada seorangpun yang lebih baik haditsnya dari padanya
    Ats Tsauri
    amirul mukminin fil hadits
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    tsiqoh hafidz
    Adz Dzahabi
    tsabat hujjah
  5. Muhammad bin Ja'far · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa · Bashrah · wafat 193 H
    Komentar ulama
    Muhammad bin Sa'd
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Abul Fath Al Azdy
    Shaduuq
  6. Muhammad bin Basysyar bin 'Utsman · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Bashrah · wafat 252 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    Shaduuq
    An Nasa'i
    la ba`sa bih
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Hafizh